• Follow Us On : 
Duo Manchester bertemu, antara lepas kutukan dan lanjutkan dominasi Gelandang Manchester United Fred berduel dengan gelandang Manchester City Kevin De Bruyne (kiri) dalam pertandingan kedua tim di Old Trafford, Manchester, Inggris, 12 Desember 2020. (Pool via REUTERS/Phil Noble).

Olahraga

Duo Manchester bertemu, antara lepas kutukan dan lanjutkan dominasi

Rabu, 06 Januari 2021 - 18:06:27 WIB

SERAMBIRIAU.COM - Tottenham Hotspur sudah menunggu mereka dalam final Piala Liga 25 April mendatang setelah dua gol Moussa Sissoko dan Son Heung-min mengakhiri perjalanan klub divisi dua Liga Championship, Brentford, Rabu dini hari.

Mereka, yakni dua tim yang sama-sama dari kota Manchester, akan bertemu pada semifinal lainnya turnamen ini Kamis dini hari nanti di Old Trafford, dengan misi tambahan yang berbeda namun tujuan yang sama; ke final untuk meladeni tantangan Hotspur.

Bagi Manchester United, laga derbi dalam turnamen piala ini adalah proyek melepaskan kutukan semifinal setelah musim lalu gagal pada babak ini baik dalam Piala Liga, Piala FA maupun Liga Europa. Laga ini menjadi momentum penting bagi manajer Ole Gunnar Solskjaer dalam rangka meretas jalan guna merengkuh trofi pertamanya sejak mengarsiteki Setan Merah.

Sebaliknya bagi Manchester City, laga adu gengsi kali ini adalah bukan saja demi menunjukkan siapa yang lebih baik di Manchester namun juga meneruskan dominasi mereka dalam Piala Liga selama dilatih Pep Guardiola yang sudah 23 kali bertanding dan hanya dua kali kalah. Ironisnya dua kekalahan itu terjadi saat melawan Manchester United, masing-masing pada 2016 dan 2020.

Tentu saja keduanya bernafsu besar merebut gelar ini. Namun kali ini mereka bertemu dalam format kompetisi yang baru karena pandemi dan rusaknya jadwal musim lalu memaksa partai semifinal digelar satu kali saja.

Itu artinya tidak ada partai balasan di Stadion Etihad seperti terjadi musim lalu saat kedua tim berbalas menang di kandang lawan, namun akhirnya City yang lolos ke final karena menang selisih gol.

Jika selama 2x45 menit tetap seri, maka pertandingan dilanjutkan ke 2x15 menit babak tambahan. Dan jika itu tetap berakhir seri, maka pemenang laga akan ditentukan oleh adu penalti.

Tidak seperti pertandingan Liga Primer, laga semifinal ini membolehkan lima pergantian pemain. Cuma, tiga pemain pengganti yang boleh masuk pada 90 menit waktu normal, sedangkan dua pemain pengganti lainnya hanya boleh masuk lapangan jika laga diteruskan ke babak tambahan 2x15 menit.

Bagi United, lima pemain pengganti terasa menguntungkan karena praktis lebih lengkap skuadnya. Sebaliknya bagi City, jumlah sebanyak itu tidak terlalu berpengaruh karena skuad mereka tengah mengkerut gara-gara serangan cedera dan kasus positif virus corona.

Statistik pertemuan dan perjalanan kedua tim sendiri menarik untuk disimak, salah satunya United tak terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir melawan City dalam semua kompetisi yang dua di antaranya mereka menangkan. Dalam tiga laga itu MU tak pernah kebobolan.

Namun statistik lain justru bisa membuat senang Manchester City karena dalam 14 pertemuan terakhir keduanya, tim yang berlaku sebagai tuan rumah justru lebih sering kalah di mana cuma tiga kali yang berakhir dengan kemenangan si tuan rumah.

Sumber: Antara.com


Akses Serambiriau.com Via Mobile m.Serambiriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT

Melejit, Atlit Riau Kontingen PON Papua Martias, Kembali Juarai Turnamen Biliar 9 Ball

Senin, 21 Juni 2021 - 14:45:01 WIB

Olahraga

Akibat COVID-19, Menpora maklumi pembatalan ASEAN Para Games 2020

Senin, 11 Mei 2020 - 21:20:06 WIB

Myanmar Vs Indonesia: Menang 4-2, Garuda Muda ke Final SEA Games 2019

Sabtu, 07 Desember 2019 - 17:56:34 WIB

Olahraga

Manchester City Sudah Siapkan Acara Perkenalan Lionel Messi

Rabu, 02 September 2020 - 12:35:16 WIB

Olahraga

Rossi tegaskan Petronas Yamaha bukan sekedar untuk tur perpisahan

Rabu, 20 Mei 2020 - 22:50:03 WIB

Olahraga

Presiden PSG: Kami pantas berada di final Liga Champions

Rabu, 19 Agustus 2020 - 15:07:03 WIB

BERGABUNG DI SINI