• Follow Us On : 
Wali Kota Pekanbaru Tinjau Posko Penyekatan Wali Kota Pekanbaru DR H Firdaus MT melakukan peninjauan ke posko penyekatan, Simpang Bingung, Garuda Sakti, Kaharuddin Nasution dan Maredan, Ahad (2/5/2021) dinihari.

Wali Kota : Memang Tidak Nyaman. Tapi Ini Untuk Kesalamatan

Wali Kota Pekanbaru Tinjau Posko Penyekatan

Senin, 03 Mei 2021 - 11:33:53 WIB

PEKANBARU - Guna menekan angka penyebaran Covid-19, Polda Riau telah melakukan penyekatan beberapa jalur transportasi di Kota Pekanbaru. Tidak hanya itu, guna membatasi kegiatan masyarakat, dibangun posko penyekatan di 4 titik yaitu Simpang Bingung, Garuda Sakti, Kaharuddin Nasution dan Maredan. 

Wali Kota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT dalam peninjauannya mengaturkan permohonan maaf kepada masyarakat atas kebijakan penyekatan ini. Menurutnya, hal ini harus dilakukan tidak hanya untuk menyelamatkan masyarakat Pekanbaru, namun juga masyarakat Kabupaten hingga Provinsi tetangga. Selain itu, langkah ini juga untuk menjaga keluarga dari tertular Covid-19. 

"Kita ketahui, Pekanbaru kini adalah wilayah yang masuk dalam zona merah Covid-19. Kami tidak mau ada masyarakat Pekanbaru yang menularkan atau bahkan masyrakat dari luar Pekanbaru yang membawa Covid-19 ini masuk. Maka itu, jalan ini kami ambil agar semuanya terselamatkan. Selain itu, protokol kesehatan juga tetap wajib. Semoga dengan kebijakan ini, tidak ada lagi masyarakat yang terkena Covid-19 dan bisa menekan angka penyebarannya di Kota Pekanbaru yang kita cintai ini," ujar Wali Kota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT, Ahad (2/5/2021) dini hari. 

Terlihat hadir dalam kunjungan tersebut, Kapolresta Kota Pekanbaru, Dandim, Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani SIP, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru T Azwendi dan Ginda Burnama, serta Sekdako Pekanbaru HM Jamil MAg MSi. Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga kembali menjelaskan bagaimana Pekanbaru bisa menjadi zona merah. Dimana data yang didapat, pasien positif covid-19 merupakan klaster keluarga atau teman kantor yang diketahui melakukan perjalanan keluar. Selain itu, potensi penyebaran juga masih terlihat dengan banyaknya kerumunan masyarakat di tempat-tempat makan atau cafe. 

"Dari data, diketahui rentang usia 18-40 tahun paling banyak positif. Ini tanda bahaya, karena masih banyak masyarakatnya kita tetap berkumpul tanpa memperhatikan prokes. Untuk itu, kami kembali mengajak dan mengingatkan masyarakat untuk peduli dengan prokes. Karena yang terselamatkan bukan hanya diri sendiri, melainkan keluarga dan orang-orang yang kita cintai yang berada disekitar kita," pesan Datuk Bandar Setia Amanah ini. (Advetorial)


Akses Serambiriau.com Via Mobile m.Serambiriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT

Penyekatan Mudik, Simpang 4 Panam Pekanbaru Dipalang, Kendaraan Tidak Bisa Melintas Sama Sekali

Kamis, 06 Mei 2021 - 14:21:38 WIB

Hari Ini 68 Pelanggar Prokes di Pekanbaru Ditindak Tim Yustisi

Kamis, 18 Februari 2021 - 15:53:23 WIB

Disdik Pekanbaru akan Copot Kepala Sekolah yang Bebani Siswa dengan Iuran

Kamis, 29 Agustus 2019 - 08:22:53 WIB

DLHK Benahi Sistem Pungutan Retribusi Sampah

Kamis, 15 Juli 2021 - 16:42:39 WIB

Wali kota Turun Semprot Cairan Disinfektan Ke Sejumlah Ruas Jalan

Selasa, 31 Maret 2020 - 16:34:34 WIB

Serahkan Langsung SPKO Kepada Ormas, Ini Pesan Kepala Badan Kesbangpol

Rabu, 25 November 2020 - 10:26:42 WIB

BERGABUNG DI SINI