• Follow Us On : 
Sistem ETLE Diharapkan Bisa Menekan Kasus Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai

Sistem ETLE Diharapkan Bisa Menekan Kasus Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai

Rabu, 02 Juni 2021 - 08:12:47 WIB

PEKANBARU - Himpunan Keselamatan Transportasi Masyarakat (Hikatama) beri masukan positif terkait maraknya serangkaian kasus kecelakaan di jalan tol Pekanbaru-Dumai (Permai).

Diantaranya, selain memaksimalkan sosialisasi keselamatan dalam berkendara di jalan bebas hambatan di pertama di Riau itu, juga terkait prilaku pengandaranya yang sering mengabaikan aturan terutama batas maksikum kecepatan.

Demikian dikatakan Sekjen Hikatama Harmaini Wibowo, Rabu (2/6/21). Sejumlah jajaran Hikatama yang hadir diantaranya Agus Sumaryono selaku Koorsinator Bidang 

Organisasi, Budi Santoso sebagai Koordinator Humas dan Kesekretariatan. Pertemuan itu, disambut Branch Manager PT Hutama Karya, selaku pengelola Tol Permai, Indrayana di kantornya. 

"Kita dari Hikatama bersama pak Indrayana, memberi masukan soal serangkaian kasus kecelakaan yang terjadi di tol permai. Kita tahu, sejak diresmikan pak Presiden, jalan tol Permai sudah banyak memakan korban, baik kecelakaannya bersifat ringan, berat hingga ada korban jiwa," kata Harmaini. 

Mengenai pentingnya mensosialisasikan keselamatan lebih masif di akses masuk tol. Ini sebagai pengingat akan bahaya dari serangkaian kasus kecelakaan yang telah terjadi di jalan bebas hambatan tersebut. 

Karena, dari ribuan kendaraan setiap harinya yang melewati jalan tol sepanjang 131 kilo meter tersebut, beragam termasuk dari luar Riau. Sasarannya, bagaimana kesadaran pengandara bisa meningkat. 

Selain itu, titik pemasangan rumble strip (marka kejut) bisa diperbanyak lagi. Kemudian yang tak kalah lebih penting, bagaimana Closed Circuit Television (CCTV) yang banyak terpasang di tol Permai itu, bisa difungsikan menjadi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). 

Dengan begitu, CCTV ini berperan menjadi teknologi untuk mencatat pelanggaran - pelanggaran dalam berlalu lintas secara elektronik untuk mendukung keamanan, ketertiban, keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas. Pemetaan data kecelakaan menunjukkan keterkaitan antara tingginya pelanggaran dengan kecelakaan fatal yang terjadi bisa dilihat sebagai bahan evaluasi pihak pengelola tol.

Begitu juga untuk kecepatan kendaraan, juga bisa dipantau melalui sisten ETLE ini. Dengan begitu, persoalan keterbatasan personil dalam mengawasi prilaku pengandara di tol Permai, bisa diatasi.

"Disinilah peran IT. Persoalan keterbatasan petugas bisa diatasi. Kami dari Hikatama mengharapkan, sistem ETLE ini bisa dijalankan. Merekakan punya CCTV dimana-mana," ungkap Harmaini.

"Kita lihat jalan di Chevron, pengandara bisa disiplin, karena mereka diawasi sistem. Jarak tempuh sudah diatur, tak boleh melebihi 72 kilo meter. Kemudian sanksinya juga ada. Dari sini kami kira, kita bisa belajar," ujar Harmaini lagi.

Sementara, Branch Manager Tol Permai Indrayana menyampaikan, upaya meminimalisir kasus kecelakaan diantaranya dengan memasang rumble strip, warning ligh di titik-titik rawan kecelakaan. Sosialisasi menurutnya, juga masih dilakukan untuk memberikan kesadaran bagi pengandara. 

Kasus kecelakaan didominasi karena faktor kelalaian dari pengandara. Diantaranya karena mengantuk (microsleep). Indrayana memberikan respon positif atas masukan Hikatama tersebut dan menjadi catatan perbaikan kedepan. (MCR)


Akses Serambiriau.com Via Mobile m.Serambiriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT

Ini Pesan Kapolresta Pekanbaru, Kepada Kapolsek Payung Sekaki Baru

Rabu, 08 Januari 2020 - 22:02:30 WIB

Penyembelihan Sapi Kurban Presiden RI Jokowi di Pekanbaru Disaksikan Gubernur Riau

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 21:46:02 WIB

PDP Meninggal di Pekanbaru Kembali Bertambah

Rabu, 08 April 2020 - 10:52:28 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Jarak Pandang di Pekanbaru Hanya 1 Kilometer

Selasa, 10 September 2019 - 08:51:23 WIB

Wako Pekanbaru Rapat Penanganan Covid-19 bersama Forkopimda

Senin, 23 Maret 2020 - 09:59:26 WIB

Sekdako Pekanbaru : Pariwisata Di Kota Pekanbaru Sudah Mulai Bergeliat

Senin, 25 Januari 2021 - 15:14:36 WIB

BERGABUNG DI SINI