PEKANBARU – Festival Kue Ketan Talam Durian yang diselenggarakan Pemerintah Kota Pekanbaru, Ahad (21/6/2026), resmi tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai sajian ketan talam durian terpanjang di dunia.
Kegiatan yang menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-242 Kota Pekanbaru itu berlangsung meriah dan dipadati masyarakat di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. Ribuan warga tampak antusias menyaksikan sekaligus menikmati sajian kuliner khas Pekanbaru tersebut.
Acara ini turut dihadiri Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, meminta Andre Rosiade untuk turut memberikan hadiah umroh kepada masyarakat yang hadir.
"Dari bapak Andre satu hadiah umroh dan dari saya satu. Kita berikan kepada satu pria dan satu wanita hadiah umroh ini," ujar Agung Nugroho saat memberikan sambutan.
Pengumuman hadiah umroh tersebut disambut meriah oleh masyarakat. Untuk menentukan penerima hadiah, panitia memberikan sejumlah pertanyaan kepada peserta yang hadir.
Salah satu penerima hadiah umroh adalah Evan, seorang jurnalis media cetak di Provinsi Riau yang berhasil menjawab pertanyaan dari Wali Kota dan Andre Rosiade. Sementara satu hadiah umroh lainnya diraih oleh Dian dari TP PKK Kecamatan Kulim.
Agung Nugroho mengatakan, peringatan HUT ke-242 Pekanbaru tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada warga.
Menurutnya, Pemerintah Kota Pekanbaru telah menyiapkan 48 kegiatan dan kebijakan yang bertujuan meringankan beban masyarakat. Program tersebut antara lain parkir gratis, layanan Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) gratis, khitanan massal gratis, penghapusan denda pajak daerah, diskon menginap di hotel berbintang, hingga berbagai kegiatan sosial lainnya.
"Pada momen HUT Pekanbaru ini, kami ingin masyarakat ikut merasakan semarak dan kebahagiaan bersama," kata Agung.
Festival Ketan Talam Durian yang berhasil memecahkan rekor MURI ini sekaligus menjadi ajang promosi kuliner khas daerah serta memperkuat identitas budaya Kota Pekanbaru di tingkat nasional.