Forum IMT-GT GCMC ke-9 Resmi Ditutup, Komitmen Wujudkan Kota Hijau Berkelanjutan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:53:48 WIB
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi menutup rangkaian pertemuan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle Green Cities Mayors Council (IMT-GT GCMC) ke-9 di Hotel Pangeran, Kamis (6/8/2026)

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi menutup rangkaian pertemuan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle Green Cities Mayors Council (IMT-GT GCMC) ke-9 di Hotel Pangeran, Kamis (6/8/2026). 

Forum yang mempertemukan para kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand tersebut menghasilkan sejumlah komitmen untuk memperkuat kerja sama dalam mewujudkan kota hijau yang berkelanjutan. 

Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM menyampaikan, seluruh rangkaian agenda IMT-GT GCMC ke-9 berlangsung lancar dan menjadi wadah untuk mempererat kolaborasi sekaligus bertukar pengalaman dalam pembangunan berkelanjutan. 

"Pertemuan ini tidak hanya berhenti pada forum diskusi. Kami telah menyepakati kerja sama agar nantinya ada sekretariat yang memfasilitasi komunikasi antardaerah, baik antara Indonesia, Thailand, maupun Malaysia, termasuk dalam pertukaran dokumen, inovasi, dan praktik terbaik yang dimiliki masing-masing daerah," ujar Agung. 

Pada penutupan forum, Malaysia juga ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan IMT-GT GCMC berikutnya. Salah satu hasil penting dari pertemuan ini adalah komitmen bersama untuk menjaga lingkungan sebagai investasi bagi masa depan generasi mendatang. 

Menurut Agung, pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari kemampuan menjaga kelestarian alam serta menciptakan lingkungan yang sehat bagi generasi penerus. 

"Kami sepakat bahwa menjaga alam dan lingkungan sama pentingnya dengan meninggalkan masa depan yang baik bagi generasi penerus," katanya. 

Forum IMT-GT GCMC ke-9 juga menjadi ajang berbagi pengalaman dalam pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan hingga pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Persoalan sampah dinilai menjadi tantangan yang dihadapi hampir seluruh negara sehingga membutuhkan inovasi dan kolaborasi dalam penanganannya. 

Sejumlah inovasi yang diterapkan Pemko Pekanbaru mendapat apresiasi dari para delegasi. Di antaranya keberadaan waste station atau tempat penukaran sampah, pengelolaan TPA yang mampu menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan gas menjadi energi listrik, serta berbagai program menuju Pekanbaru Lestari. 

Selain itu, penggunaan bus listrik sebagai transportasi ramah lingkungan, penyediaan ruang terbuka hijau (RTH), hingga penerapan konsep Green School di sekolah-sekolah turut menjadi perhatian para peserta. Salah satu contoh yang diperkenalkan adalah implementasi Green School di SMP Negeri 4 Pekanbaru yang kini telah diterapkan di seluruh sekolah di Kota Pekanbaru. 

Tak hanya mengangkat isu lingkungan, Pemko Pekanbaru juga memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada para delegasi. Pada malam penyambutan, para tamu diajak mengunjungi Rumah Singgah Tuan Kadi sebagai salah satu cagar budaya Kota Pekanbaru serta menyaksikan berbagai pertunjukan seni yang merepresentasikan budaya Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau. 

Melalui penyelenggaraan IMT-GT GCMC ke-9, Agung berharap kerja sama antarkota di kawasan Indonesia, Malaysia, dan Thailand semakin erat dalam menghadirkan inovasi pembangunan yang berwawasan lingkungan, tanpa mengesampingkan pelestarian budaya lokal.
 

Terkini