PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM mengapresiasi penyelenggaraan Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2026 di SKA Co-Ex, Pekanbaru, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, pameran industri kelapa sawit terbesar di Indonesia itu tidak hanya menjadi ajang promosi sektor perkebunan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru.
Usai mengunjungi pameran, Agung mengatakan SIEXPO yang telah memasuki penyelenggaraan tahun keempat mampu menarik ribuan peserta dan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran mereka dinilai turut menggerakkan sektor perhotelan, pusat perbelanjaan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Pekanbaru.
"SIEXPO memiliki daya tarik yang sangat besar. Pesertanya datang tidak hanya dari Riau, tetapi juga dari Bangka Belitung, Papua, Kalimantan, dan berbagai daerah lainnya. Ini tentu memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Pekanbaru," ujar Agung.
Melihat besarnya manfaat ekonomi yang dihasilkan, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap SIEXPO dapat diselenggarakan lebih sering.
"Kami berharap SIEXPO tidak hanya digelar setahun sekali. Kalau memungkinkan, enam bulan sekali. Karena manfaat ekonominya sangat besar bagi Pekanbaru," katanya.
Menurut Agung, SIEXPO juga berperan memperluas pemahaman masyarakat mengenai industri kelapa sawit. Selama ini, sawit lebih dikenal sebagai penghasil minyak, padahal komoditas tersebut juga menjadi bahan baku berbagai produk pangan dan kebutuhan industri lainnya.
Ia juga mengapresiasi panitia yang menyediakan stan gratis bagi pelaku UMKM lokal. Kebijakan itu dinilai memberi kesempatan bagi pelaku usaha Pekanbaru untuk mempromosikan produk unggulan kepada ribuan pengunjung yang hadir selama pameran berlangsung.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau, Gulat Medali Emas Manurung, mengatakan SIEXPO merupakan pameran kelapa sawit terbesar di Indonesia yang dipadukan dengan seminar nasional mengenai perkembangan industri sawit.
Menurutnya, Riau dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena merupakan sentra perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia. Luas perkebunan sawit di provinsi ini mencapai sekitar 4,1 juta hektare atau hampir 30 persen dari total luas perkebunan sawit nasional yang mencapai sekitar 16 juta hektare.
"Riau adalah miniatur Indonesia dalam sektor sawit. Karena itu, setiap peringatan Hari Jadi Provinsi Riau kami menghadirkan SIEXPO sebagai bentuk kontribusi bagi daerah," ujar Gulat.