<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://serambiriau.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://serambiriau.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Pekanbaru Borong Empat Penghargaan di Ajang IMT&#45;GT Green City Award 2026</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6303/pekanbaru-borong-empat-penghargaan-di-ajang-imtgt-green-city-award-2026</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU — Kota Pekanbaru menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan memborong empat penghargaan dalam ajang &lt;strong&gt;1st IMT&#45;GT Green City Award 2026&lt;/strong&gt; yang digelar di Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/9/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Empat penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap berbagai upaya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam mendorong pembangunan perkotaan yang hijau, berkelanjutan, inklusif, serta adaptif terhadap perubahan iklim.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan diterima Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar yang hadir mewakili Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Pertemuan Kepala Daerah IMT&#45;GT ke&#45;32 yang melibatkan tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Pertemuan ini turut dihadiri para menteri, kepala daerah, perwakilan ASEAN, serta Asian Development Bank.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Adapun empat penghargaan yang diraih Pekanbaru yakni:&lt;br&gt;&lt;strong&gt;1. Penghargaan Emas — Ranking 1 Kategori Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;2. Penghargaan Perak — Ranking 2 Kategori Pengelolaan Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem Perkotaan.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;3. Penghargaan Perunggu — Ranking 3 Kategori Pengelolaan Sampah Padat.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;4. Sertifikat Pengakuan — Kategori Transportasi Berkelanjutan dan Mobilitas Rendah Karbon.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian seremonial, melainkan menjadi pengakuan internasional terhadap arah pembangunan Kota Pekanbaru menuju Metropolitan Green City.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&quot;Ini bukan sekadar piala, tetapi pengakuan internasional terhadap arah pembangunan Pekanbaru menuju Metropolitan Green City. Penghargaan ini menjadi tanggung jawab bagi kami untuk bekerja lebih keras,&quot;&lt;/i&gt; kata Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi Pemko Pekanbaru untuk terus memperkuat berbagai program pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan dan peningkatan kualitas lingkungan perkotaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Direktur Pusat Kerja Sama Subregional IMT&#45;GT (CIMT), Amri Bukhairi Bakhtiar, turut mengapresiasi komitmen dan inovasi Pemko Pekanbaru dalam mendorong pembangunan perkotaan berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia mengatakan, penghargaan tersebut diberikan setelah Pekanbaru melalui proses penilaian dan evaluasi secara menyeluruh.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&quot;Setelah melakukan penilaian dan evaluasi menyeluruh, kami dengan senang hati memuji komitmen, inovasi, dan upaya berkelanjutan kota Anda dalam memajukan pembangunan perkotaan yang lebih hijau, inklusif, dan tahan terhadap perubahan iklim,&quot;&lt;/i&gt; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Amri menyebut capaian tersebut sejalan dengan tujuan &lt;strong&gt;Sustainable Urban Development Framework (SUDF) IMT&#45;GT&lt;/strong&gt;.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia berharap penghargaan tersebut menjadi tonggak penting bagi Pekanbaru untuk terus mengambil peran dalam pengembangan kota berkelanjutan di kawasan IMT&#45;GT.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&quot;Kami berharap dapat merayakan tonggak sejarah ini bersama&#45;sama dan menantikan kepemimpinan berkelanjutan kota Anda dalam memajukan pembangunan perkotaan berkelanjutan di seluruh Subwilayah IMT&#45;GT,&quot;&lt;/i&gt; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/37326043160-screenshot_20260911_085954_whatsapp.jpg"/><pubDate>Fri, 11 Sep 2026 09:07:45 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6303/pekanbaru-borong-empat-penghargaan-di-ajang-imtgt-green-city-award-2026</guid></item><item><title>PGN Siap Salurkan Gas Bumi ke Tiga UMKM di Pelalawan</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6302/pgn-siap-salurkan-gas-bumi-ke-tiga-umkm-di-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN — PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terus memperluas pemanfaatan gas bumi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Di Kabupaten Pelalawan, Riau, PGN siap melayani tiga pelanggan dari sektor usaha setelah proses pembangunan jaringan gas bumi siap dilaksanakan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketiga pelaku usaha tersebut yakni MBG Rianti, Breadtop, dan Moringa Cafe.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;PGN memandang pemanfaatan gas bumi oleh sektor usaha sebagai bagian dari upaya mendorong hilirisasi gas bumi. Energi yang disalurkan melalui jaringan tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga dapat mendukung kegiatan ekonomi produktif masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Area Head Pekanbaru PGN, Charly Simanullang, mengatakan pihaknya akan memastikan kesiapan pelanggan dalam memanfaatkan gas bumi setelah proses konstruksi jaringan selesai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Setelah proses konstruksi siap, kami juga perlu memastikan pelanggan siap menggunakan gas bumi. Kami siap memberikan layanan dan mendukung pelanggan agar pemanfaatan gas bumi dapat berjalan dengan baik,&quot; ujar Charly.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Masuknya gas bumi ke tiga pelaku usaha tersebut menjadi langkah lanjutan setelah pembangunan infrastruktur jaringan. Dengan demikian, manfaat jaringan gas bumi mulai diarahkan untuk mendukung kegiatan usaha secara langsung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sektor usaha makanan dan minuman menjadi salah satu pengguna energi yang membutuhkan pasokan secara berkelanjutan. Pemanfaatan gas bumi diharapkan dapat mendukung aktivitas produksi sehari&#45;hari sekaligus memberikan efisiensi dan kepastian pasokan energi bagi pelaku usaha.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;PGN juga menilai perluasan pemanfaatan gas bumi ke sektor UMKM memiliki arti penting dalam membangun ekosistem hilirisasi di daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selama ini, hilirisasi gas bumi kerap dikaitkan dengan sektor industri berskala besar. Padahal, nilai tambah energi juga dapat tercipta melalui berbagai aktivitas usaha yang lebih dekat dengan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Gas bumi bukan hanya soal bagaimana gas disalurkan, tetapi bagaimana energi tersebut memberikan nilai tambah setelah sampai kepada pelanggan,&quot; kata perwakilan PGN.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan kesiapan melayani MBG Rianti, Breadtop, dan Moringa Cafe, PGN berharap pemanfaatan gas bumi di Pelalawan terus berkembang. Ke depan, semakin banyak pelaku usaha diharapkan dapat memanfaatkan gas bumi untuk mendukung produktivitas dan pertumbuhan ekonomi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pemanfaatan gas bumi oleh UMKM menunjukkan bahwa hilirisasi tidak hanya berlangsung di sektor industri besar. Ketika energi dimanfaatkan dalam aktivitas produksi usaha masyarakat, gas bumi turut memberikan nilai tambah dan mendukung penguatan ekonomi di daerah. (Rilis)&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/25849359979-img-20260903-wa0002.jpg"/><pubDate>Thu, 03 Sep 2026 17:37:25 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6302/pgn-siap-salurkan-gas-bumi-ke-tiga-umkm-di-pelalawan</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Perkuat Sinergitas dengan Kejari</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6301/pemko-pekanbaru-perkuat-sinergitas-dengan-kejari</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat sinergitas dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru dalam mendukung penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam kegiatan coffee morning antara Pemko Pekanbaru dan Kejari Pekanbaru yang digelar di Aula Lantai 6 Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, Kamis (3/9/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum silaturahmi jajaran Pemko Pekanbaru dengan Kepala Kejari (Kajari) Pekanbaru, Dr. Carel Williams, yang baru dilantik dan mendapat penugasan di Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, bersama jajaran pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru menyambut langsung kedatangan Kajari Pekanbaru beserta rombongan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Kajari yang baru, dan selamat bergabung menjadi masyarakat Pekanbaru,&quot; kata Agung Nugroho usai kegiatan coffee morning.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Agung, sinergitas yang semakin kuat antara Pemko Pekanbaru dan Kejari Pekanbaru diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap penyelenggaraan pemerintahan sekaligus mendukung upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat mendukung pelaksanaan berbagai program pemerintah pusat, termasuk program&#45;program Presiden RI Prabowo Subianto.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita berharap dengan sinergitas ini bisa lebih menyejahterakan masyarakat dan mendukung program&#45;program dari Presiden RI, Prabowo Subianto,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Kajari Pekanbaru Carel Williams mengatakan, kegiatan coffee morning menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi setelah dirinya mendapat tugas baru di Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita semua bersilaturahmi, untuk melanjutkan sinergitas serta kerja sama yang terjalin selama ini dengan baik,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain mempererat silaturahmi, Kejari Pekanbaru juga menyatakan kesiapan untuk memberikan pendampingan terhadap berbagai persoalan yang masih menjadi hambatan dalam penyelenggaraan pemerintahan di lingkungan Pemko Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Carel menyebut, sejumlah persoalan yang dapat menjadi bagian dari pendampingan tersebut antara lain terkait aset pemerintah serta temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang hingga kini belum terselesaikan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita nanti juga akan menggandeng APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) untuk menyelesaikan hal tersebut sebagai bentuk sinergitas yang baik,&quot; pungkasnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/71200401067-fb_img_1788426801098.jpg"/><pubDate>Thu, 03 Sep 2026 16:18:38 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6301/pemko-pekanbaru-perkuat-sinergitas-dengan-kejari</guid></item><item><title>Wali Kota Agung Tinjau Drainase Jalan Paus, Dibangun 366 Meter untuk Atasi Banjir</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6300/wali-kota-agung-tinjau-drainase-jalan-paus-dibangun-366-meter-untuk-atasi-banjir</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah membangun drainase di Jalan Paus, Kecamatan Marpoyan Damai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wali Kota (Wako)&amp;nbsp; Pekanbaru Agung Nugroho meninjau langsung pembangunan drainase tersebut, Selasa (1/9/2026). Dalam peninjauan itu, Agung didampingi Kepala Dinas PUPR Edward Riansyah untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pembangunan drainase tersebut ditargetkan menjadi salah satu solusi untuk mengurangi dampak banjir di kawasan Jalan Arifin Ahmad. Saluran drainase diperbesar dari ukuran sebelumnya dan dibangun hingga terhubung dengan aliran anak Sungai Paus.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Karena targetnya mengurangi banjir di Arifin Ahmad,&quot; kata Agung Nugroho di sela&#45;sela tinjauan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Agung, kondisi drainase sebelumnya tidak berfungsi secara optimal. Sebagian saluran juga tidak tersambung sehingga menyebabkan air tidak mengalir dengan baik.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, kapasitas drainase yang ada sebelumnya dinilai tidak mampu menampung debit air yang tinggi. Beberapa bagian saluran juga mengalami penyumbatan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karena itu, Pemko Pekanbaru membangun ulang drainase mulai dari persimpangan Jalan Paus&#45;Arifin Ahmad hingga menuju anak Sungai Paus. Pembangunan drainase tersebut memiliki panjang sekitar 366 meter.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saluran baru dibuat dengan ukuran cukup besar, yakni lebar 3 meter dan kedalaman 1,5 meter. Untuk pembangunan tersebut, Pemko Pekanbaru mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pembangunan drainase juga akan dilanjutkan pada sisi lain Jalan Paus. Hal ini mengingat masih terdapat sejumlah saluran yang telah tertutup atau tidak lagi berfungsi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Di beberapa titik lainnya juga sedang dalam pembangunan drainase juga. Di Jalan Paus ini, ada tokoh masyarakat yang menyampaikan ternyata dulu drainase itu tertutup. Ketika dibongkar drainase itu di dalamnya sudah padat, ada beton, sampah,&quot; terangnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung berharap masyarakat turut menjaga drainase yang telah dibangun. Ia mengimbau warga tidak membuang sampah ke dalam saluran karena dapat menyebabkan penyumbatan dan kembali memicu banjir.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Percuma saja dibangun drainase jika kembali dipenuhi sampah dan dapat menyebabkan banjir,&quot; tegasnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/5606220740-screenshot_20260901_142214_whatsapp.jpg"/><pubDate>Tue, 01 Sep 2026 14:29:37 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6300/wali-kota-agung-tinjau-drainase-jalan-paus-dibangun-366-meter-untuk-atasi-banjir</guid></item><item><title>Wali Kota Pekanbaru Letakkan Batu Pertama Rumah Bantuan Korban Kebakaran</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6299/wali-kota-pekanbaru-letakkan-batu-pertama-rumah-bantuan-korban-kebakaran</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU — Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah bantuan bagi korban kebakaran di Jalan Dirgantara, Kecamatan Marpoyan Damai, Selasa (1/9/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pembangunan rumah tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pekanbaru. Total anggaran yang disiapkan untuk pembangunan rumah mencapai lebih dari Rp90 juta.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kegiatan tersebut, Agung turut memasangkan batu bata dan semen pada pondasi rumah yang akan dibangun.&lt;br&gt;Rumah yang ditempati Putri bersama adik&#45;adiknya terbakar pada 20 Agustus 2026 lalu.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pasca kejadian, Putri dan keluarganya tidak memiliki tempat tinggal lain untuk ditempati.&lt;br&gt;&quot;Kita tahu banyak korban rumah kebakaran di Pekanbaru, kita coba maksimalkan membantu dengan cara&#45;cara sesuai aturan,&quot; kata Agung usai kegiatan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Wako Agung, Pemko Pekanbaru menggandeng BAZNAS agar pembangunan rumah bagi Putri dapat segera direalisasikan. Bantuan tersebut diberikan karena Putri dinilai memang membutuhkan tempat tinggal.&lt;br&gt;&quot;Putri ini orangtuanya sudah tidak ada. Dia tinggal di situ dan tidak tahu mau minta tolong ke mana, karena dia hanya berjualan. Tentu kita yang harus bantu dengan apa yang bisa kita bantu,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain bantuan dari Pemko Pekanbaru dan BAZNAS, kepedulian juga datang dari masyarakat sekitar. Warga setempat secara swadaya berhasil mengumpulkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk membantu Putri dan keluarganya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung mengapresiasi kepedulian warga yang turut bergotong royong membantu korban kebakaran.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita didukung oleh BAZNAS, karena Pemko juga punya anggaran, BAZNAS juga ada anggaran. Lalu jalur mana ini yang lebih cepat dan sesuai, kita kolaborasikan,&quot; tutupnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/33972652665-screenshot_20260901_141237_whatsapp.jpg"/><pubDate>Tue, 01 Sep 2026 13:00:00 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6299/wali-kota-pekanbaru-letakkan-batu-pertama-rumah-bantuan-korban-kebakaran</guid></item><item><title>Siswa Pekanbaru Kembali Sekolah Tatap Muka Usai PJJ Akibat Kabut Asap</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6298/siswa-pekanbaru-kembali-sekolah-tatap-muka-usai-pjj-akibat-kabut-asap</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Setelah beberapa waktu mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat kabut asap, para siswa di Kota Pekanbaru kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar secara tatap muka, Senin (31/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hari pertama sekolah tatap muka tersebut dipantau langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Ia meninjau sejumlah sekolah untuk memastikan proses pembelajaran berjalan lancar setelah sebelumnya disesuaikan dengan kondisi kualitas udara.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Salah satu sekolah yang dikunjungi Agung yakni SD Negeri 84 Pekanbaru. Di hadapan para siswa, Agung mengaku senang melihat aktivitas pendidikan kembali berlangsung normal.&lt;br&gt;Menurutnya, para siswa juga sudah merindukan suasana belajar di sekolah, termasuk bertemu kembali dengan guru dan teman&#45;teman mereka.&lt;br&gt;&quot;Alhamdulillah senang, karena anak&#45;anak juga rindu bisa sekolah di sekolah. Mereka bisa kembali bertemu guru dan teman&#45;temannya,&quot; kata Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung menyebut kondisi udara di Kota Pekanbaru saat ini mulai menunjukkan perbaikan. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pemko Pekanbaru untuk kembali menerapkan pembelajaran tatap muka.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain kualitas udara yang membaik, status penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pekanbaru juga telah diturunkan dari tanggap darurat menjadi siaga darurat. Penurunan status tersebut seiring meningkatnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.&lt;br&gt;&quot;Jarak pandang juga sudah kembali normal,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung menilai, kembali normalnya aktivitas belajar di sekolah tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak selama pelaksanaan PJJ.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia mengapresiasi para guru yang tetap mempersiapkan proses pembelajaran selama kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah. Apresiasi serupa juga disampaikan kepada para orang tua yang telah mendampingi anak&#45;anak mengikuti pembelajaran selama masa PJJ.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Terima kasih kepada guru yang selama belajar jarak jauh tetap mempersiapkan semua hal, dan juga kepada orang tua yang sudah mendampingi anak&#45;anak,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebelum mengunjungi SDN 84 Pekanbaru, Agung terlebih dahulu memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 22 Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kunjungan tersebut, ia memastikan kegiatan belajar mengajar kembali berjalan dengan baik setelah sebelumnya harus disesuaikan akibat kondisi kualitas udara di Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kembalinya pembelajaran tatap muka ini sekaligus menandai dimulainya kembali aktivitas pendidikan di sekolah setelah para siswa sempat menjalani PJJ akibat kabut asap yang melanda Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/51854145655-fb_img_1788166856677.jpg"/><pubDate>Mon, 31 Aug 2026 16:10:01 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6298/siswa-pekanbaru-kembali-sekolah-tatap-muka-usai-pjj-akibat-kabut-asap</guid></item><item><title>Wali Kota Agung Nugroho Sabet Pemimpin Daerah Award 2026</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6297/wali-kota-agung-nugroho-sabet-pemimpin-daerah-award-2026</link><description>&lt;p&gt;JAKARTA – Kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, kembali mendapatkan pengakuan di tingkat nasional. Atas komitmen dan akselerasi dalam pembenahan fasilitas publik, ia dianugerahi penghargaan kategori Pembangunan Infrastruktur pada ajang Pemimpin Daerah Award 2026 yang digagas iNews Media Group.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria, kepada Agung Nugroho yang juga bergelar Datuk Bandar Setia Amanah. Malam penganugerahan berlangsung di LCH Lantai 4 iNews Tower, Jakarta, Kamis (27/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ajang tahunan yang dibuka oleh Kepala Bappisus, Aris Marsudiyanto, ini dihadirkan sebagai bentuk apresiasi kepada para kepala daerah yang dinilai progresif, inovatif, serta berdedikasi tinggi dalam mendorong kemajuan wilayahnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Meraih penghargaan berbasis kemanfaatan publik ini, Agung Nugroho mengungkapkan rasa syukurnya. Ia menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan telah menjadi tiang utama prioritas Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sejak tahun 2025 melalui metode overlay (pengaspalan ulang).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Capaian Pemko Pekanbaru sepanjang 2025 terbilang fenomenal. Di tengah pembenahan fisik jalan sepanjang 42 kilometer, pemerintah daerah juga berhasil menuntaskan beban utang akumulatif infrastruktur yang mencapai Rp470 miliar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Alhamdulillah, sejak awal 2025 kita bisa melunasi utang infrastruktur sebesar Rp470 miliar. Jadi bukan sekadar bayar utang, tetapi kita juga sukses membangun kembali 42 kilometer jalan di Pekanbaru hingga teraspal mulus,&quot; terang Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tak berhenti di situ, laju pembangunan Kota Bertuah dipastikan kian kencang di tahun 2026. Pemko Pekanbaru mematok target pengaspalan jalan utama sepanjang 50 kilometer, ditambah pembangunan jalan perumahan dan pemukiman sepanjang 100 kilometer.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Meski meraih apresiasi tingkat nasional, Agung enggan jemawa. Ia mendedikasikan trofi ini untuk seluruh jajaran Pemko dan warga Pekanbaru yang terus mendukung agenda pembangunan daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Tentu ini bukan tentang diri saya pribadi, melainkan buah kerja keras bersama seluruh masyarakat Kota Pekanbaru. Penghargaan ini menjadi bahan bakar semangat bagi kami untuk bekerja lebih maksimal dan menghadirkan program yang berdampak nyata,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/16350137396-screenshot_20260828_013016_whatsapp.jpg"/><pubDate>Fri, 28 Aug 2026 01:37:01 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6297/wali-kota-agung-nugroho-sabet-pemimpin-daerah-award-2026</guid></item><item><title>Wawako Pekanbaru Dorong Mahasiswa Baru UIN Suska Aktif Berorganisasi</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6296/wawako-pekanbaru-dorong-mahasiswa-baru-uin-suska-aktif-berorganisasi</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU — Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru H Markarius Anwar ST M.Arch mendorong mahasiswa baru Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau untuk aktif mengembangkan diri, baik melalui kegiatan akademik maupun organisasi kemahasiswaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber pada kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2026 UIN Suska Riau dengan materi &quot;Kepemimpinan Generasi Muda di Era Transformasi Nasional&quot;, Kamis (27/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa UIN Suska Riau tersebut diikuti ribuan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Usai kegiatan, Markarius mengatakan ada sejumlah pesan yang disampaikannya sebagai motivasi bagi mahasiswa baru. Salah satunya, mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan cepat terhadap sistem pembelajaran di perguruan tinggi yang berbeda dengan sekolah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kalau di sekolah itu ada guru, wajib hadir, wajib masuk. Masuk pagi, keluar sore. Tapi kalau kampus beda, ada kemandirian. Itu belajarnya mandiri. Jadi harus segera menyesuaikan diri, adaptasi. Itu yang pertama,&quot; pesannya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, ia meminta mahasiswa sejak awal menentukan tujuan yang ingin dicapai setelah menyelesaikan pendidikan. Dengan demikian, mahasiswa dapat memanfaatkan masa perkuliahan untuk mempersiapkan diri.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Yang kedua, dari awal harus menentukan mau jadi apa setelah tamat. Maka harus mempersiapkan diri dan itu kesempatannya ada di kampus,&quot; ulasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Markarius juga mengingatkan mahasiswa untuk mampu menentukan skala prioritas dalam menjalani kehidupan kampus, mulai dari belajar, berorganisasi, bersosialisasi hingga membangun pergaulan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, kegiatan akademik tetap harus menjadi prioritas. Namun, mahasiswa juga perlu memiliki aktivitas di luar akademik untuk melatih kemampuan kepemimpinan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Tentu harus tahu mana yang prioritas. Tapi jangan lupa, di samping belajar, juga mesti punya aktivitas di luar akademik supaya kita bisa belajar kepemimpinan sesuai tema hari ini,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menilai keterlibatan aktif dalam organisasi mahasiswa menjadi salah satu cara efektif untuk membentuk jiwa kepemimpinan. Sebab, kemampuan memimpin tidak cukup hanya dipelajari secara teori, tetapi membutuhkan pengalaman dan latihan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Jadi memang penting aktif di organisasi kemahasiswaan. Untuk apa? Untuk belajar kepemimpinan,&quot; tegas Markarius.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Karena kepemimpinan itu hanya bisa muncul berdasarkan pengalaman dan itu harus ada latihan. Kesempatannya ada di kampus,&quot; sambungnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Markarius menekankan, keseimbangan antara kegiatan akademik dan nonakademik penting dalam membentuk pribadi mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan kemampuan beradaptasi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Jangan hanya jadi mahasiswa saja, belajar saja, tapi bersosial tidak, organisasi juga tidak, nanti susah di dunia kerja. Tapi kalau dia aktif di organisasi, dia bisa menyesuaikan diri, maka daya adaptifnya lebih cepat, penyesuaiannya lebih cepat,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di kesempatan tersebut, Markarius juga mengapresiasi antusiasme ribuan mahasiswa baru UIN Suska Riau yang mengikuti PBAK 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Mahasiswa UIN baru tahun ini keren sekali, sangat antusias. Tadi saya lihat jumlahnya banyak sekali, ada ribuan orang,&quot; ungkapnya.&lt;br&gt;Markarius mengaku bangga dapat hadir sekaligus menjadi pemateri dalam kegiatan PBAK 2026 yang digelar UIN Suska Riau. Ia menilai mahasiswa baru memiliki potensi besar untuk menerima dan mengembangkan berbagai wawasan yang disampaikan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Apalagi semua yang hadir hari ini merupakan orang&#45;orang intelektual. Kita mudah berkomunikasi karena semuanya orang terpelajar. Mereka punya potensi untuk menerima dan menangkap sesuatu yang kita sampaikan,&quot; tutupnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/70713904061-fb_img_1787817489705.jpg"/><pubDate>Thu, 27 Aug 2026 15:03:37 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6296/wawako-pekanbaru-dorong-mahasiswa-baru-uin-suska-aktif-berorganisasi</guid></item><item><title>Belajar dari Galeri Lebah Melaka, Mahasiswa S3 FEB UNRI Dalami Strategi Penguatan UMKM</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6295/belajar-dari-galeri-lebah-melaka-mahasiswa-s3-feb-unri-dalami-strategi-penguatan-umkm</link><description>&lt;p&gt;MELAKA, MALAYSIA — Pengembangan potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi menjadi salah satu pembelajaran mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau (FEB UNRI) dalam International Community Service Program bertema “Optimizing MSME Competitiveness” di Melaka, Malaysia, 26–28 Agustus 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Salah satu agenda kegiatan yakni kunjungan ke Galeri Lebah Melaka. Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa mendapat pengalaman langsung mengenai pengembangan potensi lokal menjadi produk bernilai tambah sekaligus bagian dari daya tarik wisata.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk melihat keterkaitan antara sumber daya lokal, inovasi produk, pengemasan, pengalaman konsumen, hingga strategi pemasaran dalam membangun daya saing UMKM.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kaprodi S3 Program Doktor Ilmu Manajemen FEB Universitas Riau, Dr. Lailan Tawila Berampu, SE., M.Si., mengatakan kunjungan lapangan memberikan perspektif penting bagi mahasiswa doktoral untuk memahami praktik bisnis secara lebih nyata.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Mahasiswa tidak hanya memahami konsep daya saing dari perspektif teori, tetapi juga melihat bagaimana potensi lokal dapat dikembangkan menjadi nilai ekonomi melalui inovasi, pengelolaan produk, pemasaran, dan pemahaman terhadap konsumen. Galeri Lebah Melaka memberikan contoh bagaimana potensi lokal dapat dikemas menjadi pengalaman dan produk yang memiliki nilai tambah,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, pembelajaran internasional penting bagi mahasiswa doktoral karena mereka dituntut mampu melihat persoalan manajemen secara kritis dan kontekstual.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pengalaman selama berada di Melaka diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa dalam mengembangkan gagasan penguatan UMKM di Indonesia, khususnya dengan mengoptimalkan keunggulan dan potensi lokal.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kunjungan ke Galeri Lebah Melaka juga memperkuat pesan utama program “Optimizing MSME Competitiveness”, bahwa daya saing UMKM tidak hanya ditentukan oleh produk, tetapi juga kemampuan mengubah potensi lokal menjadi nilai tambah, pengalaman, diferensiasi, dan keunggulan yang relevan bagi konsumen.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/18205237798-img-20260827-wa0001.jpg"/><pubDate>Thu, 27 Aug 2026 13:27:39 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6295/belajar-dari-galeri-lebah-melaka-mahasiswa-s3-feb-unri-dalami-strategi-penguatan-umkm</guid></item><item><title>Wawako Pekanbaru Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha Muda</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6294/wawako-pekanbaru-dorong-mahasiswa-jadi-wirausaha-muda</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru H Markarius Anwar ST M.Arch mendorong mahasiswa untuk mulai menekuni dunia usaha dan menjadi wirausaha muda.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dorongan itu disampaikannya usai menjadi narasumber pada Seminar Nasional Akuntansi, Bisnis dan Manajemen (SENABIMA) di Institut Bisnis dan Teknologi (IBT) Pelita Indonesia, Pekanbaru, Rabu (26/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Seminar bertempat di Kampus 2 IBT Pelita Indonesia, Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya. Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor IBT Pelita Indonesia Prof Dr Amries Rusli Tanjung MM Ak, sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta puluhan mahasiswa.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Markarius menilai SENABIMA UMKM bertema &quot;UMKM Kuat Riau Hebat&quot; yang digelar IBT Pelita Indonesia dengan melibatkan mahasiswa sebagai peserta merupakan kegiatan yang positif.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Karena memang sasaran kita adalah mahasiswa, bagaimana menularkan virus wirausaha di kalangan mahasiswa supaya bisa melek tentang usaha dan mudah&#45;mudahan mereka sudah bisa berwirausaha dari bangku kuliah,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam seminar tersebut, beberapa mahasiswa menyampaikan bahwa mereka telah memiliki dan menjalankan usaha sendiri. Markarius pun memberikan apresiasi terhadap langkah tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, sekitar 70 persen peluang usaha saat ini berada di sektor UMKM. Dengan potensi dan ruang lingkup yang luas, UMKM dinilai menjadi salah satu bidang yang dapat dimanfaatkan generasi muda untuk mengembangkan usaha.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karena itu, Pemko Pekanbaru bersama berbagai pihak terus mendorong anak muda agar mampu melihat dan memanfaatkan peluang usaha yang tersedia.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Maka ini (seminar) perlu kita adakan di banyak tempat, kampus, berbagai komunitas anak muda, termasuk juga di sekolah. Bagaimana kita menularkan virus wirausaha ini agar mereka mau memulai untuk menjadi pengusaha,&quot; ujar Markarius.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menambahkan, memulai usaha saat ini tidak selalu membutuhkan modal besar. Perkembangan teknologi digital membuka banyak model bisnis yang dapat dimulai dengan mengandalkan keahlian dan kreativitas.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Tinggal apakah kita mau memulai atau tidak. Itu yang penting. Jadi harapan kita kepada anak&#45;anak muda, ayolah kita melek, kita lirik dunia usaha karena punya potensi yang luar biasa,&quot; tutupnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/45328920336-fb_img_1787743457976.jpg"/><pubDate>Wed, 26 Aug 2026 13:00:00 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6294/wawako-pekanbaru-dorong-mahasiswa-jadi-wirausaha-muda</guid></item><item><title>21 Puskesmas di Pekanbaru Jadi Posko Penanganan Dampak Kabut Asap</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6293/21-puskesmas-di-pekanbaru-jadi-posko-penanganan-dampak-kabut-asap</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menjadikan seluruh Puskesmas yang tersebar di setiap kecamatan sebagai posko utama penanganan dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebanyak 21 Puskesmas disiapkan sebagai posko pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan seluruh Puskesmas tetap melayani masyarakat, termasuk pada hari libur atau tanggal merah. Kebijakan tersebut diambil menyusul kondisi kabut asap yang dinilai cukup serius dan berpotensi mengancam kesehatan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita menjadikan setiap Puskesmas yang ada di Pekanbaru sebagai posko utama terkait korban bencana asap yang ada di Kota Pekanbaru,&quot; kata Agung, Rabu (26/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Agung mengatakan, dirinya telah meminta jajaran Pemko Pekanbaru menyiagakan petugas kesehatan di seluruh Puskesmas. Puskesmas yang biasanya tutup pada hari libur diminta tetap beroperasi agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi dampak kabut asap, terutama gangguan kesehatan yang dapat dialami masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Di Puskesmas kita menyiapkan ada masker, ada vitamin, termasuk juga peralatan&#45;peralatan untuk penanganan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut),&quot; jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain menyiapkan layanan kesehatan, Agung mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara masih terdampak kabut asap. Masyarakat juga diminta menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah serta memperbanyak konsumsi air putih.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pemko Pekanbaru turut mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Langkah tersebut penting untuk mencegah munculnya titik api baru yang dapat memperburuk kondisi kabut asap.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Masyarakat yang melihat kebakaran maupun menghadapi kondisi kedaruratan juga diminta segera melapor melalui TRC 112 Pekanbaru AMAN. Layanan kedaruratan tersebut dapat diakses masyarakat selama 24 jam secara gratis untuk mendapatkan penanganan ketika terjadi kondisi yang membutuhkan bantuan segera.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/77257096346-fb_img_1787743166063.jpg"/><pubDate>Wed, 26 Aug 2026 18:31:48 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6293/21-puskesmas-di-pekanbaru-jadi-posko-penanganan-dampak-kabut-asap</guid></item><item><title>Pekanbaru Bersujud, Wali Kota Pekanbaru dan Ratusan Warga Gelar Salat Istisqa</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6292/pekanbaru-bersujud-wali-kota-pekanbaru-dan-ratusan-warga-gelar-salat-istisqa</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama ratusan warga melaksanakan Salat Istisqa yang dipusatkan di Masjid Al Kautsar, Jalan Neraca, Kecamatan Marpoyan Damai, Rabu (26/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Salat Istisqa digelar sebagai ikhtiar bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru. Selain memohon hujan, masyarakat juga mendoakan keselamatan para petugas yang berjibaku menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di berbagai daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung hadir bersama seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Salat Istisqa diimami Ustad Abdul Rahman Arif.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Usai salat, Agung mengatakan doa yang dipanjatkan tidak hanya ditujukan agar hujan segera turun, tetapi juga untuk keselamatan seluruh elemen yang saat ini berjuang menangani Karhutla.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Karena kita tahu asap kualitas udara di Pekanbaru sudah tidak sehat. Kita tidak hanya mendoakan agar hujan, tapi juga mendoakan agar diberikan keselamatan kepada seluruh elemen yang berjibaku memadamkan api,&quot; kata Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia berharap kabut asap yang melanda Pekanbaru dan sejumlah daerah lainnya di Indonesia dapat segera berakhir. Agung juga mendoakan seluruh petugas yang terlibat dalam penanganan Karhutla senantiasa diberikan keselamatan dan kekuatan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Semoga hujan segera turun, sehingga kebakaran lahan bisa segera teratasi dan kualitas udara di Pekanbaru kembali membaik,&quot; harapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Salat Istisqa juga digelar Pemko Pekanbaru secara serentak di 15 kecamatan. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah bersama masyarakat berharap hujan segera turun untuk membantu mengatasi Karhutla sekaligus memperbaiki kualitas udara.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk, Agung turut mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan. Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan diminta menggunakan masker sebagai upaya melindungi diri dari paparan udara yang tidak sehat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Karena BMKG dan ISPU saat ini menunjukkan kualitas yang berbahaya. Masyarakat harus menggunakan masker jika beraktivitas di luar ruangan,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Suasana Salat Istisqa berlangsung khusyuk. Kekhusyukan semakin terasa saat khatib, Ustad Syaifila, menyampaikan tausiyah dan memanjatkan doa agar hujan segera diturunkan serta kondisi kabut asap dan Karhutla dapat segera berakhir.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui pelaksanaan Salat Istisqa ini, Pemko Pekanbaru bersama masyarakat berharap hujan segera turun sehingga kualitas udara membaik, Karhutla dapat ditangani, serta seluruh petugas yang berada di garis depan penanganan kebakaran diberikan perlindungan dan keselamatan.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/13591074854-screenshot_20260826_152517_whatsapp.jpg"/><pubDate>Wed, 26 Aug 2026 15:30:30 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6292/pekanbaru-bersujud-wali-kota-pekanbaru-dan-ratusan-warga-gelar-salat-istisqa</guid></item><item><title>Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Kontes Ikan Cupang di Mal SKA</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6291/wali-kota-pekanbaru-apresiasi-kontes-ikan-cupang-di-mal-ska</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Kontes Ikan Cupang Tahun 2026 yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Atrium Mal SKA, Selasa (25/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kontes ikan hias tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Agustus 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam sambutannya, Agung mengatakan sektor usaha ikan hias memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Menurutnya, sektor tersebut tidak hanya menjadi bagian dari hobi masyarakat, tetapi juga mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menilai kegiatan seperti kontes ikan cupang dapat menjadi wadah bagi para penghobi, pelaku usaha, serta komunitas ikan hias untuk memperluas jaringan dan mengembangkan usaha.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Ini merupakan kegiatan positif yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Kami tentu memberikan apresiasi dan mendukung kegiatan seperti ini,&quot; ujar Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Agung berharap kegiatan serupa dapat digelar secara berkelanjutan di Kota Pekanbaru. Selain memberikan ruang bagi komunitas, kegiatan tersebut juga dinilai dapat menjadi sarana promosi bagi pelaku usaha ikan hias dan UMKM.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pemerintah Kota Pekanbaru, lanjutnya, akan terus mendorong berbagai kegiatan kreatif dan produktif yang melibatkan masyarakat serta memiliki dampak terhadap perekonomian daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kontes ikan cupang tersebut diikuti para penghobi dan pelaku usaha ikan hias. Beragam jenis ikan cupang dipamerkan dan dinilai dalam ajang tersebut.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/22253682838-fb_img_1787666125065.jpg"/><pubDate>Tue, 25 Aug 2026 21:02:26 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6291/wali-kota-pekanbaru-apresiasi-kontes-ikan-cupang-di-mal-ska</guid></item><item><title>Wako Agung Pastikan Kesiapsiagaan Tim Gabungan Hadapi Karlahut</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6290/wako-agung-pastikan-kesiapsiagaan-tim-gabungan-hadapi-karlahut</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama tim gabungan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran lahan dan hutan (Karlahut). Sejumlah personel lintas instansi disiagakan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran lahan di wilayah Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hal tersebut disampaikan Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, usai memimpin Apel Kesiapsiagaan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Lapangan Baterai B Arhanudse 13/PBY, Jalan Imam Munandar, Rabu (19/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Apel tersebut diikuti personel gabungan dari berbagai instansi sebagai bentuk kesiapan menghadapi potensi kebakaran lahan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Apel ini sebagai bentuk kesiapsiagaan menanggulangi kebakaran lahan,&quot; ujar Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, Pemko Pekanbaru terus memperkuat sinergi dengan TNI dan kepolisian dalam mengantisipasi maupun menangani kebakaran lahan. Ia menyebut, hingga kini masih terdapat kebakaran lahan di sejumlah lokasi, namun penanganan di lapangan terus dilakukan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Namun saat ini sudah dalam penanganan, TNI dan kepolisian juga mendukung upaya pemadaman di lapangan,&quot; terangnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung meyakini sinergi pemerintah daerah bersama TNI dan kepolisian dapat mengendalikan kebakaran lahan di wilayah Pekanbaru. Pengalaman dalam menghadapi Karlahut pada tahun&#45;tahun sebelumnya juga menjadi modal penting dalam menentukan langkah penanganan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita belajar dari tahun&#45;tahun sebelumnya, dalam menangani kebakaran lahan di Kota Pekanbaru,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain memantau titik rawan di dalam kota, tim gabungan juga disiapkan untuk membantu penanganan kebakaran lahan di kawasan perbatasan Pekanbaru. Koordinasi dengan para lurah diperkuat untuk mencegah api meluas dan mengancam kawasan permukiman.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita antisipasi kebakaran lahan di perbatasan kota, seperti perbatasan dengan Kampar maupun Pelalawan, agar kabut asap tidak melanda kota,&quot; ulasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan kesiapsiagaan personel dan penguatan koordinasi lintas instansi, Pemko Pekanbaru menargetkan setiap kejadian Karlahut dapat ditangani dengan cepat. Langkah tersebut sekaligus untuk mencegah meluasnya kebakaran dan mengantisipasi masuknya kabut asap yang dapat mengganggu kualitas udara di Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/84848853733-fb_img_1787119487440.jpg"/><pubDate>Wed, 19 Aug 2026 13:14:09 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6290/wako-agung-pastikan-kesiapsiagaan-tim-gabungan-hadapi-karlahut</guid></item><item><title>Gas Gempita PGN Semarakkan HUT ke&#45;81 RI di Pinang Sebatang Barat</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6289/gas-gempita-pgn-semarakkan-hut-ke81-ri-di-pinang-sebatang-barat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;SIAK&lt;/strong&gt; – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menghadirkan kegiatan Gas Gempita bersama masyarakat Desa Pinang Sebatang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Senin (17/8/2026) sore.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan tersebut digelar untuk memeriahkan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mempererat hubungan perusahaan dengan masyarakat dan pelanggan jaringan gas bumi (Jargas).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Area Head Pekanbaru PGN Charly Simanullang mengatakan, momentum kemerdekaan menjadi pengingat pentingnya menghadirkan manfaat pembangunan yang dapat dirasakan langsung masyarakat, termasuk melalui akses energi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Bagi kami, kemerdekaan juga berarti bagaimana masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan, termasuk melalui akses energi yang aman, praktis, dan berkelanjutan. Karena itu, PGN ingin terus tumbuh bersama masyarakat dan pelanggan di wilayah operasional,” ujar Charly.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, keberadaan jaringan gas bumi di Pinang Sebatang Barat menjadi salah satu bentuk pemanfaatan infrastruktur energi untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap gas bumi.&lt;br&gt;Melalui Gas Gempita, PGN tidak hanya ingin memperkuat akses energi, tetapi juga membangun kepedulian sosial, meningkatkan kedekatan dengan pelanggan, serta membuka ruang komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi PGN kepada masyarakat yang selama ini turut menjadi bagian dari perjalanan pengembangan Jargas. Hubungan antara perusahaan dan masyarakat, kata Charly, tidak hanya dibangun melalui layanan energi, tetapi juga melalui kepercayaan, komunikasi, kepedulian, dan keterlibatan sosial.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di tengah semangat peringatan kemerdekaan, Gas Gempita diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan antara PGN dan masyarakat. Kehadiran perusahaan di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan pembangunan sektor energi memberikan manfaat, baik secara ekonomi maupun sosial.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari Pinang Sebatang Barat, PGN memaknai kemerdekaan sebagai semangat untuk terus tumbuh bersama masyarakat, mengalirkan energi, membangun kepercayaan, serta menghadirkan manfaat yang berkelanjutan.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/49407278193-img-20260817-wa0003.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 17:00:00 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6289/gas-gempita-pgn-semarakkan-hut-ke81-ri-di-pinang-sebatang-barat</guid></item><item><title>Wali Kota Agung Kukuhkan 40 Paskibraka Pekanbaru</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6288/wali-kota-agung-kukuhkan-40-paskibraka-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengukuhkan 40 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Pekanbaru di Aula Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Ahad (16/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pengukuhan tersebut menjadi momentum bagi para anggota Paskibraka untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Prosesi pengukuhan ditandai dengan pemasangan sabuk dan pin kepada anggota Paskibraka. Setelah itu, para anggota Paskibraka melanjutkan prosesi mencium Bendera Merah Putih sebagai bagian dari rangkaian pengukuhan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wali Kota Agung berpesan agar seluruh anggota Paskibraka menjalankan tugas dengan sebaik mungkin, penuh tanggung jawab, serta menjunjung rasa bangga terhadap bangsa dan negara.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Saya berharap kepada anggota Paskibraka yang baru dikukuhkan, untuk dapat melaksanakan dan mengemban tugas mulia dari negara yaitu mengibarkan Sang Merah Putih dengan baik, benar dan tepat. Laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, berikan rasa bangga pada negara dan bangsa,&quot; kata Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia juga mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh anggota Paskibraka. Agung meminta mereka terus menumbuhkan motivasi positif agar pelaksanaan tugas pengibaran bendera dapat berjalan sesuai harapan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru, Hendra Putra, mengatakan Paskibraka Kota Pekanbaru tahun ini berjumlah 40 orang, terdiri atas 20 putra dan 20 putri.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Jumlah Paskibraka untuk pengibar bendera pusaka tahun ini sebanyak 40 orang, terdiri atas 20 putra dan 20 putri,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebelum dikukuhkan, para anggota Paskibraka telah menjalani rangkaian pelatihan. Tahapan tersebut diawali dengan pra&#45;training camp (TC) selama kurang lebih 20 hari di lapangan, kemudian dilanjutkan dengan TC selama 10 hari hingga menjelang pelaksanaan tugas.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Hendra, pengukuhan menjadi momentum penting karena para peserta tidak lagi berstatus sebagai calon Paskibraka.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Setelah dikukuhkan oleh Wali Kota Pekanbaru, mereka resmi menjadi pasukan pengibar bendera pusaka,&quot; jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hendra berharap seluruh anggota Paskibraka dapat menjalankan tugas dengan penuh semangat dan tanggung jawab saat upacara HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan bekal latihan yang telah dijalani, seluruh anggota Paskibraka diharapkan mampu menjalankan tugas secara maksimal dan memberikan penampilan terbaik dalam upacara peringatan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI di Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/43736626473-fb_img_1786885566263.jpg"/><pubDate>Sun, 16 Aug 2026 20:15:42 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6288/wali-kota-agung-kukuhkan-40-paskibraka-pekanbaru</guid></item><item><title>Pekanbaru Raih Juara II Program 3 Juta Rumah, Dapat Bantuan Bedah 250 Rumah</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6287/pekanbaru-raih-juara-ii-program-3-juta-rumah-dapat-bantuan-bedah-250-rumah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;BATAM&lt;/strong&gt; – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meraih Juara II kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch 2 Regional Sumatera yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026) malam.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Atas capaian tersebut, Pemko Pekanbaru juga mendapat bantuan program bedah 250 rumah tidak layak huni (RTLH) bagi masyarakat yang membutuhkan. Penghargaan diserahkan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari kepada Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Penyerahan penghargaan turut disaksikan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, para gubernur, bupati dan wali kota se&#45;Sumatera, serta jajaran Forkopimda provinsi se&#45;Sumatera.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dan dukungan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Alhamdulillah, ini bukan kerja Wali Kota sendiri. Ini hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dan dukungan seluruh masyarakat. Penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Kota Pekanbaru,” ujar Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Agung, manfaat yang langsung dirasakan masyarakat menjadi hal terpenting dari penghargaan tersebut. Karena itu, bantuan bedah 250 rumah tidak layak huni akan segera direalisasikan dan dipastikan tepat sasaran.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kita mendapat bantuan untuk membedah 250 rumah tidak layak huni. Insya Allah segera kita laksanakan dan dipastikan tepat sasaran agar manfaatnya benar&#45;benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” katanya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung menyebut capaian tersebut menjadi bukti komitmen Pemko Pekanbaru dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dukungan tersebut dilakukan melalui percepatan proses perizinan, pembebasan biaya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah sesuai ketentuan, serta penyiapan lahan untuk mendukung program perumahan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Capaian ini sekaligus menambah deretan prestasi Pemko Pekanbaru sepanjang 2026. Pada triwulan pertama tahun ini, Pekanbaru juga meraih Juara II apresiasi Kemendagri atas kinerja dalam penanganan stunting.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, Mendagri Muhammad Tito Karnavian, Kepala Bakom Muhammad Qodari, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman atas perhatian dan dukungan terhadap Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Dua kali meraih Juara II menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih baik. Namun yang terpenting bukan sekadar penghargaan, melainkan bagaimana setiap program pemerintah benar&#45;benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/55459790719-screenshot_20260813_122834_whatsapp.jpg"/><pubDate>Thu, 13 Aug 2026 12:35:13 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6287/pekanbaru-raih-juara-ii-program-3-juta-rumah-dapat-bantuan-bedah-250-rumah</guid></item><item><title>Wako Agung Minta RT/RW Jemput Bola Persoalan Warga</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6286/wako-agung-minta-rtrw-jemput-bola-persoalan-warga</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM, meminta para ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) aktif turun ke tengah masyarakat untuk menjemput berbagai aspirasi dan persoalan warga di lingkungan masing&#45;masing.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Agung, RT dan RW memiliki posisi strategis karena menjadi unsur pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karena itu, RT dan RW diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi jembatan antara warga dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“RT dan RW diharapkan bisa berkolaborasi dengan pemerintah untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Tentunya dengan RT RW harus turun langsung ke lapangan, ke tengah&#45;tengah masyarakat menjemput (persoalan) dan membantu masyarakat,” kata Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menegaskan, kolaborasi pemerintah dengan RT dan RW sangat dibutuhkan dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Kedekatan RT dan RW dengan warga dinilai membuat mereka lebih memahami kondisi serta kebutuhan masyarakat di lingkungan masing&#45;masing.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan turun langsung ke lapangan, berbagai persoalan di tingkat lingkungan dapat diketahui lebih cepat. Aspirasi maupun keluhan warga selanjutnya dapat disampaikan kepada pemerintah sebagai bahan dalam menentukan langkah dan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Jadi, jangan hanya menunggu laporan. RT dan RW harus hadir di tengah masyarakat, melihat langsung kondisi warga dan membantu mencarikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hal tersebut disampaikan Agung usai mengukuhkan &lt;strong&gt;121 ketua RT dan RW terpilih serta pengurus Dasawisma se&#45;Kecamatan Limapuluh&lt;/strong&gt;. Pengukuhan berlangsung di Hotel Angkasa Garden, Senin (10/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari jumlah tersebut, sebanyak &lt;strong&gt;51 orang merupakan ketua RT dan RW yang baru terpilih&lt;/strong&gt;. Mereka selanjutnya akan mengikuti retreat atau pembekalan bersama ketua RT dan RW terpilih dari kecamatan lainnya di Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;Kegiatan retreat tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Pekanbaru menyatukan pemahaman para ketua RT dan RW dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui pembekalan itu, para ketua RT dan RW diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai tugas dan peran mereka, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung juga berharap keberadaan RT dan RW semakin memperkuat pelaksanaan berbagai program Pemko Pekanbaru. Sinergi antara pemerintah, RT, RW, dan masyarakat dinilai penting agar persoalan di tingkat lingkungan dapat ditangani secara cepat dan tepat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan kolaborasi tersebut, pelayanan publik diharapkan semakin dekat dengan masyarakat dan upaya mewujudkan kesejahteraan warga Pekanbaru dapat berjalan lebih optimal.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/48767088527-screenshot_20260810_133346_samsung_browser.jpg"/><pubDate>Mon, 10 Aug 2026 13:39:37 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6286/wako-agung-minta-rtrw-jemput-bola-persoalan-warga</guid></item><item><title>Peringati HUT ke&#45;81 RI, PGN Area Pekanbaru Kumpulkan 96 Kantong Darah</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6285/peringati-hut-ke81-ri-pgn-area-pekanbaru-kumpulkan-96-kantong-darah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Aksi donor darah yang digelar PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Pekanbaru dalam rangka memperingati HUT ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia berhasil mengumpulkan sebanyak 96 kantong darah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan bertajuk &lt;strong&gt;“Energi Merah Putih: Mengalirkan Kebaikan, Menghidupkan Harapan”&lt;/strong&gt; tersebut berlangsung di Kantor PGN Area Pekanbaru, Kompleks Perkantoran Jalan Sudirman, Senin (10/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Head Area PGN Pekanbaru, Charly Simanullang, mengatakan aksi donor darah merupakan bentuk rasa syukur perusahaan dalam memperingati momentum kemerdekaan sekaligus wujud kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Ini adalah salah satu wujud syukur dan keselamatan dalam memperingati kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan. Bagaimana kita juga bisa berperan aktif memberikan kontribusi bagi lingkungan. Salah satunya melalui kegiatan donor darah ini,” ujar Charly.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menjelaskan, PGN Area Pekanbaru sebelumnya menargetkan sekitar 70 hingga 80 peserta donor darah. Target tersebut disusun berdasarkan jumlah pendaftar yang sebelumnya dihimpun melalui media sosial dan jaringan pemangku kepentingan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Namun, antusiasme peserta ternyata melebihi perkiraan. Hingga kegiatan berlangsung, darah yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar 96 kantong.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Menurut informasi tadi sekitar 96 kantong,” kata Charly.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Untuk meningkatkan partisipasi, PGN Area Pekanbaru turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Di antaranya perwakilan instansi pemerintah, Kodam, Obvitnas, anak perusahaan, serta mitra usaha PGN seperti Pertagas dan TGI.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;PGN juga mengajak calon pelanggan yang berada di wilayah Pekanbaru untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kemarin kita mengundang juga beberapa stakeholder, Kodam, Obvitnas, anak&#45;anak usaha kita seperti Pertagas, TGI, dan calon&#45;calon pelanggan yang sedang berada di Pekanbaru,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Charly berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI. Darah yang terkumpul diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, kegiatan &lt;strong&gt;Energi Merah Putih&lt;/strong&gt; menjadi bagian dari upaya PGN memperkuat kontribusi sosial perusahaan. Peran tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan tugas PGN dalam mendukung kebutuhan energi masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Aksi donor darah ini sekaligus menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong dengan melibatkan perusahaan, pemangku kepentingan, dan masyarakat dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain donor darah, PGN Area Pekanbaru juga menyiapkan sejumlah kegiatan lain untuk memeriahkan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI. Berbagai perlombaan khas peringatan 17 Agustus dijadwalkan berlangsung pada 17 Agustus 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan tersebut akan melibatkan masyarakat di Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Siak sebagai bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan sekaligus upaya memperkuat hubungan perusahaan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/48228059569-img-20260810-wa0003.jpg"/><pubDate>Mon, 10 Aug 2026 13:27:57 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6285/peringati-hut-ke81-ri-pgn-area-pekanbaru-kumpulkan-96-kantong-darah</guid></item><item><title>Wako Agung: SIEXPO Dongkrak Ekonomi Pekanbaru</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6284/wako-agung-siexpo-dongkrak-ekonomi-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM mengapresiasi penyelenggaraan Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2026 di SKA Co&#45;Ex, Pekanbaru, Jumat (7/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, pameran industri kelapa sawit terbesar di Indonesia itu tidak hanya menjadi ajang promosi sektor perkebunan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Usai mengunjungi pameran, Agung mengatakan SIEXPO yang telah memasuki penyelenggaraan tahun keempat mampu menarik ribuan peserta dan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran mereka dinilai turut menggerakkan sektor perhotelan, pusat perbelanjaan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;SIEXPO memiliki daya tarik yang sangat besar. Pesertanya datang tidak hanya dari Riau, tetapi juga dari Bangka Belitung, Papua, Kalimantan, dan berbagai daerah lainnya. Ini tentu memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Pekanbaru,&quot; ujar Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melihat besarnya manfaat ekonomi yang dihasilkan, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap SIEXPO dapat diselenggarakan lebih sering.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami berharap SIEXPO tidak hanya digelar setahun sekali. Kalau memungkinkan, enam bulan sekali. Karena manfaat ekonominya sangat besar bagi Pekanbaru,&quot; katanya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Agung, SIEXPO juga berperan memperluas pemahaman masyarakat mengenai industri kelapa sawit. Selama ini, sawit lebih dikenal sebagai penghasil minyak, padahal komoditas tersebut juga menjadi bahan baku berbagai produk pangan dan kebutuhan industri lainnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia juga mengapresiasi panitia yang menyediakan stan gratis bagi pelaku UMKM lokal. Kebijakan itu dinilai memberi kesempatan bagi pelaku usaha Pekanbaru untuk mempromosikan produk unggulan kepada ribuan pengunjung yang hadir selama pameran berlangsung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau, Gulat Medali Emas Manurung, mengatakan SIEXPO merupakan pameran kelapa sawit terbesar di Indonesia yang dipadukan dengan seminar nasional mengenai perkembangan industri sawit.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, Riau dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena merupakan sentra perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia. Luas perkebunan sawit di provinsi ini mencapai sekitar 4,1 juta hektare atau hampir 30 persen dari total luas perkebunan sawit nasional yang mencapai sekitar 16 juta hektare.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Riau adalah miniatur Indonesia dalam sektor sawit. Karena itu, setiap peringatan Hari Jadi Provinsi Riau kami menghadirkan SIEXPO sebagai bentuk kontribusi bagi daerah,&quot; ujar Gulat.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/8692730450-screenshot_20260807_150643_gallery.jpg"/><pubDate>Fri, 07 Aug 2026 15:09:53 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6284/wako-agung-siexpo-dongkrak-ekonomi-pekanbaru</guid></item><item><title>Wako Agung dan Kepala Daerah Tiga Negara Tanam Pohon di Komplek Perkantoran Tenayan Raya</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6283/wako-agung-dan-kepala-daerah-tiga-negara-tanam-pohon-di-komplek-perkantoran-tenayan-raya</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM bersama para kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand menanam bibit pohon di Komplek Perkantoran Pemerintah Tenayan Raya, Kamis (6/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;Aksi tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan di kawasan Indonesia&#45;Malaysia&#45;Thailand Growth Triangle (IMT&#45;GT).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan penanaman pohon merupakan bagian dari rangkaian penutupan Green Cities Mayors&apos; Council (GCMC) IMT&#45;GT ke&#45;9 yang digelar di Kota Pekanbaru. Wako Agung didampingi Wakil Wali Kota Markarius Anwar memimpin langsung kegiatan bersama para kepala daerah dan delegasi dari tiga negara.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Setiap delegasi menanam satu bibit pohon produktif, seperti rambutan, mangga, dan berbagai jenis tanaman lainnya sebagai simbol harapan bagi masa depan lingkungan yang lebih hijau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita sepakat pohon&#45;pohon ini harus dijaga. Mengambil makna bahwa menanam pohon sama dengan menanam masa depan. Ini bentuk wujud kerja nyata,&quot; kata Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, penanaman pohon bukan sekadar seremoni penutupan forum internasional, melainkan simbol komitmen seluruh kepala daerah untuk mengutamakan pelestarian lingkungan dalam setiap proses pembangunan.&lt;br&gt;&quot;Artinya, kita ingin bahwa komitmen kita menjaga lingkungan itu dalam pembangunan sangat diutamakan sekali,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selama tiga hari pelaksanaan GCMC IMT&#45;GT ke&#45;9, para kepala daerah, akademisi, organisasi internasional, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dari Indonesia, Malaysia, serta Thailand berdiskusi mengenai strategi pengembangan kota hijau yang berkelanjutan.&lt;br&gt;Dalam forum tersebut, Kota Pekanbaru mempresentasikan tujuh portofolio pembangunan hijau. Salah satu program yang mendapat perhatian para delegasi adalah Green School yang menempatkan dunia pendidikan sebagai fondasi membangun budaya peduli lingkungan sejak usia dini.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami lihat tadi ada portofolio bahwa Pekanbaru sendiri ada tujuh portofolio. Pekanbaru sendiri menitikberatkan pada dunia pendidikan atau Green School,&quot; ungkap Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menjelaskan, konsep Green School merupakan bagian dari strategi besar pembangunan Kota Pekanbaru yang mengintegrasikan berbagai sektor melalui pendekatan ramah lingkungan, mulai dari Green School, Green City hingga Green Economy.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Semuanya itu kita serentakkan dan kita seragamkan mengaitkan dengan green tersebut. Baik itu adalah Green School, baik itu tentang Green City&#45;nya, maupun juga Green Economy&#45;nya,&quot; jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung berharap semangat kolaborasi yang terbangun selama penyelenggaraan IMT&#45;GT GCMC ke&#45;9 terus berlanjut melalui pertukaran pengalaman, inovasi, investasi, serta pengembangan teknologi hijau antardaerah di Indonesia, Malaysia, dan Thailand guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/35204953957-screenshot_20260806_152008_gallery.jpg"/><pubDate>Thu, 06 Aug 2026 15:24:37 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6283/wako-agung-dan-kepala-daerah-tiga-negara-tanam-pohon-di-komplek-perkantoran-tenayan-raya</guid></item><item><title>Forum IMT&#45;GT GCMC ke&#45;9 Resmi Ditutup, Komitmen Wujudkan Kota Hijau Berkelanjutan</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6282/forum-imtgt-gcmc-ke9-resmi-ditutup-komitmen-wujudkan-kota-hijau-berkelanjutan</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi menutup rangkaian pertemuan Indonesia&#45;Malaysia&#45;Thailand Growth Triangle Green Cities Mayors Council (IMT&#45;GT GCMC) ke&#45;9 di Hotel Pangeran, Kamis (6/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Forum yang mempertemukan para kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand tersebut menghasilkan sejumlah komitmen untuk memperkuat kerja sama dalam mewujudkan kota hijau yang berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM menyampaikan, seluruh rangkaian agenda IMT&#45;GT GCMC ke&#45;9 berlangsung lancar dan menjadi wadah untuk mempererat kolaborasi sekaligus bertukar pengalaman dalam pembangunan berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Pertemuan ini tidak hanya berhenti pada forum diskusi. Kami telah menyepakati kerja sama agar nantinya ada sekretariat yang memfasilitasi komunikasi antardaerah, baik antara Indonesia, Thailand, maupun Malaysia, termasuk dalam pertukaran dokumen, inovasi, dan praktik terbaik yang dimiliki masing&#45;masing daerah,&quot; ujar Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada penutupan forum, Malaysia juga ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan IMT&#45;GT GCMC berikutnya. Salah satu hasil penting dari pertemuan ini adalah komitmen bersama untuk menjaga lingkungan sebagai investasi bagi masa depan generasi mendatang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Agung, pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari kemampuan menjaga kelestarian alam serta menciptakan lingkungan yang sehat bagi generasi penerus.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami sepakat bahwa menjaga alam dan lingkungan sama pentingnya dengan meninggalkan masa depan yang baik bagi generasi penerus,&quot; katanya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Forum IMT&#45;GT GCMC ke&#45;9 juga menjadi ajang berbagi pengalaman dalam pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan hingga pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Persoalan sampah dinilai menjadi tantangan yang dihadapi hampir seluruh negara sehingga membutuhkan inovasi dan kolaborasi dalam penanganannya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sejumlah inovasi yang diterapkan Pemko Pekanbaru mendapat apresiasi dari para delegasi. Di antaranya keberadaan waste station atau tempat penukaran sampah, pengelolaan TPA yang mampu menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan gas menjadi energi listrik, serta berbagai program menuju Pekanbaru Lestari.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, penggunaan bus listrik sebagai transportasi ramah lingkungan, penyediaan ruang terbuka hijau (RTH), hingga penerapan konsep Green School di sekolah&#45;sekolah turut menjadi perhatian para peserta. Salah satu contoh yang diperkenalkan adalah implementasi Green School di SMP Negeri 4 Pekanbaru yang kini telah diterapkan di seluruh sekolah di Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tak hanya mengangkat isu lingkungan, Pemko Pekanbaru juga memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada para delegasi. Pada malam penyambutan, para tamu diajak mengunjungi Rumah Singgah Tuan Kadi sebagai salah satu cagar budaya Kota Pekanbaru serta menyaksikan berbagai pertunjukan seni yang merepresentasikan budaya Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui penyelenggaraan IMT&#45;GT GCMC ke&#45;9, Agung berharap kerja sama antarkota di kawasan Indonesia, Malaysia, dan Thailand semakin erat dalam menghadirkan inovasi pembangunan yang berwawasan lingkungan, tanpa mengesampingkan pelestarian budaya lokal.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/26983458416-screenshot_20260806_134717_samsung_browser.jpg"/><pubDate>Thu, 06 Aug 2026 13:53:48 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6282/forum-imtgt-gcmc-ke9-resmi-ditutup-komitmen-wujudkan-kota-hijau-berkelanjutan</guid></item><item><title>Delegasi Tiga Negara Apresiasi Konsep Green City di RTH Putri Kaca Mayang</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6281/delegasi-tiga-negara-apresiasi-konsep-green-city-di-rth-putri-kaca-mayang</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU – Delegasi dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand yang menghadiri pertemuan Green Cities Mayor Council Indonesia&#45;Malaysia&#45;Thailand Growth Triangle (GCMC IMT&#45;GT) ke&#45;9 memberikan apresiasi terhadap penerapan konsep green city di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Putri Kaca Mayang, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, Rabu (5/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Apresiasi tersebut disampaikan usai para delegasi mengikuti peninjauan lapangan yang dipimpin langsung Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. Kunjungan itu menjadi salah satu rangkaian agenda GCMC IMT&#45;GT untuk melihat secara langsung implementasi pembangunan kota hijau di Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota (Wako) Agung Nugroho memperkenalkan berbagai fasilitas dan inovasi ramah lingkungan yang telah diterapkan di RTH Putri Kaca Mayang sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Agung, RTH Putri Kaca Mayang tidak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga menjadi ruang publik yang dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, berekreasi bersama keluarga, hingga menggelar berbagai kegiatan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Di RTH ini juga terdapat perpustakaan. Jadi, masyarakat, termasuk para orang tua, dapat membaca buku sambil menemani anak&#45;anak bermain,&quot; kata Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, para delegasi juga diperkenalkan dengan maket sistem pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dikelola bersama PT Indonesia Clean Energy (ICE) Victory Riau. Sistem tersebut memanfaatkan gas metana yang dihasilkan dari timbunan sampah sebagai bagian dari upaya mendukung pengurangan emisi karbon.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Pengelolaan sampah di TPA juga telah kami paparkan kepada para delegasi. Tujuan kami adalah mendorong Pekanbaru menuju penerapan carbon capture dan pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan,&quot; jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di kawasan RTH Putri Kaca Mayang juga tersedia waste station, yakni fasilitas untuk mengumpulkan dan mengelola sampah anorganik. Melalui fasilitas tersebut, masyarakat dapat menukarkan sampah anorganik yang telah dipilah menjadi uang elektronik (e&#45;money).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Program itu merupakan salah satu upaya Pemko Pekanbaru membangun kebiasaan masyarakat memilah sampah sejak dari sumbernya, sekaligus memberikan nilai ekonomi terhadap sampah yang dihasilkan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Melalui waste station ini, kami ingin mengajak masyarakat membiasakan memilah sampah. Karena selain menjaga lingkungan, sampah juga memiliki nilai manfaat yang dapat dirasakan secara langsung,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung mengatakan, seluruh konsep pembangunan hijau yang diterapkan di RTH Putri Kaca Mayang telah dipaparkan kepada para delegasi. Menurutnya, para peserta memberikan respons positif terhadap berbagai inovasi yang dijalankan Pemerintah Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Konsep green city yang kami terapkan di RTH Putri Kaca Mayang telah kami jelaskan kepada seluruh delegasi. Mereka memberikan apresiasi,&quot; ungkap Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ke depan, Pemko Pekanbaru menyatakan siap memperkuat kerja sama dengan seluruh anggota IMT&#45;GT dalam mempercepat pembangunan kota hijau dan mewujudkan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan. Pemko juga akan menggandeng perusahaan&#45;perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Program ini juga tidak menggunakan APBD,&quot; tutup Agung.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/99797805480-fb_img_1785949469781.jpg"/><pubDate>Thu, 06 Aug 2026 00:13:22 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6281/delegasi-tiga-negara-apresiasi-konsep-green-city-di-rth-putri-kaca-mayang</guid></item><item><title>Wako Agung Tunjukan Penerapan Green School Kepada Delegasi IMT&#45;GT GCMC</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6280/wako-agung-tunjukan-penerapan-green-school-kepada-delegasi-imtgt-gcmc</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU – Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, mengajak para delegasi yang tergabung dalam Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT&#45;GT) Green Cities Mayor Council (GCMC) mengunjungi SMP Negeri 4 Pekanbaru, Rabu (5/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda IMT&#45;GT GCMC untuk memperkenalkan implementasi konsep green city atau kota hijau yang telah diterapkan di Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;SMP Negeri 4 Pekanbaru dipilih karena dinilai berhasil menerapkan konsep green school dan telah menjadi salah satu sekolah percontohan nasional dalam penerapan lingkungan berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kunjungan itu, Agung Nugroho bersama para kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand meninjau langsung berbagai program ramah lingkungan yang dijalankan di lingkungan sekolah. Para delegasi melihat penerapan konsep kota hijau, mulai dari pengelolaan lingkungan sekolah hingga edukasi kepada para siswa.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;SMPN 4 Pekanbaru menerapkan berbagai inovasi lingkungan, di antaranya program satu siswa satu polybag untuk penanaman tanaman hortikultura. Selain itu, sekolah juga membiasakan penggunaan perlengkapan ramah lingkungan sebagai upaya menanamkan budaya peduli terhadap kelestarian alam sejak usia dini.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Para siswa juga menampilkan beragam hasil kreativitas dari pengolahan sampah daur ulang. Berbagai jenis limbah diolah menjadi produk yang bermanfaat, mulai dari pakaian berbahan daur ulang hingga budidaya maggot sebagai salah satu solusi pengelolaan sampah organik.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Hari ini kita turun ke sekolah yang sudah menjadi sekolah percontohan nasional dalam penerapan green city. Dari pemilahan sampah, pengolahan sampah menjadi maggot, hingga sampah yang sudah terbuang bisa menjadi produk yang dapat dimanfaatkan,&quot; kata Agung Nugroho di sela&#45;sela peninjauan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Agung, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama para kepala daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada pelestarian lingkungan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menegaskan, seluruh delegasi yang hadir memiliki pandangan yang sama bahwa pembangunan masa depan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Karena masa depan yang baik itu bukan menyiapkan bangunan&#45;bangunan yang besar, tapi bagaimana menjaga dan memberikan lingkungan yang asri bagi generasi berikutnya,&quot; tutup Agung.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/69537462244-screenshot_20260805_183432_whatsapp.jpg"/><pubDate>Wed, 05 Aug 2026 18:38:43 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6280/wako-agung-tunjukan-penerapan-green-school-kepada-delegasi-imtgt-gcmc</guid></item><item><title>Pekanbaru Jadi Tuan Rumah IMT&#45;GT GCMC 2026</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6279/pekanbaru-jadi-tuan-rumah-imtgt-gcmc-2026</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU – Ajang pertemuan internasional Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT&#45;GT) Green Cities Mayor Council (GCMC) 2026 resmi bergulir di Kota Pekanbaru, Rabu (5/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Seminar Pembangunan Kota Hijau di Ballroom Hotel Pangeran menjadi agenda pembuka rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hingga 7 Agustus 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, didampingi Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho. Pertemuan ini dihadiri para kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk membahas penguatan pembangunan kota hijau melalui kolaborasi lintas negara.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam sambutannya, Wali Kota Agung Nugroho menyampaikan rasa bangga karena Pekanbaru dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan IMT&#45;GT GCMC 2026. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi kehormatan bagi masyarakat Riau sekaligus momentum memperkuat kerja sama antar daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Ini sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi masyarakat Riau. Kami bersyukur Pemerintah Kota Pekanbaru diberikan amanah menjadi tuan rumah IMT&#45;GT GCMC 2026,&quot; ujar Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menegaskan, kepala daerah tidak dapat membangun wilayahnya secara sendiri&#45;sendiri. Karena itu, kerja sama antarkota dan antarnegara menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung mengakui masih banyak kota di Indonesia, Malaysia, maupun Thailand yang memiliki pengalaman dalam pembangunan kota hijau. Ia berharap Pekanbaru dapat memperoleh berbagai masukan dan berbagi pengalaman demi mempercepat pembangunan yang ramah lingkungan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Tentu kerja sama ini juga tidak terlepas dari bagaimana kita bersama&#45;sama menyejahterakan masyarakat di daerah masing&#45;masing,&quot; katanya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Agung, Pemerintah Kota Pekanbaru terus menggagas berbagai program untuk mewujudkan kota hijau. Upaya tersebut juga diperkuat dengan Program Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.&lt;br&gt;Ia menilai pembangunan saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga harus diimbangi dengan upaya menjaga kelestarian alam demi masa depan generasi mendatang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Tema ini mengingatkan kita bahwa kepedulian kita bukan lagi hanya membangun gedung&#45;gedung besar, tetapi bagaimana menjaga alam karena itu berarti menjaga masa depan anak&#45;anak kita,&quot; ungkapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di akhir sambutannya, Agung mengajak seluruh kepala daerah yang hadir untuk bersama&#45;sama menjaga lingkungan, sungai, dan kawasan alam agar tetap lestari.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami sering diingatkan bahwa ketika kita memuliakan alam, memuliakan sungai, maka kita juga akan dimuliakan oleh alam yang menjadi tempat kita hidup,&quot; tutupnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/57278769067-fb_img_1785917563400.jpg"/><pubDate>Wed, 05 Aug 2026 15:15:05 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6279/pekanbaru-jadi-tuan-rumah-imtgt-gcmc-2026</guid></item></channel></rss>