<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://serambiriau.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://serambiriau.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Wako Agung Nugroho Lantik 17 Pejabat Pemko Pekanbaru, Sejumlah Kepala OPD Berganti</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6318/wako-agung-nugroho-lantik-17-pejabat-pemko-pekanbaru-sejumlah-kepala-opd-berganti</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, merotasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Sebanyak 17 pejabat yang terdiri atas pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat fungsional dilantik di aula lantai 6 Kompleks Perkantoran Pemerintah Tenayan Raya, Senin (26/10/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat mengalami pergeseran jabatan. Di antaranya, Masykur Tarmizi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru, kini dipercaya menduduki jabatan Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Posisi Kepala Dishub Pekanbaru selanjutnya dijabat Muhammad Firdaus, yang sebelumnya merupakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Firman Hadi yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum Setdako Pekanbaru, dilantik sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Adapun posisi Kepala Bappeda Pekanbaru kini dipercayakan kepada Firmansyah Eka Putra, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).&lt;br&gt;Dengan perpindahan tersebut, jabatan Kepala&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;BPKAD Pekanbaru untuk sementara diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Danil Perdana, yang sebelumnya menjabat Sekretaris BPKAD.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain empat pejabat tersebut, Wako Agung juga melantik 13 pejabat fungsional dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Satuan Polisi Pamong Praja, Bappeda, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam sambutannya, Agung mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa jabatan yang diberikan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Tujuan kita adalah untuk melayani masyarakat. Bagaimana masyarakat puas dengan pelayanan pemerintah,” tegas Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia meminta para pejabat segera menyesuaikan diri dan bekerja sesuai tugas serta tanggung jawab masing&#45;masing.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;WakoAgung juga mengingatkan agar pejabat tidak hanya berkutat dengan pekerjaan administratif di belakang meja.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, pejabat harus turun langsung ke tengah masyarakat untuk mengetahui persoalan yang dihadapi warga sekaligus memastikan pelayanan pemerintah berjalan optimal.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Berikut 17 pejabat yang dilantik:&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Pejabat pimpinan tinggi pratama:&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;1. Masykur Tarmizi, S.STP., M.Si. – Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;2. Muhammad Firdaus, drh., SKH., M.Si. – Kepala Dinas Perhubungan.&lt;br&gt;3. Firmansyah Eka Putra, S.T., M.T. – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.&lt;br&gt;4. Firman Hadi, S.STP., M.Si. – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Pejabat fungsional:&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;5. Widya Hartila, S.Farm., Apt. – Administrator Kesehatan Ahli Muda Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan.&lt;br&gt;2. Dear Aryfa, S.Gz. – Nutrisionis Ahli Pertama Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan.&lt;br&gt;3. Christine Situmorang, S.K.M. – Administrator Kesehatan Ahli Muda UPTD Puskesmas Simpang Baru, Dinas Kesehatan.&lt;br&gt;4. Indria Ayuzda, S.K.M. – Epidemiolog Kesehatan Ahli Muda UPTD Puskesmas Langsat, Dinas Kesehatan.&lt;br&gt;5. Rike Rohaina, S.Farm. – Administrator Kesehatan Ahli Pertama UPTD Puskesmas Rejosari, Dinas Kesehatan.&lt;br&gt;6. Dede Alfina, S.K.M. – Administrator Kesehatan Ahli Pertama UPTD Puskesmas Sail, Dinas Kesehatan.&lt;br&gt;7. Ida Susilawaty, S.E., M.Si. – Arsiparis Ahli Muda Bidang Kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.&lt;br&gt;8. Nailis Sa’adah, S.E. – Arsiparis Ahli Muda Bidang Kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.&lt;br&gt;9. Betti Elirosa, S.K.M. – Arsiparis Ahli Muda Bidang Kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.&lt;br&gt;10. Sukardianto, S.A.P. – Polisi Pamong Praja Ahli Muda Bidang Penyelenggaraan Perlindungan Masyarakat, Satpol PP.&lt;br&gt;11. Rony Suprana Armanda, S.STP., MPA. – Perencana Ahli Madya, Bappeda.&lt;br&gt;12. Vevi Surya Devi, S.E. – Perencana Ahli Pertama Bidang Penataan dan Penaatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.&lt;br&gt;13. Dewi Mega, S.H. – Pengawas Lingkungan Hidup Ahli Muda Bidang Penataan dan Penaatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/770436522-screenshot_20261026_123145_samsung_browser.jpg"/><pubDate>Mon, 26 Oct 2026 12:39:12 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6318/wako-agung-nugroho-lantik-17-pejabat-pemko-pekanbaru-sejumlah-kepala-opd-berganti</guid></item><item><title>Wawako Markarius Tinjau PTM di Pekanbaru, Siswa Dibekali Masker dan Vitamin C</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6317/wawako-markarius-tinjau-ptm-di-pekanbaru-siswa-dibekali-masker-dan-vitamin-c</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas bagi siswa SD dan SMP mulai Senin (19/10/2026), menyusul perbaikan kualitas udara di tengah paparan kabut asap.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar, meninjau langsung pelaksanaan pembelajaran di SDN 36 dan SMPN 4 Pekanbaru. Dalam kunjungan tersebut, ia juga membagikan masker dan vitamin C kepada siswa yang kembali mengikuti pembelajaran di sekolah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wawako Markarius mengatakan, keputusan mengizinkan kembali PTM diambil setelah Pemko Pekanbaru mengevaluasi kondisi kualitas udara bersama BMKG, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait lainnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Berdasarkan hasil pemantauan, konsentrasi partikel halus PM2.5 mulai menunjukkan perbaikan. Sejak sehari sebelumnya, angka PM2.5 tercatat di bawah 100. Sementara itu, hasil pengukuran pada Senin di sejumlah titik menunjukkan angka 80 dan 70.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Alhamdulillah, dari evaluasi kita kemarin bersama BMKG, BPBD, Damkar, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan OPD terkait lainnya, kita putuskan hari ini anak&#45;anak sudah bisa belajar tatap muka karena pengukuran PM2.5 mulai membaik, di bawah 100,&quot; kata Markarius.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Meski demikian, ia menegaskan bahwa pembelajaran belum sepenuhnya kembali normal. Sekolah tetap diwajibkan menerapkan sejumlah pembatasan untuk melindungi siswa dari dampak paparan kabut asap.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Seluruh kegiatan di luar ruangan, termasuk upacara, ditiadakan. Kegiatan mengaji yang sebelumnya dilaksanakan di luar kelas juga dipindahkan ke dalam ruangan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, siswa diwajibkan mengenakan masker sejak berangkat dari rumah. Masker dapat dilepas saat pembelajaran di dalam kelas apabila kondisi memungkinkan. Namun, siswa harus kembali mengenakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita tetap melakukan pembatasan. Tidak ada kegiatan di luar ruangan, upacara ditiadakan, dan kegiatan mengaji yang sebelumnya di luar dipindahkan ke dalam kelas. Anak&#45;anak juga wajib memakai masker dari rumah,&quot; ujar Markarius.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain membatasi aktivitas di sekolah, Pemko Pekanbaru juga mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh siswa selama kualitas udara belum sepenuhnya pulih.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam peninjauan tersebut, Markarius bersama jajaran membagikan vitamin C ke sejumlah sekolah. Namun, ia menyebut bantuan tersebut masih bersifat stimulan dan belum diberikan secara menyeluruh kepada seluruh siswa.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pemko Pekanbaru selanjutnya akan menginstruksikan sekolah untuk menyampaikan imbauan kepada orang tua agar memperhatikan kebutuhan nutrisi anak, termasuk kecukupan vitamin C dan vitamin D.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Markarius, pemenuhan nutrisi perlu menjadi perhatian karena sebagian anak kurang menyukai sayur dan buah sehingga kebutuhan gizi hariannya berpotensi tidak terpenuhi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Ini sifatnya stimulan saja. Nanti kita instruksikan seluruh sekolah menginformasikan kepada wali murid agar memberikan vitamin C dan vitamin D untuk anak&#45;anak,&quot; katanya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia juga meminta orang tua memastikan anak mendapatkan makanan bergizi dan asupan vitamin yang cukup selama mengikuti PTM terbatas, terutama di tengah kondisi udara yang masih terdampak kabut asap.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/66618875867-screenshot_20261019_111403_whatsapp.jpg"/><pubDate>Mon, 19 Oct 2026 11:20:25 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6317/wawako-markarius-tinjau-ptm-di-pekanbaru-siswa-dibekali-masker-dan-vitamin-c</guid></item><item><title>Dekarbonisasi PGN Lampaui Target, Efisiensi Operasional Terus Diperkuat</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6316/dekarbonisasi-pgn-lampaui-target-efisiensi-operasional-terus-diperkuat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA&lt;/strong&gt; – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus memperkuat upaya dekarbonisasi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing bisnis berkelanjutan. Hingga Agustus 2026, Subholding Gas Pertamina ini berhasil menurunkan emisi sebesar 29.574,87 ton CO? ekuivalen (tCO?eq), atau 35,3 persen di atas target yang ditetapkan untuk periode tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Capaian ini menjadi dasar bagi PGN untuk memperkuat program penurunan emisi pada periode 2027–2030. Langkah tersebut sekaligus mendukung komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan aspek lingkungan dengan efisiensi biaya dan penguatan kinerja bisnis.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Mirza Mahendra, mengatakan dekarbonisasi telah menjadi bagian penting dari strategi bisnis perusahaan. Selain mengurangi emisi, langkah ini juga ditujukan untuk meningkatkan efisiensi operasional, menjaga daya saing, serta mengantisipasi risiko iklim dan perkembangan regulasi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Capaian penurunan emisi hingga Agustus 2026 menunjukkan bahwa berbagai inisiatif dekarbonisasi yang dijalankan Subholding Gas memberikan hasil positif. Bagi PGN, dekarbonisasi bukan sekadar pemenuhan komitmen lingkungan, melainkan bagian dari strategi bisnis untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat daya saing, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan,” ujar Mirza.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Program dekarbonisasi yang dijalankan di lingkungan Subholding Gas Group mencakup peningkatan efisiensi energi pada fasilitas operasional, pengurangan kehilangan gas (&lt;i&gt;gas loss&lt;/i&gt;), serta optimalisasi pemanfaatan energi yang lebih rendah emisi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Berbagai upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan infrastruktur dan operasional gas bumi, sekaligus mendukung target pemerintah mencapai &lt;i&gt;Net Zero Emission&lt;/i&gt; (NZE) pada 2060 atau lebih cepat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Secara kumulatif, sejak 2025 hingga Agustus 2026, penurunan emisi Subholding Gas tercatat lebih dari 68.500 tCO?eq. Capaian ini setara dengan sekitar 15,7 persen dari target kumulatif dekarbonisasi perusahaan hingga 2034.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain memberikan manfaat lingkungan, program dekarbonisasi juga berpotensi menghasilkan efisiensi biaya. Berdasarkan perhitungan perusahaan, nilai &lt;i&gt;Marginal Abatement Cost&lt;/i&gt; (MAC) tercatat minus 0,19 ribu dolar AS per tCO?eq. Nilai negatif ini mengindikasikan bahwa portofolio inisiatif penurunan emisi yang dijalankan berpotensi memberikan manfaat lingkungan sekaligus menghasilkan penghematan biaya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Melalui berbagai program efisiensi energi dan optimalisasi operasional, kami berupaya memastikan bahwa agenda pengurangan emisi dapat berjalan selaras dengan peningkatan produktivitas dan efisiensi biaya. Dengan demikian, dekarbonisasi tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga mendukung penguatan fundamental bisnis perusahaan,” jelas Mirza.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Untuk menjaga kesinambungan capaian tersebut, PGN menggelar Workshop Dekarbonisasi Subholding Gas 2027–2030 di Jakarta pada 7 Oktober 2026. Kegiatan ini melibatkan perwakilan PGN dan sejumlah entitas Subholding Gas Group guna menyusun rencana penurunan emisi yang terintegrasi dan selaras dengan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2027–2030.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Entitas yang terlibat meliputi PT Pertamina Gas, PT Perta Arun Gas, PT Saka Energi Indonesia, PT Permata Graha Nusantara, PT PGN LNG Indonesia, PT PGAS Solution, PT PGAS Telekomunikasi Nusantara, dan PT Gagas Energi Indonesia.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penyusunan program tersebut juga mengacu pada &lt;i&gt;ESG Roadmap&lt;/i&gt; Subholding Gas 2025–2034 sebagai kerangka pelaksanaan agenda keberlanjutan perusahaan. Berbagai usulan program akan difinalisasi dan disampaikan kepada manajemen agar pelaksanaannya dapat dilakukan secara terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mirza menegaskan, keterlibatan seluruh entitas Subholding Gas Group menjadi faktor penting untuk memastikan program dekarbonisasi berjalan konsisten dan memberikan dampak nyata terhadap kinerja perusahaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Dekarbonisasi bukan lagi sekadar menurunkan emisi, tetapi menjadi bagian dari strategi bisnis untuk menjaga efisiensi dan daya saing, memitigasi risiko iklim dan regulasi, serta menjawab ekspektasi investor, pelanggan, dan masyarakat. Melalui kolaborasi seluruh entitas Subholding Gas Group, kami berkomitmen memperkuat pelaksanaan inisiatif dekarbonisasi yang terukur dan berkelanjutan,” tutup Mirza. (rilis)&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/61880557718-img-20261017-wa0004.jpg"/><pubDate>Sat, 17 Oct 2026 11:33:27 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6316/dekarbonisasi-pgn-lampaui-target-efisiensi-operasional-terus-diperkuat</guid></item><item><title>Perkuat Layanan Perizinan, Pemko Pekanbaru Raih Predikat Sangat Baik</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6315/perkuat-layanan-perizinan-pemko-pekanbaru-raih-predikat-sangat-baik</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru meraih predikat Sangat Baik dalam penilaian kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan percepatan pelaksanaan berusaha pemerintah daerah tahun 2026.&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Capaian ini menjadi pengakuan atas upaya Pemko Pekanbaru dalam meningkatkan kualitas pelayanan perizinan sekaligus menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi pelaku usaha.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho, Rabu (14/10/2026), mengatakan penghargaan yang ditetapkan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani, tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah kota.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemko Pekanbaru. Kami terus berupaya memastikan iklim investasi di Pekanbaru semakin ramah, dengan pelayanan yang cepat, transparan, dan tidak berbelit&#45;belit,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung mengatakan, Pemko Pekanbaru terus melakukan transformasi pelayanan perizinan melalui pemanfaatan teknologi digital dan pengembangan layanan yang lebih mudah dijangkau masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sejumlah inovasi yang dikembangkan di antaranya sistem digital SIP AMAN, Mal Pelayanan Publik (MPP) Mini, serta layanan MPP Keliling. Inovasi tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat dan pelaku usaha dalam mengakses layanan administrasi maupun perizinan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami ingin pelayanan pemerintah semakin mudah dijangkau. Digitalisasi harus terus diperkuat, begitu juga dengan pelayanan jemput bola melalui MPP Mini dan MPP Keliling.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Prinsipnya, masyarakat dan pelaku usaha harus mendapatkan pelayanan yang baik tanpa membedakan latar belakang,” jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Wako Agung, kemudahan perizinan dan kepastian pelayanan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan investor.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Proses perizinan yang sederhana diharapkan dapat mendorong pelaku usaha mengembangkan bisnis dan menanamkan modal di Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari sisi investasi, realisasi penanaman modal di Pekanbaru pada semester I 2026 tercatat mencapai Rp7,35 triliun atau 156,02 persen dari target yang ditetapkan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Realisasi tersebut terdiri atas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp6,12 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp1,24 triliun.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami tentu ingin investasi yang masuk ke Pekanbaru terus meningkat. Namun, yang tidak kalah penting adalah bagaimana investasi tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan usaha lokal,” katanya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain capaian investasi, pertumbuhan ekonomi Pekanbaru juga menunjukkan tren positif. Berdasarkan data yang disampaikan, pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2026 mencapai sekitar 8 persen, kemudian tercatat sebesar 7,39 persen pada triwulan II 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh 8,55 persen. Indikator ini menggambarkan perkembangan investasi pada aset tetap, seperti bangunan, mesin, dan peralatan yang digunakan untuk kegiatan produksi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung menegaskan, capaian tersebut perlu dijaga melalui konsistensi kebijakan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pemko Pekanbaru, lanjutnya, akan terus mengevaluasi dan membenahi pelayanan perizinan agar semakin mudah diakses serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami tidak ingin berhenti pada penghargaan. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat dan pelaku usaha benar&#45;benar merasakan manfaat dari perbaikan pelayanan yang dilakukan pemerintah. Kami akan terus berbenah agar Pekanbaru semakin terbuka bagi investasi dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/79588690059-screenshot_20261015_113842_samsung_browser.jpg"/><pubDate>Thu, 15 Oct 2026 11:50:20 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6315/perkuat-layanan-perizinan-pemko-pekanbaru-raih-predikat-sangat-baik</guid></item><item><title>IQAir Catat AQI Pekanbaru 164, Kabut Asap Masih Menyelimuti Kota</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6314/iqair-catat-aqi-pekanbaru-164-kabut-asap-masih-menyelimuti-kota</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Riau dalam beberapa hari terakhir belum mampu menghilangkan kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru. Hingga Senin (12/10/2026), kabut asap masih terlihat cukup pekat dan kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:#1F2937;&quot;&gt;Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir, indeks kualitas udara atau &lt;/span&gt;&lt;i&gt;Air Quality Index&lt;/i&gt; (AQI) di Pekanbaru mencapai 164 pada pukul 11.00 WIB.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada waktu yang sama, konsentrasi partikel halus PM2.5 tercatat sebesar 73,8 mikrogram per meter kubik (µg/m³). Kondisi ini perlu diwaspadai, terutama oleh kelompok sensitif seperti anak&#45;anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Data IQAir juga mencatat suhu udara di Pekanbaru mencapai 31 derajat Celsius, dengan kecepatan angin 7 kilometer per jam dan kelembapan udara 62 persen saat pengukuran dilakukan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan selama kualitas udara masih buruk. Warga juga perlu mewaspadai gejala gangguan kesehatan, seperti batuk, sesak napas, dan iritasi mata.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penggunaan masker yang mampu menyaring partikel halus serta menutup jendela ketika kualitas udara luar memburuk dapat menjadi langkah perlindungan tambahan untuk mengurangi paparan polusi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Meski hujan telah mengguyur sejumlah wilayah di Riau, kondisi tersebut belum sepenuhnya menghilangkan kabut asap di Pekanbaru. Kualitas udara dapat berubah sewaktu&#45;waktu mengikuti kondisi cuaca, arah angin, dan konsentrasi polutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Data AQI dan konsentrasi PM2.5 tersebut merupakan hasil pemantauan IQAir pada pukul 11.00 WIB, Senin (12/10/2026).&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/74221320966-screenshot_20261012_130055_samsung_browser.jpg"/><pubDate>Mon, 12 Oct 2026 13:03:26 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6314/iqair-catat-aqi-pekanbaru-164-kabut-asap-masih-menyelimuti-kota</guid></item><item><title>Gunakan Manajemen Talenta, Pemko Pekanbaru Rotasi 19 ASN</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6313/gunakan-manajemen-talenta-pemko-pekanbaru-rotasi-19-asn</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali melakukan rotasi terhadap 19 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah kota, Rabu (7/10/2026) sore.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Komplek Perkantoran Pemerintah Tenayan Raya. Prosesi tersebut dipimpin langsung Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, didampingi Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebanyak 19 pejabat yang dilantik menempati sejumlah posisi, mulai dari Inspektur Inspektorat, sekretaris dinas, kepala bidang, kepala bagian, sekretaris kecamatan, hingga lurah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar mengatakan, pengisian jabatan di lingkungan Pemko Pekanbaru dilakukan dengan menerapkan manajemen talenta.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, mekanisme tersebut memberikan ruang bagi pemerintah untuk menempatkan ASN sesuai kompetensi dan potensi yang dimiliki.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Proses pengisian jabatan di Pemerintah Kota Pekanbaru telah menerapkan manajemen talenta. Dengan proses ini memberikan ruang untuk menempatkan sumber daya manusia dengan kompetensinya,&quot; kata Markarius dalam sambutannya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menyebut, rotasi jabatan menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya meningkatkan kinerja aparatur dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karena itu, Markarius meminta para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan jabatan serta lingkungan kerja yang baru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia juga menekankan pentingnya mengutamakan pelayanan publik yang cepat dan tepat, sekaligus memastikan seluruh pelaksanaan tugas berjalan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Para pejabat yang baru dilantik harus segera beradaptasi dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Utamakan pelayanan kepada masyarakat dan pastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai aturan,&quot; tegasnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Adapun 19 pejabat yang dilantik yakni:&lt;br&gt;&lt;strong&gt;1. Samto&lt;/strong&gt;, sebagai Inspektur Inspektorat Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;2. Muhammad Zaki, S.STP., M.Si.&lt;/strong&gt;, sebagai Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;3. Langgeng Wahyudi, S.T., M.N.&lt;/strong&gt;, sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;4. Indah Vidya Astuti, S.STP.&lt;/strong&gt;, sebagai Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;5. Rian Wibowo, S.STP., M.Si.&lt;/strong&gt;, sebagai Kepala Bidang Pengembangan Sistem Transportasi Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;6. Raisah Vinora Putri, S.STP.&lt;/strong&gt;, sebagai Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;7. Yesi Sartika, S.Pd.I., M.Si.&lt;/strong&gt;, sebagai Sekretaris Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;8. Malindo Irjayanto Pratama, S.STP.&lt;/strong&gt;, sebagai Lurah Tangkerang Utara Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;9. Hamdan, S.A.P.&lt;/strong&gt;, sebagai Lurah Muara Fajar Timur Kecamatan Rumbai Barat Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;10. Zulkifli, S.P.&lt;/strong&gt;, sebagai Lurah Kampung Tengah Kecamatan Sukajadi Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;11. Gusti Henni Purwanti, S.S.&lt;/strong&gt;, sebagai Lurah Agrowisata Kecamatan Rumbai Barat Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;12. Kamsahid, S.Sos.&lt;/strong&gt;, sebagai Kepala Seksi Pelayanan Terpadu Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;13. Masjo Endri, S.E.&lt;/strong&gt;, sebagai Kepala Subbagian Keuangan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;14. Fadli Budi Perwira, S.T.&lt;/strong&gt;, sebagai Kepala Subbagian Umum Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;15. Mukhlis, S.K.M., M.Si.&lt;/strong&gt;, sebagai Kepala Subbagian Umum Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;16. Anggun Tiara Dwi Putri, S.E., M.M.&lt;/strong&gt;, sebagai Kepala Subbagian Keuangan Rumah Sakit Daerah Madani Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;17. Yen Hendri, M.K.M.&lt;/strong&gt;, sebagai Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Bidang Sumber Daya dan Informasi Rumah Sakit Daerah Madani Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;18. Hafiz Zulfi, S.Tr.Tra.&lt;/strong&gt;, sebagai Kepala UPT Pengelolaan Trans Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;strong&gt;19. Mutia Nurul Aini, S.Tr.Tra.&lt;/strong&gt;, sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha UPT Pengelolaan Trans Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/308768660-screenshot_20261007_173935_samsung_browser.jpg"/><pubDate>Wed, 07 Oct 2026 17:45:13 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6313/gunakan-manajemen-talenta-pemko-pekanbaru-rotasi-19-asn</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Perpanjang PJJ hingga 10 Oktober akibat Kabut Asap</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6312/pemko-pekanbaru-perpanjang-pjj-hingga-10-oktober-akibat-kabut-asap</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali memperpanjang penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik tingkat PAUD hingga SMP.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kebijakan tersebut diperpanjang hingga Sabtu (10/10/2026), menyusul kondisi kualitas udara yang masih berada pada kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Keputusan itu diambil setelah Pemko Pekanbaru menggelar rapat bersama sejumlah pihak terkait untuk membahas perkembangan kondisi kabut asap di Kota Pekanbaru, Rabu (7/10/2026), di Komplek Perkantoran Pemerintah Tenayan Raya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar mengatakan, perpanjangan PJJ dilakukan dengan mempertimbangkan informasi dan parameter kualitas udara dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita tentu menerima masukan dan informasi, pertama dari BMKG, kemudian DLHK. Kondisi udara kita di Pekanbaru hari ini dalam kondisi sangat tidak sehat, dan ada tiga parameter, tiga&#45;tiganya menunjukkan kondisi sangat tidak sehat. Dan tadi jam 13.00 WIB itu sampai ke posisi berbahaya,&quot; kata Markarius usai memimpin rapat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, kondisi kualitas udara tersebut menjadi perhatian serius karena telah berdampak terhadap kesehatan masyarakat.&lt;br&gt;Markarius menyebut, hingga saat ini lebih dari 10.000 orang telah mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan paparan asap.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Keluhan yang muncul antara lain asma, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi hingga pneumonia.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bahkan, pada 7 Oktober 2026 tercatat sebanyak 374 pasien mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan dampak kabut asap dalam sehari.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Yang sudah terpapar sampai hari ini sudah lebih 10.000 orang ya yang terkait dengan asap ini; asma, ISPA, iritasi, pneumonia. Kemudian yang tertinggi kemarin 7 Oktober itu, pasien kita terkait dengan hal ini 374,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melihat kondisi tersebut, Pemko Pekanbaru memilih melanjutkan PJJ sebagai langkah untuk mengurangi risiko paparan kualitas udara buruk terhadap peserta didik.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Yang pertama, kita akan melanjutkan pembelajaran jarak jauh, lanjutannya selanjutnya sampai hari Sabtu,&quot; ungkap Markarius.&lt;br&gt;Dengan kebijakan tersebut, peserta didik tingkat PAUD hingga SMP tetap mengikuti proses pembelajaran dari rumah hingga Sabtu (10/10/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selanjutnya, Pemko Pekanbaru akan mengevaluasi kembali kondisi udara pada Minggu (11/10/2026). Evaluasi akan mempertimbangkan perkembangan kualitas udara dan kondisi cuaca, termasuk potensi hujan yang diprakirakan BMKG. Markarius mengatakan, BMKG memprakirakan adanya potensi hujan pada Sabtu (10/10/2026). Hujan diharapkan dapat membantu memperbaiki kondisi kualitas udara di Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Tadi dari BMKG, potensi hujan itu tanggal 10. Tanggal 10 itu hari Sabtu ya. Mudah&#45;mudahan Allah berikan hujan. Kalau potensi hujannya memang turun tanggal 10, mungkin akan ada perubahan kondisi cuaca kita, kondisi udara kita,&quot; jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menegaskan, kebijakan pembelajaran selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil evaluasi kondisi udara. &quot;Jadi PJJ ini sampai hari Sabtu dulu, nanti hari Minggu kita akan evaluasi kembali,&quot; pungkasnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/29213788676-screenshot_20261007_173129_samsung_browser.jpg"/><pubDate>Wed, 07 Oct 2026 17:36:09 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6312/pemko-pekanbaru-perpanjang-pjj-hingga-10-oktober-akibat-kabut-asap</guid></item><item><title>Hadir untuk Melayani, PGN Perkuat Service Excellence bagi Pelanggan Breadtop</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6311/hadir-untuk-melayani-pgn-perkuat-service-excellence-bagi-pelanggan-breadtop</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU &lt;/strong&gt;— PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus memperkuat komitmen menghadirkan pelayanan prima bagi pelanggan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tidak hanya memastikan kebutuhan energi terpenuhi, PGN juga mendorong pengalaman layanan yang cepat, responsif, dan dapat diandalkan bagi pelaku usaha, termasuk Breadtop.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Komitmen tersebut diwujudkan melalui semangat &lt;i&gt;“Service Excellence, PGN Melayani Sepenuh Hati”&lt;/i&gt; dengan menempatkan pelanggan sebagai bagian penting dalam setiap proses pelayanan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi Breadtop, keandalan layanan energi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran operasional usaha.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketersediaan energi yang andal memungkinkan aktivitas produksi dan operasional berjalan lebih optimal, sehingga perusahaan dapat lebih fokus menjaga kualitas produk dan pelayanan kepada konsumen.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;PGN memandang hubungan dengan pelanggan tidak sebatas transaksi penyediaan energi. Komunikasi yang baik, respons cepat, serta kepedulian terhadap kebutuhan pelanggan menjadi bagian penting dalam membangun hubungan jangka panjang yang saling memberikan nilai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Area Head PGN Pekanbaru, Charly Simanullang, mengatakan pelayanan kepada pelanggan merupakan bagian dari komitmen PGN untuk memastikan pelanggan mendapatkan dukungan yang dibutuhkan dalam menjalankan aktivitas usahanya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Bagi kami, melayani pelanggan bukan sekadar memenuhi kebutuhan energi, tetapi bagaimana memastikan pelanggan merasakan kehadiran PGN ketika membutuhkan dukungan. Kami ingin membangun hubungan yang saling memberikan nilai dan tumbuh bersama,” ujar Charly.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, kebutuhan dunia usaha terhadap layanan energi saat ini tidak hanya berkaitan dengan keandalan pasokan. Pelanggan juga membutuhkan layanan yang responsif dan mampu memahami kebutuhan mereka.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karena itu, PGN terus memperkuat pendekatan &lt;i&gt;customer centric&lt;/i&gt; dengan menjadikan kebutuhan dan pengalaman pelanggan sebagai salah satu pertimbangan utama dalam memberikan pelayanan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kolaborasi dengan Breadtop menjadi salah satu gambaran penerapan pendekatan tersebut. Hubungan antara PGN dan pelanggan dibangun melalui komunikasi yang lebih dekat serta pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi PGN, &lt;i&gt;service excellence&lt;/i&gt; bukan sekadar tentang seberapa cepat layanan diberikan, tetapi juga bagaimana pelanggan merasa diperhatikan dan mendapatkan dukungan ketika membutuhkan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Energi yang disalurkan PGN pun tidak hanya dimaknai sebagai pasokan gas bumi. Lebih dari itu, energi menjadi bagian dari dukungan PGN terhadap pelanggan agar dapat terus menjalankan aktivitas usaha, berkembang, dan memberikan layanan terbaik kepada konsumennya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/86050935458-img-20261007-wa0005.jpg"/><pubDate>Wed, 07 Oct 2026 14:31:49 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6311/hadir-untuk-melayani-pgn-perkuat-service-excellence-bagi-pelanggan-breadtop</guid></item><item><title>Potensi Sawit Pekanbaru Capai 24 Ribu Hektare, Pemko Siapkan RAD&#45;KSB</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6310/potensi-sawit-pekanbaru-capai-24-ribu-hektare-pemko-siapkan-radksb</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Meski dikenal sebagai kota metropolitan, Kota Pekanbaru ternyata masih memiliki potensi besar di sektor perkebunan. Sekitar 65 persen wilayah Pekanbaru masih berupa kawasan perkampungan dan perkebunan, dengan luas perkebunan kelapa sawit mencapai sekitar 24 ribu hektare.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Potensi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam mendorong pengembangan perkebunan kelapa sawit yang produktif sekaligus berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar mengatakan, besarnya potensi perkebunan harus dikelola secara terarah agar mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hal itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD&#45;KSB) yang digelar Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru di Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (30/9/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Ini menunjukkan bahwa sektor perkebunan memiliki potensi untuk meningkatkan pendapatan daerah dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,&quot; kata Markarius.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, luas perkebunan kelapa sawit yang mencapai sekitar 24 ribu hektare merupakan potensi besar yang harus dikelola secara seimbang. Pengembangan perkebunan tidak hanya diarahkan pada peningkatan produksi dan nilai ekonomi, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karena itu, Markarius menilai penyusunan RAD&#45;KSB menjadi langkah penting untuk menyatukan persepsi seluruh pemangku kepentingan dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit di Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;RAD&#45;KSB nantinya diharapkan menjadi pedoman dalam pelaksanaan berbagai program perkebunan, khususnya komoditas kelapa sawit, sehingga pengembangannya dapat dilakukan secara produktif, tertata dan berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Potensi perkebunan yang masih cukup besar harus kita kelola secara seimbang. Pertumbuhan ekonomi jangan sampai mengorbankan kelestarian lingkungan,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan adanya RAD&#45;KSB, Pemko Pekanbaru berharap terdapat arah yang lebih jelas bagi pemerintah, pekebun, pelaku usaha serta pemangku kepentingan lainnya dalam mengembangkan sektor perkebunan kelapa sawit.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Pekanbaru, Maisisco mengatakan, pengembangan sawit berkelanjutan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi dan pendapatan pekebun.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, pengelolaan perkebunan sawit juga berkaitan erat dengan tata kelola lahan, aspek lingkungan, legalitas, produktivitas hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Pendekatan berkelanjutan diperlukan agar pengembangan sawit dapat memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang tanpa mengabaikan daya dukung lingkungan,&quot; kata Maisisco.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Maisisco menyebut Provinsi Riau merupakan salah satu sentra utama kelapa sawit nasional. Pada 2025, Riau tercatat menghasilkan sekitar 9,46 juta ton crude palm oil (CPO).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, produksi perkebunan rakyat untuk komoditas kelapa sawit pada 2024 mencapai sekitar 5,58 juta ton.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di sisi lain, pemerintah pusat saat ini mendorong peningkatan produksi melalui intensifikasi dan peremajaan tanaman pada lahan yang sudah ada.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perkebunan tanpa harus melakukan pembukaan lahan baru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Dengan demikian, potensi ekonomi sektor sawit tetap dapat dikembangkan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/18952027733-screenshot_20260930_140251_samsung_browser.jpg"/><pubDate>Wed, 30 Sep 2026 14:07:24 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6310/potensi-sawit-pekanbaru-capai-24-ribu-hektare-pemko-siapkan-radksb</guid></item><item><title>APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Disahkan Rp3,2 Triliun</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6309/apbd-perubahan-pekanbaru-2026-disahkan-rp32-triliun</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU – DPRD Kota Pekanbaru bersama Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD&#45;P) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp3,2 triliun lebih.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pengesahan dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (29/9/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid, didampingi Wakil Ketua Tengku Azwendi Fajri, Dikky Suryadi Khusaini dan Andry Saputra.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari Pemko Pekanbaru, hadir Wali Kota Agung Nugroho, Wakil Wali Kota Markarius Anwar, Sekretaris Daerah (Sekda), serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam APBD Perubahan 2026 tersebut, terjadi penambahan anggaran sebesar Rp214.704.617.973 dibandingkan APBD murni yang sebelumnya ditetapkan sekitar Rp3,049 triliun.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tambahan anggaran tersebut antara lain dialokasikan untuk belanja modal, meliputi pengadaan tanah, peralatan dan mesin, gedung dan bangunan, serta pembangunan jalan, jaringan dan irigasi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, anggaran belanja tidak terduga mengalami penurunan. Sejumlah program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat juga mendapatkan tambahan anggaran. Di antaranya subsidi bunga pinjaman bagi pelaku UMKM, santunan kematian, beasiswa, pelayanan kesehatan, penanganan sampah, banjir, jalan dan drainase.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pekanbaru, Muhammad Rizki Rinaldi, berharap Pemko Pekanbaru melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dapat lebih disiplin dalam mengikuti seluruh tahapan pembahasan APBD.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami berharap ke depan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui TAPD dapat tepat waktu dalam mengikuti seluruh tahapan dan ketentuan dalam pembahasan APBD,&quot; kata Rizki.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan pembahasan APBD Perubahan 2026 berlangsung dengan dinamika yang cukup baik hingga seluruh program dan kegiatan dapat disepakati bersama DPRD.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Alhamdulillah beberapa kegiatan dan program sama&#45;sama disetujui dan akhirnya APBD 2026 ini untuk perubahan disahkan dan tentu tadi sudah selesai melakukan MoU,&quot; kata Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Agung, anggaran perubahan tersebut diarahkan pada sejumlah program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Fokus utama pemerintah, kata dia, masih pada perbaikan infrastruktur jalan dan sektor pendidikan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Pembelian baju sekolah gratis dan berbagai bangku, mobiler untuk sekolah yang tentu saat ini kondisinya mungkin harus kita perbarui,&quot; jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan disahkannya APBD Perubahan 2026, Pemko Pekanbaru diharapkan dapat segera merealisasikan program dan kegiatan yang telah disepakati, terutama yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/36080446450-screenshot_20260929_181220_samsung_browser.jpg"/><pubDate>Tue, 29 Sep 2026 18:19:36 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6309/apbd-perubahan-pekanbaru-2026-disahkan-rp32-triliun</guid></item><item><title>PGN Pekanbaru Perkuat Sinergi dengan Media</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6308/pgn-pekanbaru-perkuat-sinergi-dengan-media</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Pekanbaru terus memperkuat hubungan dan sinergi dengan insan media. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan &lt;strong&gt;Media Meetup PGN Area Pekanbaru Tahun 2026&lt;/strong&gt; yang digelar di Cinepolis Living World Pekanbaru, Selasa (29/9/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini menjadi momentum bagi PGN untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang berkelanjutan dengan media di Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Area Head PGN Pekanbaru, Charly Simanullang, mengatakan hubungan antara perusahaan dan media tidak seharusnya hanya dibangun ketika terjadi persoalan atau situasi krisis.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, komunikasi dan sinergi perlu dilakukan secara konsisten agar informasi mengenai energi dapat tersampaikan secara baik kepada masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Jadi ini bukan hanya saat&#45;saat momen krisis, tapi yang kita inginkan adalah bagaimana kita membangun sinergi dengan media ini dengan asas kekeluargaan, sehingga PGN tidak hanya membutuhkan media pada saat krisis saja,” kata Charly.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia juga menyampaikan apresiasi kepada rekan&#45;rekan media yang selama ini telah membantu PGN dalam menyampaikan berbagai informasi dan kegiatan perusahaan kepada masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Charly menyebut, kolaborasi yang telah terjalin selama sekitar dua tahun terakhir menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang baik antara PGN dan media di Area Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Dalam dua tahun terakhir ini bagaimana kita berkolaborasi bersama, bersinergi sehingga terwujud kerja sama yang bagus,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai sektor energi.&lt;br&gt;Karena itu, PGN berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan ke depan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Bagaimana peran media juga untuk mentransfer energi baik ke bumi sehingga bisa dikenal di Riau, khususnya di Area Pekanbaru. Tentu kami sangat bersyukur dan berterima kasih,” tuturnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Berbeda dengan kegiatan tahun sebelumnya, Media Meetup PGN Area Pekanbaru 2026 dikemas dalam suasana yang lebih santai dan kekeluargaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tahun ini, PGN mengajak rekan&#45;rekan media menikmati agenda movie bersama di Cinepolis Living World Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Charly berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga semakin mempererat hubungan antara PGN dan media.&lt;br&gt;“Semoga momen ini, momen spesial bagi kita,” katanya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/21542220421-screenshot_20260929_135351_samsung_browser.jpg"/><pubDate>Tue, 29 Sep 2026 13:58:48 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6308/pgn-pekanbaru-perkuat-sinergi-dengan-media</guid></item><item><title>Wako Agung Nugroho Lantik 57 Pejabat Pemko Pekanbaru, Tekankan Kinerja dan Evaluasi Enam Bulan</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6307/wako-agung-nugroho-lantik-57-pejabat-pemko-pekanbaru-tekankan-kinerja-dan-evaluasi-enam-bulan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho melantik 57 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Selasa (29/9/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam pelantikan tersebut, Wako Agung menegaskan kinerja menjadi tolok ukur utama dalam penempatan maupun evaluasi pejabat.&lt;br&gt;Pelantikan berlangsung di Aula Lantai 3 Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru. Pejabat yang dilantik terdiri dari camat, sekretaris camat, lurah, pejabat struktural, serta pejabat fungsional.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam amanatnya, Agung menyampaikan bahwa jabatan yang diberikan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami mengucapkan selamat kepada yang dilantik. Jabatan ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan,&quot; ujar Agung.&lt;br&gt;Ia mengatakan Pemko Pekanbaru melakukan evaluasi terhadap kinerja aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat secara berkala, termasuk setiap enam bulan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, pejabat yang menunjukkan kinerja baik akan memiliki peluang untuk mendapatkan promosi jabatan. Agung juga menegaskan proses pengisian jabatan di lingkungan Pemko Pekanbaru tidak dilakukan melalui praktik jual beli jabatan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Yang bisa bekerja tentu bakal mendapatkan promosi jabatan. Tidak ada jual beli jabatan di lingkungan Pemko Pekanbaru,&quot; tegasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wakk Agung bahkan mengingatkan para pejabat yang baru dilantik bahwa posisi yang diberikan bukan sesuatu yang bersifat permanen. Pergantian dapat dilakukan apabila kinerja tidak sesuai dengan harapan pemerintah daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Pejabat yang hari ini dilantik, bisa saja diganti besoknya. Tolok ukurnya adalah kinerja,&quot; katanya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menjelaskan, sebagian pejabat yang dilantik juga mengalami perpindahan posisi. Menurut Agung, penyegaran diperlukan untuk meningkatkan semangat dan kualitas kerja aparatur.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Di sini kita ada yang tukar posisi. Kita perlu ada penyegaran, perlu ada pembaruan supaya ada semangat kerja,&quot; pungkasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Adapun 57 pejabat yang dilantik yakni:&lt;br&gt;1. Azani Benazir S.I.P., M.Si., sebagai Camat Rumbai.&lt;br&gt;2. Joko Arif Santoso, S.STP., M.Si., sebagai Sekretaris Kecamatan Marpoyan Damai.&lt;br&gt;3. Taufik Ambar, S.STP., sebagai Lurah Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai.&lt;br&gt;4. Muhammad Arif Surya Dwiputra, S.STP., M.IP., sebagai Lurah Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai.&lt;br&gt;5. Hadrianul Fadli, S.STP., M.A.P., sebagai Lurah Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai.&lt;br&gt;6. Cut Idawati, S.Ag., M.Si., sebagai Lurah Maharatu, Kecamatan Marpoyan Damai.&lt;br&gt;7. Muhammad Nur Saleh, S.H., sebagai Lurah Sukamaju, Kecamatan Sail.&lt;br&gt;8. Muhammad Zulfi Syafri, S.Pd., M.Pd., sebagai Lurah Air Putih, Kecamatan Tuah Madani.&lt;br&gt;9. Darwinda, S.Pi., sebagai Lurah Labuhbaru Barat, Kecamatan Payung Sekaki.&lt;br&gt;10. Ilham Noflindo, S.STP., M.Si., sebagai Lurah Tampan, Kecamatan Payung Sekaki.&lt;br&gt;11. Yosi Endang, S.A.P., sebagai Lurah Rantau Panjang, Kecamatan Rumbai Barat.&lt;br&gt;12. Junarlis Afdal Zikri, S.STP., sebagai Lurah Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai Barat.&lt;br&gt;13. Ofin Setiawan, A.Md., sebagai Lurah Muara Fajar Barat, Kecamatan Rumbai Barat.&lt;br&gt;14. Edi Azwar, S.E., sebagai Lurah Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur.&lt;br&gt;15. Anwar Rahim, S.STP., sebagai Lurah Lembah Sari, Kecamatan Rumbai Timur.&lt;br&gt;16. Alwis Septian, S.STP., M.Si., sebagai Lurah Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai.&lt;br&gt;17. Rizky Amelia, S.Sos., M.IP., sebagai Lurah Lembah Damai, Kecamatan Rumbai.&lt;br&gt;18. Nina Nelmayenti, S.Pd.SD., sebagai Lurah Umban Sari, Kecamatan Rumbai.&lt;br&gt;19. Dihif Saipullah J.B., S.STP., M.Si., sebagai Lurah Pembatuan, Kecamatan Kulim.&lt;br&gt;20. Aldo Pratama Irawan, S.STP., sebagai Lurah Mentangor, Kecamatan Kulim.&lt;br&gt;21. Yanuarti Widya Anggraini, S.STP., M.Si., sebagai Lurah Tanjung Rhu, Kecamatan Lima Puluh.&lt;br&gt;22. Lovendi Titos, S.Hum., sebagai Lurah Kota Baru, Kecamatan Pekanbaru Kota.&lt;br&gt;23. Muhammad Setya Candra Wijaya, S.H., sebagai Lurah Bencah Lesung, Kecamatan Tenayan Raya.&lt;br&gt;24. Suwandi Nasution, S.I.P., sebagai Lurah Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya.&lt;br&gt;25. Bismi Hayati, S.H., sebagai Lurah Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya.&lt;br&gt;26. Falax Abbarayi, S.STP., M.Si., sebagai Lurah Sukajadi, Kecamatan Sukajadi.&lt;br&gt;27. Elti Fredira, S.STP., M.Si., sebagai Lurah Harjosari, Kecamatan Sukajadi.&lt;br&gt;28. Fahrul Ihsan Syafaat, S.STP., sebagai Lurah Kedungsari, Kecamatan Sukajadi.&lt;br&gt;29. Yeri Nadia, S.Sos., M.Si., sebagai Lurah Pulau Karomah, Kecamatan Sukajadi.&lt;br&gt;30. Jodi Harti, S.STP., sebagai Lurah Simpang Baru, Kecamatan Binawidya.&lt;br&gt;31. Ridho Surya Rizal, S.STP., M.Si., sebagai Lurah Binawidya, Kecamatan Binawidya.&lt;br&gt;32. Irfan Habibi, S.Pd., M.IP., sebagai Kepala Seksi Pemerintahan, Kecamatan Marpoyan Damai.&lt;br&gt;33. Sri Hartuti, S.Pd., M.M., sebagai Kepala Seksi Pelayanan Terpadu, Kecamatan Tuah Madani.&lt;br&gt;34. Ardiles, S.M., sebagai Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban, Kecamatan Payung Sekaki.&lt;br&gt;35. Amrin Dalimunthe, S.H., sebagai Kepala Seksi Pemerintahan, Kecamatan Rumbai Barat.&lt;br&gt;36. Welvinasari Harahap, S.Sos., M.Si., sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial, Kecamatan Rumbai Barat.&lt;br&gt;37. Nur Hikmah, S.Pd., sebagai Kepala Seksi Pelayanan Terpadu, Kecamatan Rumbai Timur.&lt;br&gt;38. Sri Loli Hartina, S.Kep., sebagai Kepala Seksi Pemerintahan, Kecamatan Rumbai Timur.&lt;br&gt;39. Wahyu Darmawan Basyuni, S.E., sebagai Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban, Kecamatan Rumbai Timur.&lt;br&gt;40. Edward Pratama Putra, S.I.P., sebagai Kepala Seksi Pemerintahan, Kecamatan Tenayan Raya.&lt;br&gt;41. Fery Noviryan, S.Sos., sebagai Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban, Kecamatan Tenayan Raya.&lt;br&gt;42. Robi Octavianus, A.Md., sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kecamatan Binawidya.&lt;br&gt;43. Rinta Adiyati, S.T., sebagai Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial, Kecamatan Binawidya.&lt;br&gt;44. Debi Abdillah, S.E., sebagai Kepala Subbidang Penerimaan dan Transfer Bidang Perbendaharaan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah.&lt;br&gt;45. Antoninius Nazara, S.Tr.Kes., sebagai Kepala Seksi Penunjang Non&#45;Medik Rumah Sakit Daerah Madani Dinas Kesehatan.&lt;br&gt;46. dr. Febrina, sebagai Kepala UPT Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan.&lt;br&gt;47. Hasrin, S.E., M.M., sebagai Kepala Subbagian Keuangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah.&lt;br&gt;48. Rafit Dwi Febri, S.STP., sebagai Kepala UPT Perparkiran Dinas Perhubungan.&lt;br&gt;49. Muharizal, S.H., M.IP., sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha UPT Perparkiran Dinas Perhubungan.&lt;br&gt;50. Astri Maulianti, S.E., sebagai Kepala Subbagian Keuangan, Kecamatan Marpoyan Damai.&lt;br&gt;51. Lesti Jelita, S.E., sebagai Kepala Subbagian Keuangan, Kecamatan Rumbai.&lt;br&gt;52. Muhammad Fadillah, S.E., sebagai Kepala Subbagian Umum, Kecamatan Pekanbaru Kota.&lt;br&gt;53. Nisma Leni, S.E., sebagai Kepala Subbagian Keuangan, Kecamatan Pekanbaru Kota.&lt;br&gt;54. Yesia Afni Fauzana, S.I.P., M.M., sebagai Sekretaris Lurah Delima, Kecamatan Binawidya.&lt;br&gt;55. Ns. Elfi Selasih, S.Kep., sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani.&lt;br&gt;56. Ruth Maria, S.E., sebagai Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/15040900913-screenshot_20260929_131322_samsung_browser.jpg"/><pubDate>Tue, 29 Sep 2026 13:24:22 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6307/wako-agung-nugroho-lantik-57-pejabat-pemko-pekanbaru-tekankan-kinerja-dan-evaluasi-enam-bulan</guid></item><item><title>Wako dan Sekdako Hindari Rapat Paripurna, APBD P Pekanbaru Disepakati Rp 3,25 Triliun</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6306/wako-dan-sekdako-hindari-rapat-paripurna-apbd-p-pekanbaru-disepakati-rp-325-triliun</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD&#45;P) Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2026 memasuki tahap penting. DPRD Kota Pekanbaru menggelar rapat paripurna dengan agenda jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi&#45;fraksi terhadap Nota Keuangan APBD&#45;P, Senin (28/9/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam APBD&#45;P 2026, pendapatan daerah ditargetkan mencapai Rp3,01 triliun. Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp3,25 triliun.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid, didampingi Wakil Ketua DPRD Tengku Azwendi Fajri, Dicky Saputra dan Dikky Suryadi Khusaini.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid mengatakan, pembahasan APBD&#45;P dapat berjalan sesuai target berkat sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Patut kita syukuri, berkat kerja sama Pemko dan DPRD Pekanbaru. Semoga apa yang telah dibahas bersama dan ditetapkan dapat diimplementasikan seluas&#45;luasnya untuk kemaslahatan masyarakat,&quot; ujar Isa.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar berharap APBD&#45;P 2026 dapat dilaksanakan secara efektif untuk mendukung pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami harap APBD&#45;P ini dapat semakin efektif dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&quot; kata Markarius.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menyebut sejumlah program prioritas tetap menjadi perhatian pemerintah, terutama pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Perbaikan jalan menjadi salah satu fokus utama Pemko Pekanbaru. Selain itu, pemerintah juga meningkatkan revitalisasi drainase sebagai bagian dari upaya menangani berbagai persoalan infrastruktur perkotaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Sesuai masukan yang kita terima dari wakil rakyat, selain perbaikan jalan, juga soal revitalisasi drainase. Perbaikan drainase ini sebenarnya sudah kita jalankan, sekarang kita tingkatkan lagi,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Markarius juga mengajak masyarakat turut mengawal pelaksanaan berbagai program yang telah masuk dalam APBD&#45;P 2026. Menurutnya, pengawasan bersama diperlukan agar anggaran yang telah ditetapkan benar&#45;benar memberikan manfaat bagi masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia berharap sinergi antara Pemko dan DPRD Pekanbaru dapat terus dipertahankan dalam menjalankan berbagai program pembangunan.&lt;br&gt;&quot;Pada prinsipnya kita semua punya tujuan sama yaitu bagaimana Pekanbaru ini terus tumbuh ke arah yang lebih baik. Baik dari segi infrastruktur maupun pelayanan publiknya,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/83823817746-fb_img_1790653315231.jpg"/><pubDate>Tue, 29 Sep 2026 10:47:52 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6306/wako-dan-sekdako-hindari-rapat-paripurna-apbd-p-pekanbaru-disepakati-rp-325-triliun</guid></item><item><title>Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Korban Galodo Solok, Mulai dari Beras hingga Kebutuhan Bayi</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6305/pegadaian-salurkan-bantuan-untuk-korban-galodo-solok-mulai-dari-beras-hingga-kebutuhan-bayi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;SOLOK&lt;/strong&gt; – PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru melalui Pegadaian Cabang Solok menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak bencana galodo dan banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan berupa bahan pangan dan perlengkapan kebutuhan sehari&#45;hari tersebut diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026), untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Agus Riyadi, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, dalam kondisi tanggap darurat, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian, terutama bagi warga yang terpaksa mengungsi akibat bencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi dan menyampaikan empati kepada seluruh masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana galodo. Melalui bantuan ini, Pegadaian ingin hadir dan memberikan dukungan nyata, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan para pengungsi selama masa tanggap darurat,&quot; ujar Agus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun bantuan yang disalurkan Pegadaian meliputi 52 karung beras ukuran 10 kilogram, 55 dus minyak goreng, 7 karung gula pasir, dan 13 dus sarden.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain bahan pangan, Pegadaian juga memberikan perlengkapan kebutuhan sehari&#45;hari bagi masyarakat dan pengungsi, khususnya kebutuhan bayi dan perempuan, seperti popok bayi, pembalut, serta perlengkapan mandi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agus berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat sekaligus meringankan beban warga yang terdampak bencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam proses penyaluran bantuan, Pegadaian Cabang Solok berkoordinasi langsung dengan BPBD Kabupaten Solok. Langkah ini dilakukan agar bantuan dapat didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak maupun tempat pengungsian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agus menegaskan, Pegadaian akan terus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mendukung penanganan bencana serta proses pemulihan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dalam penanganan bencana, sinergi dan gotong royong menjadi hal yang sangat penting. Pegadaian siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait agar dukungan yang diberikan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Solok, Nopelius, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pegadaian terhadap masyarakat yang terdampak bencana galodo dan banjir bandang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengatakan, bantuan tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan pengungsi selama masa tanggap darurat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pegadaian yang telah memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Solok,&quot; ujar Nopelius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nopelius memastikan bantuan yang diterima BPBD akan disalurkan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi masyarakat di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bantuan ini akan kami salurkan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat di lapangan,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan dukungan dan kerja sama berbagai pihak. Karena itu, kepedulian perusahaan dan masyarakat sangat diperlukan untuk membantu warga yang sedang menghadapi musibah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Penanganan bencana membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak. Kami berharap kepedulian seperti ini dapat terus terjalin sehingga kebutuhan masyarakat yang terdampak dapat ditangani bersama secara optimal,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten Solok telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari, terhitung sejak 22 September 2026, menyusul bencana galodo dan banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama masa tanggap darurat, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak menjadi salah satu prioritas penanganan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan yang disalurkan Pegadaian merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian Peduli, yang salah satunya difokuskan untuk membantu masyarakat menghadapi situasi darurat akibat bencana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program tersebut, Pegadaian berharap dapat berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung upaya penanganan dan pemulihan pascabencana di Kabupaten Solok. (Rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/55674943744-img-20260924-wa0042.jpg"/><pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:35:56 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6305/pegadaian-salurkan-bantuan-untuk-korban-galodo-solok-mulai-dari-beras-hingga-kebutuhan-bayi</guid></item><item><title>Ekonomi Pekanbaru Tumbuh 7,39 Persen, Investasi Capai Rp7,35 Triliun</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6304/ekonomi-pekanbaru-tumbuh-739-persen-investasi-capai-rp735-triliun</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU — Kota Pekanbaru mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia pada Triwulan II 2026. Ekonomi ibu kota Provinsi Riau itu tumbuh 7,39 persen secara year&#45;on&#45;year (yoy), jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,29 persen.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Capaian tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Triwulan II Tahun 2026 di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (7/9/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Berdasarkan data Kemendagri, Pekanbaru menempati posisi pertama kategori kota dengan pertumbuhan ekonomi 7,39 persen. Posisi berikutnya ditempati Batam sebesar 7,28 persen, Surabaya 7,20 persen, Makassar 7,04 persen, dan Palopo 6,97 persen.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyambut positif capaian tersebut. Ia menilai predikat sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi menjadi kabar membanggakan bagi masyarakat Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Namun, menurut Agung, capaian tersebut bukan sekadar soal menjadi yang tertinggi. Pemerintah Kota Pekanbaru ingin memastikan pertumbuhan ekonomi memberikan dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Alhamdulillah, ini kabar yang membanggakan bagi masyarakat Pekanbaru. Tetapi bagi kami, bukan sekadar soal menjadi nomor satu. Yang paling penting adalah ekonomi kota bergerak, investasi tumbuh, UMKM hidup, lapangan pekerjaan terbuka, dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menyebut pertumbuhan ekonomi tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai elemen, mulai dari masyarakat, dunia usaha, pelaku UMKM, investor hingga pemerintah.&lt;br&gt;Agung menambahkan, pertumbuhan ekonomi Pekanbaru juga sejalan dengan meningkatnya aktivitas investasi. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, realisasi investasi di Pekanbaru mencapai sekitar Rp7,35 triliun atau 156,02 persen dari target.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, realisasi investasi pada Triwulan II 2026 mencapai sekitar Rp4,79 triliun.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kepercayaan ini harus kita jaga. Pemerintah harus terus memberikan kemudahan berusaha, memperbaiki pelayanan, membangun infrastruktur dan menciptakan kota yang aman, bersih serta nyaman. Karena ketika investasi dan dunia usaha bergerak, kita ingin masyarakat Pekanbaru ikut merasakan dampaknya,” kata Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menegaskan, Pemko Pekanbaru tidak ingin menjadikan angka pertumbuhan ekonomi tersebut sebagai tujuan akhir. Pemerintah kota akan terus menjaga momentum agar pertumbuhan berlangsung secara berkualitas dan berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Angka 7,39 persen ini bukan garis finis. Ini justru menjadi tanggung jawab bagi kami untuk bekerja lebih keras. Pertumbuhan harus menghadirkan kesejahteraan. Kalau ekonomi tumbuh, masyarakat juga harus ikut tumbuh dan merasakan manfaatnya,” tegasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Agung berharap capaian tersebut semakin memperkuat kepercayaan pelaku usaha dan investor untuk menjadikan Pekanbaru sebagai salah satu tujuan investasi sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatra.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Pekanbaru. Capaian ini bukan keberhasilan wali kota atau pemerintah saja. Ini keberhasilan kita bersama. Mari kita jaga momentum ini agar Pekanbaru semakin maju, ekonominya kuat dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tutup Agung.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/38551135073-screenshot_20260914_213748_samsung_browser.jpg"/><pubDate>Mon, 14 Sep 2026 21:46:55 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6304/ekonomi-pekanbaru-tumbuh-739-persen-investasi-capai-rp735-triliun</guid></item><item><title>Pekanbaru Borong Empat Penghargaan di Ajang IMT&#45;GT Green City Award 2026</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6303/pekanbaru-borong-empat-penghargaan-di-ajang-imtgt-green-city-award-2026</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU — Kota Pekanbaru menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan memborong empat penghargaan dalam ajang &lt;strong&gt;1st IMT&#45;GT Green City Award 2026&lt;/strong&gt; yang digelar di Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/9/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Empat penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap berbagai upaya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam mendorong pembangunan perkotaan yang hijau, berkelanjutan, inklusif, serta adaptif terhadap perubahan iklim.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan diterima Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar yang hadir mewakili Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Pertemuan Kepala Daerah IMT&#45;GT ke&#45;32 yang melibatkan tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Pertemuan ini turut dihadiri para menteri, kepala daerah, perwakilan ASEAN, serta Asian Development Bank.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Adapun empat penghargaan yang diraih Pekanbaru yakni:&lt;br&gt;&lt;strong&gt;1. Penghargaan Emas — Ranking 1 Kategori Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;2. Penghargaan Perak — Ranking 2 Kategori Pengelolaan Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem Perkotaan.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;3. Penghargaan Perunggu — Ranking 3 Kategori Pengelolaan Sampah Padat.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;4. Sertifikat Pengakuan — Kategori Transportasi Berkelanjutan dan Mobilitas Rendah Karbon.&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian seremonial, melainkan menjadi pengakuan internasional terhadap arah pembangunan Kota Pekanbaru menuju Metropolitan Green City.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&quot;Ini bukan sekadar piala, tetapi pengakuan internasional terhadap arah pembangunan Pekanbaru menuju Metropolitan Green City. Penghargaan ini menjadi tanggung jawab bagi kami untuk bekerja lebih keras,&quot;&lt;/i&gt; kata Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi Pemko Pekanbaru untuk terus memperkuat berbagai program pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan dan peningkatan kualitas lingkungan perkotaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Direktur Pusat Kerja Sama Subregional IMT&#45;GT (CIMT), Amri Bukhairi Bakhtiar, turut mengapresiasi komitmen dan inovasi Pemko Pekanbaru dalam mendorong pembangunan perkotaan berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia mengatakan, penghargaan tersebut diberikan setelah Pekanbaru melalui proses penilaian dan evaluasi secara menyeluruh.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&quot;Setelah melakukan penilaian dan evaluasi menyeluruh, kami dengan senang hati memuji komitmen, inovasi, dan upaya berkelanjutan kota Anda dalam memajukan pembangunan perkotaan yang lebih hijau, inklusif, dan tahan terhadap perubahan iklim,&quot;&lt;/i&gt; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Amri menyebut capaian tersebut sejalan dengan tujuan &lt;strong&gt;Sustainable Urban Development Framework (SUDF) IMT&#45;GT&lt;/strong&gt;.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia berharap penghargaan tersebut menjadi tonggak penting bagi Pekanbaru untuk terus mengambil peran dalam pengembangan kota berkelanjutan di kawasan IMT&#45;GT.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;i&gt;&quot;Kami berharap dapat merayakan tonggak sejarah ini bersama&#45;sama dan menantikan kepemimpinan berkelanjutan kota Anda dalam memajukan pembangunan perkotaan berkelanjutan di seluruh Subwilayah IMT&#45;GT,&quot;&lt;/i&gt; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/37326043160-screenshot_20260911_085954_whatsapp.jpg"/><pubDate>Fri, 11 Sep 2026 09:07:45 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6303/pekanbaru-borong-empat-penghargaan-di-ajang-imtgt-green-city-award-2026</guid></item><item><title>PGN Siap Salurkan Gas Bumi ke Tiga UMKM di Pelalawan</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6302/pgn-siap-salurkan-gas-bumi-ke-tiga-umkm-di-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;PELALAWAN — PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terus memperluas pemanfaatan gas bumi untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Di Kabupaten Pelalawan, Riau, PGN siap melayani tiga pelanggan dari sektor usaha setelah proses pembangunan jaringan gas bumi siap dilaksanakan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketiga pelaku usaha tersebut yakni MBG Rianti, Breadtop, dan Moringa Cafe.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;PGN memandang pemanfaatan gas bumi oleh sektor usaha sebagai bagian dari upaya mendorong hilirisasi gas bumi. Energi yang disalurkan melalui jaringan tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga dapat mendukung kegiatan ekonomi produktif masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Area Head Pekanbaru PGN, Charly Simanullang, mengatakan pihaknya akan memastikan kesiapan pelanggan dalam memanfaatkan gas bumi setelah proses konstruksi jaringan selesai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Setelah proses konstruksi siap, kami juga perlu memastikan pelanggan siap menggunakan gas bumi. Kami siap memberikan layanan dan mendukung pelanggan agar pemanfaatan gas bumi dapat berjalan dengan baik,&quot; ujar Charly.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Masuknya gas bumi ke tiga pelaku usaha tersebut menjadi langkah lanjutan setelah pembangunan infrastruktur jaringan. Dengan demikian, manfaat jaringan gas bumi mulai diarahkan untuk mendukung kegiatan usaha secara langsung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sektor usaha makanan dan minuman menjadi salah satu pengguna energi yang membutuhkan pasokan secara berkelanjutan. Pemanfaatan gas bumi diharapkan dapat mendukung aktivitas produksi sehari&#45;hari sekaligus memberikan efisiensi dan kepastian pasokan energi bagi pelaku usaha.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;PGN juga menilai perluasan pemanfaatan gas bumi ke sektor UMKM memiliki arti penting dalam membangun ekosistem hilirisasi di daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selama ini, hilirisasi gas bumi kerap dikaitkan dengan sektor industri berskala besar. Padahal, nilai tambah energi juga dapat tercipta melalui berbagai aktivitas usaha yang lebih dekat dengan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Gas bumi bukan hanya soal bagaimana gas disalurkan, tetapi bagaimana energi tersebut memberikan nilai tambah setelah sampai kepada pelanggan,&quot; kata perwakilan PGN.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan kesiapan melayani MBG Rianti, Breadtop, dan Moringa Cafe, PGN berharap pemanfaatan gas bumi di Pelalawan terus berkembang. Ke depan, semakin banyak pelaku usaha diharapkan dapat memanfaatkan gas bumi untuk mendukung produktivitas dan pertumbuhan ekonomi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pemanfaatan gas bumi oleh UMKM menunjukkan bahwa hilirisasi tidak hanya berlangsung di sektor industri besar. Ketika energi dimanfaatkan dalam aktivitas produksi usaha masyarakat, gas bumi turut memberikan nilai tambah dan mendukung penguatan ekonomi di daerah. (Rilis)&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/25849359979-img-20260903-wa0002.jpg"/><pubDate>Thu, 03 Sep 2026 17:37:25 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6302/pgn-siap-salurkan-gas-bumi-ke-tiga-umkm-di-pelalawan</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Perkuat Sinergitas dengan Kejari</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6301/pemko-pekanbaru-perkuat-sinergitas-dengan-kejari</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memperkuat sinergitas dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru dalam mendukung penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam kegiatan coffee morning antara Pemko Pekanbaru dan Kejari Pekanbaru yang digelar di Aula Lantai 6 Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, Kamis (3/9/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum silaturahmi jajaran Pemko Pekanbaru dengan Kepala Kejari (Kajari) Pekanbaru, Dr. Carel Williams, yang baru dilantik dan mendapat penugasan di Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho, bersama jajaran pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru menyambut langsung kedatangan Kajari Pekanbaru beserta rombongan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Kajari yang baru, dan selamat bergabung menjadi masyarakat Pekanbaru,&quot; kata Agung Nugroho usai kegiatan coffee morning.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Agung, sinergitas yang semakin kuat antara Pemko Pekanbaru dan Kejari Pekanbaru diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap penyelenggaraan pemerintahan sekaligus mendukung upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kerja sama tersebut juga diharapkan dapat mendukung pelaksanaan berbagai program pemerintah pusat, termasuk program&#45;program Presiden RI Prabowo Subianto.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita berharap dengan sinergitas ini bisa lebih menyejahterakan masyarakat dan mendukung program&#45;program dari Presiden RI, Prabowo Subianto,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Kajari Pekanbaru Carel Williams mengatakan, kegiatan coffee morning menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi setelah dirinya mendapat tugas baru di Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita semua bersilaturahmi, untuk melanjutkan sinergitas serta kerja sama yang terjalin selama ini dengan baik,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain mempererat silaturahmi, Kejari Pekanbaru juga menyatakan kesiapan untuk memberikan pendampingan terhadap berbagai persoalan yang masih menjadi hambatan dalam penyelenggaraan pemerintahan di lingkungan Pemko Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Carel menyebut, sejumlah persoalan yang dapat menjadi bagian dari pendampingan tersebut antara lain terkait aset pemerintah serta temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang hingga kini belum terselesaikan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita nanti juga akan menggandeng APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) untuk menyelesaikan hal tersebut sebagai bentuk sinergitas yang baik,&quot; pungkasnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/71200401067-fb_img_1788426801098.jpg"/><pubDate>Thu, 03 Sep 2026 16:18:38 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6301/pemko-pekanbaru-perkuat-sinergitas-dengan-kejari</guid></item><item><title>Wali Kota Agung Tinjau Drainase Jalan Paus, Dibangun 366 Meter untuk Atasi Banjir</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6300/wali-kota-agung-tinjau-drainase-jalan-paus-dibangun-366-meter-untuk-atasi-banjir</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah membangun drainase di Jalan Paus, Kecamatan Marpoyan Damai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wali Kota (Wako)&amp;nbsp; Pekanbaru Agung Nugroho meninjau langsung pembangunan drainase tersebut, Selasa (1/9/2026). Dalam peninjauan itu, Agung didampingi Kepala Dinas PUPR Edward Riansyah untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pembangunan drainase tersebut ditargetkan menjadi salah satu solusi untuk mengurangi dampak banjir di kawasan Jalan Arifin Ahmad. Saluran drainase diperbesar dari ukuran sebelumnya dan dibangun hingga terhubung dengan aliran anak Sungai Paus.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Karena targetnya mengurangi banjir di Arifin Ahmad,&quot; kata Agung Nugroho di sela&#45;sela tinjauan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Agung, kondisi drainase sebelumnya tidak berfungsi secara optimal. Sebagian saluran juga tidak tersambung sehingga menyebabkan air tidak mengalir dengan baik.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, kapasitas drainase yang ada sebelumnya dinilai tidak mampu menampung debit air yang tinggi. Beberapa bagian saluran juga mengalami penyumbatan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karena itu, Pemko Pekanbaru membangun ulang drainase mulai dari persimpangan Jalan Paus&#45;Arifin Ahmad hingga menuju anak Sungai Paus. Pembangunan drainase tersebut memiliki panjang sekitar 366 meter.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saluran baru dibuat dengan ukuran cukup besar, yakni lebar 3 meter dan kedalaman 1,5 meter. Untuk pembangunan tersebut, Pemko Pekanbaru mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pembangunan drainase juga akan dilanjutkan pada sisi lain Jalan Paus. Hal ini mengingat masih terdapat sejumlah saluran yang telah tertutup atau tidak lagi berfungsi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Di beberapa titik lainnya juga sedang dalam pembangunan drainase juga. Di Jalan Paus ini, ada tokoh masyarakat yang menyampaikan ternyata dulu drainase itu tertutup. Ketika dibongkar drainase itu di dalamnya sudah padat, ada beton, sampah,&quot; terangnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung berharap masyarakat turut menjaga drainase yang telah dibangun. Ia mengimbau warga tidak membuang sampah ke dalam saluran karena dapat menyebabkan penyumbatan dan kembali memicu banjir.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Percuma saja dibangun drainase jika kembali dipenuhi sampah dan dapat menyebabkan banjir,&quot; tegasnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/5606220740-screenshot_20260901_142214_whatsapp.jpg"/><pubDate>Tue, 01 Sep 2026 14:29:37 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6300/wali-kota-agung-tinjau-drainase-jalan-paus-dibangun-366-meter-untuk-atasi-banjir</guid></item><item><title>Wali Kota Pekanbaru Letakkan Batu Pertama Rumah Bantuan Korban Kebakaran</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6299/wali-kota-pekanbaru-letakkan-batu-pertama-rumah-bantuan-korban-kebakaran</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU — Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah bantuan bagi korban kebakaran di Jalan Dirgantara, Kecamatan Marpoyan Damai, Selasa (1/9/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pembangunan rumah tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Pekanbaru. Total anggaran yang disiapkan untuk pembangunan rumah mencapai lebih dari Rp90 juta.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kegiatan tersebut, Agung turut memasangkan batu bata dan semen pada pondasi rumah yang akan dibangun.&lt;br&gt;Rumah yang ditempati Putri bersama adik&#45;adiknya terbakar pada 20 Agustus 2026 lalu.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pasca kejadian, Putri dan keluarganya tidak memiliki tempat tinggal lain untuk ditempati.&lt;br&gt;&quot;Kita tahu banyak korban rumah kebakaran di Pekanbaru, kita coba maksimalkan membantu dengan cara&#45;cara sesuai aturan,&quot; kata Agung usai kegiatan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Wako Agung, Pemko Pekanbaru menggandeng BAZNAS agar pembangunan rumah bagi Putri dapat segera direalisasikan. Bantuan tersebut diberikan karena Putri dinilai memang membutuhkan tempat tinggal.&lt;br&gt;&quot;Putri ini orangtuanya sudah tidak ada. Dia tinggal di situ dan tidak tahu mau minta tolong ke mana, karena dia hanya berjualan. Tentu kita yang harus bantu dengan apa yang bisa kita bantu,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain bantuan dari Pemko Pekanbaru dan BAZNAS, kepedulian juga datang dari masyarakat sekitar. Warga setempat secara swadaya berhasil mengumpulkan bantuan sebesar Rp20 juta untuk membantu Putri dan keluarganya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung mengapresiasi kepedulian warga yang turut bergotong royong membantu korban kebakaran.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita didukung oleh BAZNAS, karena Pemko juga punya anggaran, BAZNAS juga ada anggaran. Lalu jalur mana ini yang lebih cepat dan sesuai, kita kolaborasikan,&quot; tutupnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/33972652665-screenshot_20260901_141237_whatsapp.jpg"/><pubDate>Tue, 01 Sep 2026 13:00:00 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6299/wali-kota-pekanbaru-letakkan-batu-pertama-rumah-bantuan-korban-kebakaran</guid></item><item><title>Siswa Pekanbaru Kembali Sekolah Tatap Muka Usai PJJ Akibat Kabut Asap</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6298/siswa-pekanbaru-kembali-sekolah-tatap-muka-usai-pjj-akibat-kabut-asap</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Setelah beberapa waktu mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat kabut asap, para siswa di Kota Pekanbaru kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar secara tatap muka, Senin (31/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hari pertama sekolah tatap muka tersebut dipantau langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Ia meninjau sejumlah sekolah untuk memastikan proses pembelajaran berjalan lancar setelah sebelumnya disesuaikan dengan kondisi kualitas udara.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Salah satu sekolah yang dikunjungi Agung yakni SD Negeri 84 Pekanbaru. Di hadapan para siswa, Agung mengaku senang melihat aktivitas pendidikan kembali berlangsung normal.&lt;br&gt;Menurutnya, para siswa juga sudah merindukan suasana belajar di sekolah, termasuk bertemu kembali dengan guru dan teman&#45;teman mereka.&lt;br&gt;&quot;Alhamdulillah senang, karena anak&#45;anak juga rindu bisa sekolah di sekolah. Mereka bisa kembali bertemu guru dan teman&#45;temannya,&quot; kata Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung menyebut kondisi udara di Kota Pekanbaru saat ini mulai menunjukkan perbaikan. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pemko Pekanbaru untuk kembali menerapkan pembelajaran tatap muka.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain kualitas udara yang membaik, status penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pekanbaru juga telah diturunkan dari tanggap darurat menjadi siaga darurat. Penurunan status tersebut seiring meningkatnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.&lt;br&gt;&quot;Jarak pandang juga sudah kembali normal,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung menilai, kembali normalnya aktivitas belajar di sekolah tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak selama pelaksanaan PJJ.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia mengapresiasi para guru yang tetap mempersiapkan proses pembelajaran selama kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah. Apresiasi serupa juga disampaikan kepada para orang tua yang telah mendampingi anak&#45;anak mengikuti pembelajaran selama masa PJJ.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Terima kasih kepada guru yang selama belajar jarak jauh tetap mempersiapkan semua hal, dan juga kepada orang tua yang sudah mendampingi anak&#45;anak,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebelum mengunjungi SDN 84 Pekanbaru, Agung terlebih dahulu memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 22 Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kunjungan tersebut, ia memastikan kegiatan belajar mengajar kembali berjalan dengan baik setelah sebelumnya harus disesuaikan akibat kondisi kualitas udara di Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kembalinya pembelajaran tatap muka ini sekaligus menandai dimulainya kembali aktivitas pendidikan di sekolah setelah para siswa sempat menjalani PJJ akibat kabut asap yang melanda Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/51854145655-fb_img_1788166856677.jpg"/><pubDate>Mon, 31 Aug 2026 16:10:01 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6298/siswa-pekanbaru-kembali-sekolah-tatap-muka-usai-pjj-akibat-kabut-asap</guid></item><item><title>Wali Kota Agung Nugroho Sabet Pemimpin Daerah Award 2026</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6297/wali-kota-agung-nugroho-sabet-pemimpin-daerah-award-2026</link><description>&lt;p&gt;JAKARTA – Kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, kembali mendapatkan pengakuan di tingkat nasional. Atas komitmen dan akselerasi dalam pembenahan fasilitas publik, ia dianugerahi penghargaan kategori Pembangunan Infrastruktur pada ajang Pemimpin Daerah Award 2026 yang digagas iNews Media Group.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria, kepada Agung Nugroho yang juga bergelar Datuk Bandar Setia Amanah. Malam penganugerahan berlangsung di LCH Lantai 4 iNews Tower, Jakarta, Kamis (27/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ajang tahunan yang dibuka oleh Kepala Bappisus, Aris Marsudiyanto, ini dihadirkan sebagai bentuk apresiasi kepada para kepala daerah yang dinilai progresif, inovatif, serta berdedikasi tinggi dalam mendorong kemajuan wilayahnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Meraih penghargaan berbasis kemanfaatan publik ini, Agung Nugroho mengungkapkan rasa syukurnya. Ia menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan telah menjadi tiang utama prioritas Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sejak tahun 2025 melalui metode overlay (pengaspalan ulang).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Capaian Pemko Pekanbaru sepanjang 2025 terbilang fenomenal. Di tengah pembenahan fisik jalan sepanjang 42 kilometer, pemerintah daerah juga berhasil menuntaskan beban utang akumulatif infrastruktur yang mencapai Rp470 miliar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Alhamdulillah, sejak awal 2025 kita bisa melunasi utang infrastruktur sebesar Rp470 miliar. Jadi bukan sekadar bayar utang, tetapi kita juga sukses membangun kembali 42 kilometer jalan di Pekanbaru hingga teraspal mulus,&quot; terang Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tak berhenti di situ, laju pembangunan Kota Bertuah dipastikan kian kencang di tahun 2026. Pemko Pekanbaru mematok target pengaspalan jalan utama sepanjang 50 kilometer, ditambah pembangunan jalan perumahan dan pemukiman sepanjang 100 kilometer.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Meski meraih apresiasi tingkat nasional, Agung enggan jemawa. Ia mendedikasikan trofi ini untuk seluruh jajaran Pemko dan warga Pekanbaru yang terus mendukung agenda pembangunan daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Tentu ini bukan tentang diri saya pribadi, melainkan buah kerja keras bersama seluruh masyarakat Kota Pekanbaru. Penghargaan ini menjadi bahan bakar semangat bagi kami untuk bekerja lebih maksimal dan menghadirkan program yang berdampak nyata,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/16350137396-screenshot_20260828_013016_whatsapp.jpg"/><pubDate>Fri, 28 Aug 2026 01:37:01 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6297/wali-kota-agung-nugroho-sabet-pemimpin-daerah-award-2026</guid></item><item><title>Wawako Pekanbaru Dorong Mahasiswa Baru UIN Suska Aktif Berorganisasi</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6296/wawako-pekanbaru-dorong-mahasiswa-baru-uin-suska-aktif-berorganisasi</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU — Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru H Markarius Anwar ST M.Arch mendorong mahasiswa baru Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau untuk aktif mengembangkan diri, baik melalui kegiatan akademik maupun organisasi kemahasiswaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber pada kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun 2026 UIN Suska Riau dengan materi &quot;Kepemimpinan Generasi Muda di Era Transformasi Nasional&quot;, Kamis (27/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa UIN Suska Riau tersebut diikuti ribuan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Usai kegiatan, Markarius mengatakan ada sejumlah pesan yang disampaikannya sebagai motivasi bagi mahasiswa baru. Salah satunya, mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan cepat terhadap sistem pembelajaran di perguruan tinggi yang berbeda dengan sekolah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kalau di sekolah itu ada guru, wajib hadir, wajib masuk. Masuk pagi, keluar sore. Tapi kalau kampus beda, ada kemandirian. Itu belajarnya mandiri. Jadi harus segera menyesuaikan diri, adaptasi. Itu yang pertama,&quot; pesannya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, ia meminta mahasiswa sejak awal menentukan tujuan yang ingin dicapai setelah menyelesaikan pendidikan. Dengan demikian, mahasiswa dapat memanfaatkan masa perkuliahan untuk mempersiapkan diri.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Yang kedua, dari awal harus menentukan mau jadi apa setelah tamat. Maka harus mempersiapkan diri dan itu kesempatannya ada di kampus,&quot; ulasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Markarius juga mengingatkan mahasiswa untuk mampu menentukan skala prioritas dalam menjalani kehidupan kampus, mulai dari belajar, berorganisasi, bersosialisasi hingga membangun pergaulan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, kegiatan akademik tetap harus menjadi prioritas. Namun, mahasiswa juga perlu memiliki aktivitas di luar akademik untuk melatih kemampuan kepemimpinan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Tentu harus tahu mana yang prioritas. Tapi jangan lupa, di samping belajar, juga mesti punya aktivitas di luar akademik supaya kita bisa belajar kepemimpinan sesuai tema hari ini,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menilai keterlibatan aktif dalam organisasi mahasiswa menjadi salah satu cara efektif untuk membentuk jiwa kepemimpinan. Sebab, kemampuan memimpin tidak cukup hanya dipelajari secara teori, tetapi membutuhkan pengalaman dan latihan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Jadi memang penting aktif di organisasi kemahasiswaan. Untuk apa? Untuk belajar kepemimpinan,&quot; tegas Markarius.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Karena kepemimpinan itu hanya bisa muncul berdasarkan pengalaman dan itu harus ada latihan. Kesempatannya ada di kampus,&quot; sambungnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Markarius menekankan, keseimbangan antara kegiatan akademik dan nonakademik penting dalam membentuk pribadi mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan kemampuan beradaptasi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Jangan hanya jadi mahasiswa saja, belajar saja, tapi bersosial tidak, organisasi juga tidak, nanti susah di dunia kerja. Tapi kalau dia aktif di organisasi, dia bisa menyesuaikan diri, maka daya adaptifnya lebih cepat, penyesuaiannya lebih cepat,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di kesempatan tersebut, Markarius juga mengapresiasi antusiasme ribuan mahasiswa baru UIN Suska Riau yang mengikuti PBAK 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Mahasiswa UIN baru tahun ini keren sekali, sangat antusias. Tadi saya lihat jumlahnya banyak sekali, ada ribuan orang,&quot; ungkapnya.&lt;br&gt;Markarius mengaku bangga dapat hadir sekaligus menjadi pemateri dalam kegiatan PBAK 2026 yang digelar UIN Suska Riau. Ia menilai mahasiswa baru memiliki potensi besar untuk menerima dan mengembangkan berbagai wawasan yang disampaikan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Apalagi semua yang hadir hari ini merupakan orang&#45;orang intelektual. Kita mudah berkomunikasi karena semuanya orang terpelajar. Mereka punya potensi untuk menerima dan menangkap sesuatu yang kita sampaikan,&quot; tutupnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/70713904061-fb_img_1787817489705.jpg"/><pubDate>Thu, 27 Aug 2026 15:03:37 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6296/wawako-pekanbaru-dorong-mahasiswa-baru-uin-suska-aktif-berorganisasi</guid></item><item><title>Belajar dari Galeri Lebah Melaka, Mahasiswa S3 FEB UNRI Dalami Strategi Penguatan UMKM</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6295/belajar-dari-galeri-lebah-melaka-mahasiswa-s3-feb-unri-dalami-strategi-penguatan-umkm</link><description>&lt;p&gt;MELAKA, MALAYSIA — Pengembangan potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomi menjadi salah satu pembelajaran mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau (FEB UNRI) dalam International Community Service Program bertema “Optimizing MSME Competitiveness” di Melaka, Malaysia, 26–28 Agustus 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Salah satu agenda kegiatan yakni kunjungan ke Galeri Lebah Melaka. Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa mendapat pengalaman langsung mengenai pengembangan potensi lokal menjadi produk bernilai tambah sekaligus bagian dari daya tarik wisata.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk melihat keterkaitan antara sumber daya lokal, inovasi produk, pengemasan, pengalaman konsumen, hingga strategi pemasaran dalam membangun daya saing UMKM.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kaprodi S3 Program Doktor Ilmu Manajemen FEB Universitas Riau, Dr. Lailan Tawila Berampu, SE., M.Si., mengatakan kunjungan lapangan memberikan perspektif penting bagi mahasiswa doktoral untuk memahami praktik bisnis secara lebih nyata.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Mahasiswa tidak hanya memahami konsep daya saing dari perspektif teori, tetapi juga melihat bagaimana potensi lokal dapat dikembangkan menjadi nilai ekonomi melalui inovasi, pengelolaan produk, pemasaran, dan pemahaman terhadap konsumen. Galeri Lebah Melaka memberikan contoh bagaimana potensi lokal dapat dikemas menjadi pengalaman dan produk yang memiliki nilai tambah,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, pembelajaran internasional penting bagi mahasiswa doktoral karena mereka dituntut mampu melihat persoalan manajemen secara kritis dan kontekstual.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pengalaman selama berada di Melaka diharapkan dapat menjadi referensi bagi mahasiswa dalam mengembangkan gagasan penguatan UMKM di Indonesia, khususnya dengan mengoptimalkan keunggulan dan potensi lokal.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kunjungan ke Galeri Lebah Melaka juga memperkuat pesan utama program “Optimizing MSME Competitiveness”, bahwa daya saing UMKM tidak hanya ditentukan oleh produk, tetapi juga kemampuan mengubah potensi lokal menjadi nilai tambah, pengalaman, diferensiasi, dan keunggulan yang relevan bagi konsumen.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/18205237798-img-20260827-wa0001.jpg"/><pubDate>Thu, 27 Aug 2026 13:27:39 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6295/belajar-dari-galeri-lebah-melaka-mahasiswa-s3-feb-unri-dalami-strategi-penguatan-umkm</guid></item><item><title>Wawako Pekanbaru Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha Muda</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6294/wawako-pekanbaru-dorong-mahasiswa-jadi-wirausaha-muda</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru H Markarius Anwar ST M.Arch mendorong mahasiswa untuk mulai menekuni dunia usaha dan menjadi wirausaha muda.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dorongan itu disampaikannya usai menjadi narasumber pada Seminar Nasional Akuntansi, Bisnis dan Manajemen (SENABIMA) di Institut Bisnis dan Teknologi (IBT) Pelita Indonesia, Pekanbaru, Rabu (26/8/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Seminar bertempat di Kampus 2 IBT Pelita Indonesia, Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya. Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor IBT Pelita Indonesia Prof Dr Amries Rusli Tanjung MM Ak, sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta puluhan mahasiswa.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Markarius menilai SENABIMA UMKM bertema &quot;UMKM Kuat Riau Hebat&quot; yang digelar IBT Pelita Indonesia dengan melibatkan mahasiswa sebagai peserta merupakan kegiatan yang positif.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Karena memang sasaran kita adalah mahasiswa, bagaimana menularkan virus wirausaha di kalangan mahasiswa supaya bisa melek tentang usaha dan mudah&#45;mudahan mereka sudah bisa berwirausaha dari bangku kuliah,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam seminar tersebut, beberapa mahasiswa menyampaikan bahwa mereka telah memiliki dan menjalankan usaha sendiri. Markarius pun memberikan apresiasi terhadap langkah tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, sekitar 70 persen peluang usaha saat ini berada di sektor UMKM. Dengan potensi dan ruang lingkup yang luas, UMKM dinilai menjadi salah satu bidang yang dapat dimanfaatkan generasi muda untuk mengembangkan usaha.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Karena itu, Pemko Pekanbaru bersama berbagai pihak terus mendorong anak muda agar mampu melihat dan memanfaatkan peluang usaha yang tersedia.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Maka ini (seminar) perlu kita adakan di banyak tempat, kampus, berbagai komunitas anak muda, termasuk juga di sekolah. Bagaimana kita menularkan virus wirausaha ini agar mereka mau memulai untuk menjadi pengusaha,&quot; ujar Markarius.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menambahkan, memulai usaha saat ini tidak selalu membutuhkan modal besar. Perkembangan teknologi digital membuka banyak model bisnis yang dapat dimulai dengan mengandalkan keahlian dan kreativitas.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Tinggal apakah kita mau memulai atau tidak. Itu yang penting. Jadi harapan kita kepada anak&#45;anak muda, ayolah kita melek, kita lirik dunia usaha karena punya potensi yang luar biasa,&quot; tutupnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/45328920336-fb_img_1787743457976.jpg"/><pubDate>Wed, 26 Aug 2026 13:00:00 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6294/wawako-pekanbaru-dorong-mahasiswa-jadi-wirausaha-muda</guid></item></channel></rss>