<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://serambiriau.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://serambiriau.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Akselerasi Pembangunan, Wako Agung Luncurkan Forum Satu Data</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6184/akselerasi-pembangunan-wako-agung-luncurkan-forum-satu-data</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, resmi memulai pelaksanaan Forum Satu Data Indonesia. Forum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM dalam Kick Off Forum Satu Data Indonesia di Aula Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kamis (30/4/2026), mengatakan, kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh pelayanan publik yang cepat dan responsif. Tetapi, kemajuan sebuah kota ditentukan oleh kualitas data yang dimiliki.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Seluruh program pembangunan harus berangkat dari data yang valid. Agar, kebijakan yang diambil tepat sasaran,&quot; kata Wako Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selama satu tahun terakhir, Pemko Pekanbaru telah melakukan berbagai pembenahan, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan tata kelola fiskal.&amp;nbsp;&lt;br&gt;Upaya tersebut dinilai berhasil meningkatkan kepercayaan aparatur sipil negara (ASN) serta berbagai pihak terhadap kinerja pemerintah daerah. Sehingga, pelaksanaan program berjalan dengan baik pada tahun lalu.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Memasuki tahun ini, kami menargetkan percepatan implementasi Satu Data melalui kolaborasi bersama Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) serta seluruh pemangku kepentingan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah melakukan penyesuaian struktur organisasi perangkat daerah (OPD) guna mempercepat pengelolaan dan integrasi data,&quot; ujar Agung.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Para kepala OPD, camat, hingga lurah merupakan produsen utama data di lapangan. Karena itu, setiap unit kerja diminta berkomitmen mengelola data sesuai tugas dan fungsi masing&#45;masing.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Misalnya, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) bertanggung jawab terhadap data posyandu. Sementara, Dinas Sosial fokus pada data kemiskinan dan warga terlantar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Selama ini, masih terdapat sejumlah data yang belum akurat dan sulit dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, kami terus melakukan berbagai upaya perbaikan, termasuk melalui program &apos;Satu ASN Satu RW&apos; yang saat ini mulai berjalan,&quot; ucap Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Program tersebut diharapkan mampu memperkuat pendataan langsung di tingkat masyarakat. Ia juga mencontohkan praktik pengelolaan data di Denpasar, Bali, yang telah berhasil mendata perilaku masyarakat dalam memilah sampah hingga mampu menutup tempat pembuangan akhir (TPA) untuk sampah organik.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Langkah serupa dapat menjadi inspirasi bagi Pekanbaru dalam membangun budaya berbasis data.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, data tidak hanya berhenti pada tahap pengumpulan, tetapi harus diikuti dengan implementasi nyata di lapangan.&amp;nbsp;Salah satu contohnya adalah pengendalian inflasi melalui gerakan penanaman cabai. Hal ini mengingat komoditas tersebut menjadi salah satu penyumbang utama inflasi di Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) yang telah mendukung integrasi data daerah dengan pemerintah pusat. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan keselarasan dan akurasi data yang dilaporkan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Bagi kami, yang terpenting bukan sekadar menyajikan data yang terlihat sempurna. Tetapi bagaimana data tersebut benar&#45;benar akurat dan dapat digunakan untuk memperbaiki kondisi Kota Pekanbaru,&quot; tuturnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di akhir arahannya, Agung meminta seluruh OPD untuk bekerja maksimal dalam menginput dan memperbarui data secara berkala. Ia berharap, melalui sistem Satu Data, seluruh informasi di lingkungan Pemko Pekanbaru dapat terhubung dengan BPS dan pemerintah pusat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebagai bagian dari capaian, ia mengungkapkan bahwa data Pekanbaru pada tahun lalu telah dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri dan menjadi rujukan bagi daerah lain dalam pengelolaan data. Bahkan, peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun turut menjadi perhatian pemerintah pusat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/27633990417-screenshot_20260430_163950_whatsapp.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Apr 2026 16:48:09 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6184/akselerasi-pembangunan-wako-agung-luncurkan-forum-satu-data</guid></item><item><title>Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6183/pegadaian-sukses-gelar-tring-golden-run-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA&lt;/strong&gt; &#45; PT&amp;nbsp;Pegadaian&amp;nbsp;sukses menggelar ajang lari perdana&amp;nbsp;Tring! Golden Run 2026 yang diikuti ribuan pelari di kawasan Parkir Timur Senayan, Jakarta, Ahad (6/4/26).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi momentum bagi Pegadaian untuk mengampanyekan gaya hidup sehat sekaligus meningkatkan literasi investasi&amp;nbsp;emas.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya itu, acara ini juga menghadirkan dampak sosial melalui penyaluran donasi sebesar Rp1,25 miliar kepada para&amp;nbsp;atlet&amp;nbsp;Indonesia, termasuk atlet difabel, atlet pra&#45;sejahtera, dan atlet berkebutuhan khusus.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komisaris Utama PT Pegadaian, A. M. Putranto, mengatakan Tring! Golden Run bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga sarana edukasi keuangan bagi masyarakat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pelaksanaan Tring! Golden Run ini tidak sekadar untuk olahraga, namun juga untuk sosialisasi dan literasi bagaimana kita berinvestasi melalui emas. Untuk itu kami mengajak masyarakat untuk lari sekaligus investasi, sesuai dengan temanya ‘Ubah Keringatmu Jadi Emas’,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan, emas kian relevan sebagai instrumen investasi, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Karena itu, masyarakat didorong mulai berinvestasi demi masa depan keuangan yang lebih baik.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Pegadaian juga menghadirkan program Charity Pegadaian Peduli sebagai wujud kepedulian sosial perusahaan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemimpin Wilayah Kanwil II Pekanbaru PT Pegadaian, Agus Riyadi, menyebut program ini merupakan implementasi komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek sosial.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pertumbuhan bisnis Pegadaian harus berjalan selaras dengan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kami ingin menghadirkan kesempatan setara bagi seluruh atlet Indonesia, termasuk atlet difabel dan pra&#45;sejahtera. Kami percaya prestasi tidak mengenal batas,” ujar Agus.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap Tring! Golden Run tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga meningkatkan literasi keuangan dan kepedulian sosial, sejalan dengan komitmen Pegadaian untuk terus “mengEMASkan” Indonesia.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Pegadaian juga menyalurkan bantuan kepada sejumlah organisasi olahraga nasional, seperti Special Olympics Indonesia, Perhimpunan Olahraga Tunarungu Indonesia, Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia, serta Akuatik Indonesia.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bantuan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pembinaan serta fasilitas atlet, sekaligus mendorong kesetaraan akses dalam pengembangan prestasi olahraga nasional.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat membuka peluang Tring! Golden Run menjadi agenda berkelanjutan. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas literasi keuangan digital.***(Rls)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/30175672641-img-20260428-wa0024.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Apr 2026 12:02:31 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6183/pegadaian-sukses-gelar-tring-golden-run-2026</guid></item><item><title>Fokus Layanan Domestik dan Disiplin Keuangan, PGN Jaga Kinerja Solid di Q1&#45;2026</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6182/fokus-layanan-domestik-dan-disiplin-keuangan-pgn-jaga-kinerja-solid-di-q12026</link><description>&lt;p&gt;Jakarta &#45; PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada Triwulan I 2026. PGN membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 90,4 juta atau tumbuh sekitar 46% secara tahunan (YoY). Pertumbuhan laba tersebut terutama ditopang oleh peningkatan laba kotor sekitar 12% YoY, seiring dengan penurunan beban pokok sekitar 7% (±US$ 54 juta), serta perbaikan beban keuangan dan selisih kurs.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sepanjang Januari–Maret 2026, PGN membukukan pendapatan sebesar US$ 929,6 juta dan EBITDA sebesar US$ 240,6 juta. Kinerja pendapatan tetap ditopang oleh core business niaga dan infrastruktur gas bumi yang tetap kuat, di tengah dinamika operasional, termasuk tidak adanya penjualan LNG pada segmen trading internasional pada periode ini.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ini mencerminkan kemampuan Perseroan menjaga profitabilitas melalui efisiensi operasional, disiplin keuangan, dan portofolio bisnis yang seimbang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari sisi operasional, volume penyaluran gas bumi tercatat sebesar 777 BBTUD, dengan volume transmisi gas mencapai 1.539 MMSCFD. Pengelolaan penyaluran gas dilakukan secara optimal dengan fokus utama pada menjaga kontinuitas pasokan gas kepada pelanggan di tengah dinamika kondisi makro maupun global.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Keandalan infrastruktur PGN tetap terjaga pada level 99,9%, menopang layanan kepada lebih dari 825 ribu pelanggan di seluruh Indonesia, yang terdiri dari 822.561 rumah tangga, 2.842 pelanggan kecil, serta 3.310 pelanggan industri dan komersial.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Direktur Keuangan PGN, Catur Dermawan, menyampaikan bahwa model bisnis PGN yang berbasis pada ekosistem domestik menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas kinerja Perseroan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Fokus utama PGN adalah memastikan layanan energi kepada pelanggan tetap andal melalui pengelolaan infrastruktur dan penyaluran gas yang terintegrasi. Pendekatan ini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas operasional di tengah dinamika pasokan dan kebutuhan energi domestik,” ujar Catur.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;PGN menjaga fleksibilitas pasokan melalui pemanfaatan LNG secara terukur sebagai bagian dari pengelolaan sistem distribusi. LNG dimanfaatkan sebagai pelengkap pasokan untuk memastikan keberlanjutan layanan, khususnya di wilayah yang mengalami dinamika pasokan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Volume jasa regasifikasi tercatat sebesar 115 BBTUD melalui FSRU Lampung, serta 148 BBTUD melalui fasilitas LNG Arun dan 292 BBTUD melalui FSRU Jawa Barat. Seluruh fasilitas tersebut dikelola secara terintegrasi untuk menjaga keandalan sistem distribusi gas bumi nasional.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di tengah dinamika global, termasuk pergerakan nilai tukar dan harga energi, PGN tetap menerapkan pengelolaan likuiditas yang prudent melalui optimalisasi pemanfaatan kas dan strategi pembiayaan yang efisien. Pada Q1 2026, PGN menurunkan beban keuangan menjadi US$ 13,7 juta serta menjaga rasio keuangan utama pada level yang sehat, antara lain EBITDA terhadap beban bunga sebesar 20,75x dan debt to equity ratio sebesar 29%.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, PGN mencatatkan arus kas operasional positif sebesar US$ 86,9 juta, yang mencerminkan resiliensi operasional dan kemampuan Perseroan dalam menjaga ketahanan keuangan untuk mendukung operasional serta pengembangan bisnis ke depan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kinerja Perseroan juga didukung oleh portofolio bisnis yang seimbang. Dalam kondisi volatilitas harga energi global, kontribusi dari segmen hulu menjadi salah satu penopang dalam menjaga stabilitas kinerja secara keseluruhan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Model bisnis berbasis domestik dan portofolio yang seimbang memungkinkan PGN tetap menjaga kinerja yang stabil di tengah dinamika energi global,” tambah Catur.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ke depan, PGN akan terus memperkuat keandalan infrastruktur dan fleksibilitas pasokan melalui penguatan jaringan pipa serta pengembangan layanan beyond pipeline seperti LNG dan CNG. Perseroan juga melanjutkan pengembangan jaringan gas rumah tangga (jargas) untuk memperluas akses energi yang lebih bersih dan terjangkau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;PGN turut mendorong peran gas bumi sebagai energi transisi dalam mendukung target Net Zero Emission, sejalan dengan kebijakan energi nasional.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“PGN akan terus menjaga keseimbangan antara keandalan layanan, efisiensi operasional, dan kehati&#45;hatian dalam pengelolaan keuangan guna mendukung ketahanan energi nasional,” tutup Catur. (Rilis)&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/85535861080-img-20260427-wa0010.jpg"/><pubDate>Mon, 27 Apr 2026 16:45:59 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6182/fokus-layanan-domestik-dan-disiplin-keuangan-pgn-jaga-kinerja-solid-di-q12026</guid></item><item><title>Pekanbaru Kota Terbaik II Turunkan Kemiskinan dan Stunting</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6181/pekanbaru-kota-terbaik-ii-turunkan-kemiskinan-dan-stunting</link><description>&lt;p&gt;PALEMBANG &#45; Dibawah kepemimpinan H Agung Nugroho SE MM, Kota Pekanbaru terus berbenah dan memiliki program pro rakyat yang langsung dirasakan. Baik infrastruktur maupun sosial budaya dan ekonomi kerakyatan. Hal tersebut juga mendapatkan pengakuan dan apreasiasi dari berbagai kalangan. Terbaru, Kota Pekanbaru dinobatkan menjadi terbaik 2 kota di wilayah Sumatera yang berprestasi dalam Penurunan Kemiskinan dan Stunting Kota.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pengahargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam kegiatan Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 di Ballroom Wyndham Opi Hotel, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026) malam. Dijelaskan Tito, kegiatan ini menjadi instrumen strategis untuk mendorong iklim kompetitif antar pemerintah daerah di wilayah Sumatera guna mempercepat peningkatan kinerja dan inovasi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Ada kepala daerah yang bagus, ada juga mungkin rata&#45;rata air, dan ada juga yang perlu untuk meningkatkan kemampuannya. Karena itu, perlu ada exposure, harus ada pemberitaan. Sesuatu yang bagus kalau tidak diberitakan, orang tidak tahu. Tapi ini bukan hanya piala saja kita berikan, nanti juga ada insentif untuk menambah motivasi pemerintah daerah membuat program yang lebih baik untuk masyarakat,&quot; jelas Purnawirawan Jendral bintang empat ini.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Diketahui, angka prevalensi stunting Kota Pekanbaru tahun 2025 mencapai 7,9 persen atau jauh dibawah angka nasional yang mencapai 14 persen. Capaian ini terjadi dengan kampanye zero stunting yang digalakkan Wako Agung bersama seluruh elemen dengan program Ayah Asuh. Tidak hanya OPD, program tersebut juga antusias diikuti pihak swasta hingga perorangan dengan menjamin makanan bergizi untuk anak rentan stunting di Pekanbaru berdasarkan penelusuran kader Posyandu. Para kader tersebut berperan aktif dalam melakukan pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi gizi kepada masyarakat, serta pendampingan bagi keluarga yang berisiko.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, apresiasi penurunan angka kemiskinan juga diterima Kota Pekanbaru karena keberhasilannya menurunan hingga saat ini hanya tercatat 3,1 persen saja. Berbagai program Wako Agung terbukti efektif meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Pekanbaru. Mulai dari subsidi pinjaman modal usaha di bank daerah, bantuan barang usaha serta kegitan lainnya sudah dijalankan hingga banyaknnya program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan akses terhadap layanan dasar yang meningkat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Penghargaan ini jadi motivasi tambahan buat kami. Kami akan terus bekerja lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ini bukanlah terget, tapi ini langkah awal untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat Pekanbaru yang kami cintai,&quot; ujarnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/72227635690-screenshot_20260426_121811_whatsapp.jpg"/><pubDate>Sun, 26 Apr 2026 12:28:13 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6181/pekanbaru-kota-terbaik-ii-turunkan-kemiskinan-dan-stunting</guid></item><item><title>Kolaborasi Pemko Pekanbaru dan Konsulat Malaysia, 100 Masjid Terima Bantuan APAR</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6180/kolaborasi-pemko-pekanbaru-dan-konsulat-malaysia-100-masjid-terima-bantuan-apar</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Sebanyak 100 masjid di Kota Pekanbaru, menerima bantuan alat pemadam api ringan atau APAR dari Konsulat Malaysia di Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Proses penyerahan APAR berlangsung di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Jalan Cempaka, Jumat (24/4/2026).&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Para pengurus masjid menerima langsung bantuan APAR tersebut. Mereka juga mencoba menggunakan APAR untuk memadamkan api. Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar ST MARch menilai penyerahan bantuan ini adalah bentuk kepedulian luar biasa. Ia menyadari ancaman kebakaran sangat nyata.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Intensitas kebakaran cukup mengkhawatirkan, maka harus ada kesiapsiagaan,&quot; kata Markarius Anwar usai menerima bantuan secara simbolis.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dirinya berpesan kepada para pengurus bisa menyimpan APAR di titik yang bisa fiakses masyarakat. Ia menyebut masjid bisa melakukan sosialisasi untuk mencegah kebakaran dari dini.&amp;nbsp; &quot;Para pengurus masjid juga bisa berlatih menggunakan APAR, agar mencegah kebakaran dari dini,&quot; terangnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Konsul Malaysia di Pekanbaru, Mohammed Hosnie Shahiran bin Ismail menyebut bahwa APAR ini bermanfaat untuk mencegah kebakaran meluas di masyarakat. Ia menilai APAR bisa membantu pemadaman dari awal.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dirinya menyampaikan bahwa bantuan alat pemadam ini bukan hanya untuk masjid masyarakat. Namun juga bagi masjid yang ada dalam komplek pesantren.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Program ini adalah kegiatan ini kolaborasi dengan Pemko Pekanbaru melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kepala Kantor Kementrian Agama Pekanbaru, Syahrul Mauludi menyampaikan terima kasih atas perhatian dari Konsulat Malaysia. Apalagi bantuan ini juga diperuntukkan bagi madrasah yang ada.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dirinya berharap ke depan ada program lainnya lewat kolaborasi antar instansi. Adanya kolaborasi ini dalam menggagas program positif lainnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/8681724233-screenshot_20260424_163357_whatsapp.jpg"/><pubDate>Fri, 24 Apr 2026 16:44:23 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6180/kolaborasi-pemko-pekanbaru-dan-konsulat-malaysia-100-masjid-terima-bantuan-apar</guid></item><item><title>Sinergi Kejati Riau dan Pemko Pekanbaru, Ubah Rokok Ilegal Menjadi Kompos</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6179/sinergi-kejati-riau-dan-pemko-pekanbaru-ubah-rokok-ilegal-menjadi-kompos</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM, mendapat apresiasi dari Kepala Kejati Riau Sutikno, karena mengolah tembakau sisa rokok ilegal menjadi pupuk kompos di Unit Pengelolaan Komposting Hutan Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan bahwa rokok ilegal tersebut adalah barang bukti kasus pidana yang ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Ini adalah bentuk sinergi Kejati Riau dengan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam pengelolaan sampah,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rumah kompos ini berdiri untuk mengurangi sampah yang menumpuk. Ia menyadari masih banyak sampah organik yang menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar II.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Yang dilakukan hari ini, kami berterima kasih kepada Kajati Riau, yang sudah memusnahkan barang bukti. Dulunya dibakar atau dihancurkan dan tidak berguna,&quot; ulasnya didampingi Kepala DLHK Kota Pekanbaru Reza A Putra.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Namun dalam pemusnahan kali ini, sisa tembakau rokok ilegal itu bisa dimanfaatkan menjadi kompos. Ia mengaku DLHK Kota Pekanbaru sudah menelusuri bahwa kompos dari sisa tembakau lebih baik hasilnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Hasil kompos bakal kami bagikan kepada kelompok wanita tani, serta kelompok tani di Kota Pekanbaru,&quot; jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dirinya menyatakan bahwa lokasi kompos tersebut adalah satu dari beberapa rumah kompos di Kota Pekanbaru. Ada juga rumah kompos lainnya di Umban Sari, Cempaka dan dekat RSD Madani Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Kepala Kejati Riau Sutikno, memberi apresiasi dan berterima kasih kepada Wako Pekanbaru. Sebab sudah memberi fasilitas untuk memusnahkan rokok ilegal tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dirinya menyebut bahwa pemerintah kota punya program untuk mengolah sampah organik. Apalagi sampah ketika tidak diolah dengan baik bisa menimbulkan masalah lainnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/69342116752-screenshot_20260423_190633_whatsapp.jpg"/><pubDate>Thu, 23 Apr 2026 19:13:33 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6179/sinergi-kejati-riau-dan-pemko-pekanbaru-ubah-rokok-ilegal-menjadi-kompos</guid></item><item><title>Tim Gabungan Satpol PP dan DLHK Pekanbaru Amankan 3 Angkutan Sampah Ilegal</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6178/tim-gabungan-satpol-pp-dan-dlhk-pekanbaru-amankan-3-angkutan-sampah-ilegal</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Tim gabungan dari DLHK dan Satpol PP Kota Pekanbaru, kembali mengamankan 3 unit angkutan mandiri ilegal yang tertangkap tangan membuang sampah di TPS liar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Angkutan mandiri ini diamankan saat tim melakukan patroli rutin pada akhir pekan kemarin. Mereka didapati petugas hendak membuang sampah di beberapa TPS liar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami tangkap di daerah Jalan Air Hitam, Kecamatan Payung Sekaki. Mereka ketahuan membuang sampah di pinggir Jalan Air Hitam,&quot; kata Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, Kamis (23/4/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menjelaskan, dari penelusuran di lapangan didapati bahwa angkutan mandiri itu membawa sampah dari luar daerah dan sengaja di buang di pinggiran Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Rata&#45;rata angkutan mandiri ini mengambil sampah dari Kampar, yang berbatasan langsung dengan Pekanbaru. Seperti dari Tapung, Rimbo Panjang,&quot; terang Reza.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia mengaku, ketiga angkutan mandiri jenis pickup ini sempat dikandangkan ke Mako Satpol PP Pekanbaru selama 5 hari. Sementara pemilik angkutan masing&#45;masing diberikan sanksi denda Rp2,5 juta.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Reza menegaskan, jika masih didapati mereka melakukan pengangkutan sampah dan membuang sembarangan, maka akan diberikan sanksi lebih tegas berupa penyitaan kendaraan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pihaknya tidak main&#45;main dalam penegakan aturan terhadap pembuang sampah sembarangan ini. Ia berkomitmen untuk menjaga Kota Pekanbaru bersih dari sampah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Lokasi rawan itu di perbatasan Pekanbaru Rimbo Panjang, dan Tapung Kampar. Kita tetap melakukan patroli rutin setiap hari,&quot; pungkasnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/76635815919-screenshot_20260423_123114_samsung_browser.jpg"/><pubDate>Thu, 23 Apr 2026 12:35:14 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6178/tim-gabungan-satpol-pp-dan-dlhk-pekanbaru-amankan-3-angkutan-sampah-ilegal</guid></item><item><title>Wako Agung Pantau Langsung Beberapa Ruas Jalan Potensi Banjir</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6177/wako-agung-pantau-langsung-beberapa-ruas-jalan-potensi-banjir</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM turun langsung meninjau genangan air ke sejumlah wilayah pasca hujan yang mengguyur Pekanbaru, Selasa (21/4/2026) malam.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung melihat langsung luapan air, dan permasalahan yang sebabkan banjir akibat hujan yang turun dari siang hari hingga malam tersebut.&lt;br&gt;Didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, Plt Kadis Perkim Martin Manouluk beserta Plt Camat Marpoyan Damai, Defna Leoni,&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung melihat luapan air dan penyumbatan drainase di Jalan Paus, Jalan Gelatik, hingga ke kawasan Soekarno Hatta, Kecamatan Marpoyan Damai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Saya turun langsung untuk melihat langsung kondisi lapangan, apa sebenarnya yang menjadi kendala utama sehingga air masih menggenang di titik&#45;titik tersebut,&quot; kata Wako Agung, Rabu (22/4/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Malam itu juga Wako langsung untuk meminta dinas terkait untuk terus bersiaga dan melakukan pemetaan ulang pada titik&#45;titik yang masih sering terjadi banjir.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dinas PUPR juga melakukan drainase jalan yang alami penyumbatan. Mereka mengangkat endapan sedimen, hingga sampah&#45;sampah yang menyumbat drainase.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita akan terus berupaya memperbaiki sistem drainase kota ini secara bertahap, namun pasti,&quot; jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menambahkan bahwa pembenahan banjir ini bukan hanya melibatkan pemerintah kota. Namun ada akses jalan yang di bawah Pemerintah Provinsi Riau. Ada juga yang di bawah pemerintah pusat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Ada gorong&#45;gorong di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya dekat Eco Green, posisinya di bawah aspal, sehingga harus dibongkar,&quot; ulasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, pembongkaran gorong&#45;gorong itu membuat air bisa mengalir arah Sungai Kampar. Ia menyebut bahwa arus di gorong&#45;gorong itu cukup deras kala hujan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Maka harus dibuat, bagaimana aliran air lancar, tidak terhambat lagi,&quot; terangnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Agung menyatakan bahwa penanganan banjir saat ini sudah sesuai kewenangan pemerintah kota. Namun penanganan tidak terhenti di sana karena butuh koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Agar penanganan banjir bisa optimal, sebab penanganan banjir ini butuh &amp;nbsp;koordinasi dengan semua pihak,&quot; ungkapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Banjir di Kecamatan Marpoyan Damai jadi perhatian setelah ada korban meninggal pada 10 April 2026 lalu. Korban yang kala itu mengendarai sepeda motor terbawa arus parit.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/29276292663-screenshot_20260422_124710_whatsapp.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Apr 2026 12:51:51 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6177/wako-agung-pantau-langsung-beberapa-ruas-jalan-potensi-banjir</guid></item><item><title>PGN Raih Silver Asia Pacific Stevie Awards 2026</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6176/pgn-raih-silver-asia-pacific-stevie-awards-2026</link><description>&lt;p&gt;Jakarta – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) kembali menorehkan pencapaian internasional dengan meraih Silver Stevie Winner pada ajang Asia Pacific Stevie Awards 2026 untuk kategori Award for Innovation in Consumer Events yang diterima pada Jumat (17/4/2026), lalu di The Venetian Macao, China. Penghargaan ini diberikan atas inovasi program edukasi energi Taman Jargas Nusantara 2025 yang dinilai berhasil menghadirkan pendekatan baru dalam meningkatkan keterlibatan konsumen (customer engagement).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ajang Asia Pacific Stevie Awards merupakan kompetisi bisnis bergengsi yang diikuti berbagai perusahaan dari kawasan Asia&#45;Pasifik, dan memberikan apresiasi terhadap inovasi di bidang manajemen, komunikasi, dan pengalaman pelanggan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Taman Jargas Nusantara 2025 diselenggarakan selama empat hari (29 Mei–1 Juni 2025) di Bintaro Jaya Xchange Mall. Program ini menjadi strategi PGN dalam memperluas pemanfaatan jaringan gas (jargas) rumah tangga sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap manfaat energi bersih melalui pendekatan edukatif dan interaktif.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi validasi atas transformasi pendekatan komunikasi perusahaan kepada masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Penghargaan Asia Pacific Stevie Awards 2026 menjadi apresiasi internasional atas inovasi kami dalam mengemas edukasi energi menjadi pengalaman keluarga yang menyenangkan, edukatif dan interaktif di ruang terbuka publik. PGN terus berupaya menghadirkan pendekatan yang lebih dekat dan berdampak dalam meningkatkan literasi energi bersih,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Berbeda dari sosialisasi konvensional yang bersifat satu arah, Taman Jargas Nusantara menghadirkan pengalaman langsung penggunaan gas bumi dalam kehidupan sehari&#45;hari. Di area kids corner, anak&#45;anak dikenalkan pada konsep energi bersih melalui taman bermain pipa raksasa, replika rumah jargas, dan berbagai permainan edukatif. Sementara itu, pengunjung dewasa dapat menyaksikan demonstrasi memasak di dapur profesional berbasis gas bumi lengkap dengan instalasi pipa dan sistem beyond pipeline Gaslink.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Program ini berhasil menarik lebih dari 16.000 pengunjung, atau sekitar 20% dari rata&#45;rata trafik harian pusat perbelanjaan pada periode yang sama. Dari sisi komunikasi digital, kampanye Taman Jargas Nusantara mencatat lebih dari 5,4 juta tayangan, 53.000 interaksi digital, serta didukung lebih dari 200 pemberitaan media massa.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kehadiran pelanggan aktif PGN dari sektor F&amp;amp;B sebagai tenant turut memperkuat kredibilitas layanan jargas dan memberikan bukti nyata pemanfaatan gas bumi dalam operasional usaha. Selain menjadi sarana edukasi publik, kegiatan ini juga difokuskan untuk memperkuat hubungan dengan pengembang perumahan serta membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mendaftar sebagai pelanggan jargas secara langsung di lokasi acara.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Fajriyah, inovasi ini sejalan dengan komitmen PGN dalam mendukung transisi energi nasional melalui peningkatan adopsi energi yang lebih bersih dan efisien di sektor rumah tangga.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Capaian Silver Winner di Asia Pacific Stevie Awards 2026 memotivasi kami untuk terus berinovasi dalam menghadirkan program yang berdampak, memperluas pemanfaatan gas bumi, serta mendekatkan energi bersih ke tengah masyarakat,” tutupnya. (Rilis)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/68497515157-img-20260421-wa0012.jpg"/><pubDate>Tue, 21 Apr 2026 22:11:16 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6176/pgn-raih-silver-asia-pacific-stevie-awards-2026</guid></item><item><title>Wawako Pekanbaru Tinjau Pelaksanaan TKA SD, Pastikan Berjalan Lancar</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6175/wawako-pekanbaru-tinjau-pelaksanaan-tka-sd-pastikan-berjalan-lancar</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar ST MARch meninjau langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di sejumlah Sekolah Dasar (SD), Senin (20/4/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Salah satu sekolah dalam peninjauan ini adalah SDN 26 Pekanbaru. Markarius datang untuk memastikan TKA berjalan dengan baik. Ia menyebut bahwa setiap sesi ujian hanya bagi 15 orang murid.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita datang untuk melihat kesiapan pelaksanaan, jaringan dan unit komputer yang dipakai anak&#45;anak untuk ujian,&quot; kata Wawako.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wawako Markarius mengatakan bahwa Kementrian Pendidikan memantau langsung prosesi TKA di sekolah.&amp;nbsp; Maka ia pun meninjau lokasi ujian agar TKA berlangsung sesuai SOP yang ada.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Apalagi hasilnya menjadi tolak ukur dalam rapor pendidikan di Kota Pekanbaru, semoga pelaksanaannya tidak ada kendala,&quot; paparnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Markarius mengingatkan agar Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru memastikan tidak ada kendala selama TKA berlangsung. Ia tidak ingin ada sekolah yang terkendala jaringan internet atau listrik selama ujian.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami ingatkan dinas pendidikan gerak cepat, ketika ada kendala dalam TKA, agar TKA bisa berjalan,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/63657800244-screenshot_20260420_123803_whatsapp.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Apr 2026 12:43:14 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6175/wawako-pekanbaru-tinjau-pelaksanaan-tka-sd-pastikan-berjalan-lancar</guid></item><item><title>Era Teknologi Maju, Engagement Pelanggan Turun, Saatnya Bangun Kepercayaan</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6174/era-teknologi-maju-engagement-pelanggan-turun-saatnya-bangun-kepercayaan</link><description>&lt;p&gt;Oleh : Charly Simanullang&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Perkembangan teknologi pemasaran bergerak sangat cepat dan menghadirkan berbagai kemudahan yang sebelumnya sulit dibayangkan. Kecerdasan buatan, otomasi layanan, analitik data, hingga integrasi berbagai kanal komunikasi telah mengubah cara perusahaan berinteraksi dengan pelanggan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Namun di balik kemajuan tersebut, muncul realitas yang tidak selalu sejalan dengan harapan, yaitu engagement pelanggan justru menunjukkan kecenderungan menurun. Perkembanga interaksi memang meningkat secara kuantitatif, tetapi kualitas hubungan antara penyedia produk dan konsumen akhir menurun. Pelanggan merespons, tetapi tidak terikat dengan kata lain secara prinsip mereka hadir, tetapi tidak benar&#45;benar terhubung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Fenomena ini menunjukkan adanya ilusi kedekatan dalam praktik pemasaran modern. Banyak organisasi merasa telah membangun hubungan yang kuat karena mampu menjangkau pelanggan melalui berbagai kanal digital. Akan tetapi, kedekatan tersebut sering kali bersifat superfisial. Interaksi direduksi menjadi angka klik, tayangan, atau respons tanpa memastikan apakah pengalaman yang dirasakan pelanggan benar&#45;benar bernilai. Dalam kondisi ini, engagement kehilangan maknanya sebagai jembatan relasi, dan lebih menyerupai aktivitas mekanis yang terlepas dari dimensi emosional.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Akar persoalan ini tidak semata terletak pada teknologi itu sendiri, melainkan pada cara teknologi dimaknai dan digunakan. Ketika otomasi menjadi dominan, interaksi cenderung kehilangan sentuhan dari manusia. Dilihat dari sisi kecepatan menjangkau konsumen memang tercapai, tetapi empati sering terabaikan dari interaksi yang dilakukan, sehingga keterikatan konsumen tidak dicapai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di sisi lain, pendekatan berbasis data yang semakin kuat kerap menjadikan pelanggan sekadar sebagai kumpulan variabel, bukan individu dengan kebutuhan, preferensi, dan pengalaman yang unik. Meskipun perusahaan hadir di berbagai titik kontak, pengalaman yang diterima pelanggan tidak selalu konsisten. Dalam konteks seperti ini, relasi yang terbentuk menjadi rapuh karena tidak dibangun di atas fondasi yang utuh.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jika ditelaah lebih dalam, penurunan engagement sesungguhnya merupakan gejala dari masalah yang lebih mendasar, yaitu melemahnya kepercayaan. Teknologi telah mempercepat proses interaksi, tetapi tidak secara otomatis meningkatkan kualitas hubungan. Ketika pelanggan tidak merasakan konsistensi, relevansi, dan ketulusan dalam layanan, maka interaksi yang terjadi tidak akan berkembang menjadi keterikatan. Engagement tanpa kepercayaan hanya menghasilkan aktivitas, bukan hubungan. Oleh karena itu, persoalan utama yang perlu dijawab bukan sekadar bagaimana meningkatkan interaksi, melainkan bagaimana memulihkan dan membangun kembali kepercayaan pelanggan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam konteks ini, diperlukan pergeseran paradigma dari pemasaran yang berorientasi pada teknologi menuju pemasaran yang berlandaskan kepercayaan. Teknologi tetap penting, tetapi harus ditempatkan sebagai sarana untuk memperkuat relasi, bukan menggantikannya. Interaksi perlu dikembalikan pada esensinya sebagai proses memahami dan melayani pelanggan secara utuh. Empati, kejelasan komunikasi, serta konsistensi pengalaman menjadi elemen yang tidak dapat digantikan oleh sistem apa pun. Data yang dimiliki perusahaan seharusnya tidak hanya digunakan untuk menargetkan pelanggan, tetapi untuk memahami mereka secara lebih mendalam dan relevan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pembangunan kepercayaan juga menuntut integrasi pengalaman yang lebih baik. Kehadiran di banyak kanal tidak akan berarti jika tidak disertai dengan kesatuan pesan dan kualitas layanan. Pelanggan tidak membedakan kanal, tetapi disisi lain mereka menilai pengalaman secara keseluruhan. Oleh karena itu, konsistensi menjadi kunci dalam membentuk persepsi yang dapat dipercaya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, orientasi jangka panjang perlu dikedepankan, yang menekankan Fungsi&amp;nbsp; pemasaran tidak lagi&amp;nbsp; bergantung pada pendekatan transaksional yang berfokus pada hasil instan, melainkan&amp;nbsp; diarahkan pada pembentukan hubungan yang berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam sudut pandang persaingan yang semakin kompleks, kepercayaan menjadi sumber keunggulan yang sulit ditiru. Produk dapat disamakan, harga dapat disesuaikan, dan teknologi dapat diadopsi oleh siapa saja. Namun kepercayaan dibangun melalui proses yang panjang dan konsisten, sehingga menjadi diferensiasi yang autentik.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Perusahaan tituntut harus mampu menjaga kepercayaan, sehingga hrapannya lebih mudah mempertahankan pelanggan, mengurangi biaya akuisisi, serta mendorong terbentuknya rekomendasi dari pelanggan. Lebih dari itu, kepercayaan memberikan ketahanan dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Perkembangan era teknologi yang semakin maju harus dimaknai sebagai peluang untuk memperkuat kualitas hubungan antara perusahaan dan pelanggan. Ketika engagement pelanggan menurun, jawabannya bukan sekadar meningkatkan intensitas komunikasi, tetapi memperbaiki kualitas interaksi melalui kepercayaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Marketing yang relevan saat ini harus mampu membangun hubungan yang bermakna, dan dalam hubungan tersebut, kepercayaan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan fondasi utama yang menentukan keberlanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/93849154553-img-20260419-wa0001.jpg"/><pubDate>Sun, 19 Apr 2026 13:26:13 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6174/era-teknologi-maju-engagement-pelanggan-turun-saatnya-bangun-kepercayaan</guid></item><item><title>Pegadaian Kanwil II Pekanbaru Kembali Gelar Kegiatan “Mengetuk Pintu Langit” dengan Berbagi Makanan </title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6173/pegadaian-kanwil-ii-pekanbaru-kembali-gelar-kegiatan-“mengetuk-pintu-langit”-dengan-berbagi-makanan-siap-santap</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU&lt;/strong&gt; &#45; PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru kembali melaksanakan kegiatan &amp;nbsp;sosial dan spiritual bertajuk “Mengetuk Pintu Langit” pada Jumat, 17 April 2026.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada periode April ini, &amp;nbsp;kegiatan diwujudkan melalui aksi nyata berupa pembagian makanan siap santap kepada masyarakat dan &amp;nbsp;nasabah di sekitar lingkungan kantor Pegadaian.
&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di 28 cabang Pegadaian yang berada di bawah naungan Kanwil II Pekanbaru, meliputi wilayah Riau Daratan, Riau Kepulauan, dan Sumatera Barat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aksi berbagi ini menjadi bentuk kepedulian sosial perusahaan sekaligus wujud rasa syukur atas keberlangsungan usaha yang terus berjalan dengan baik.
&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, Pegadaian tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, tetapi juga memperkuat peran 
sosial perusahaan dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembagian makanan siap santap ini disambut dengan antusias oleh masyarakat sekitar dan para nasabah yang merasakan langsung &amp;nbsp;kepedulian dari Pegadaian sejalan dengan program Pemerintah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Poin 2 Tanpa Kelapan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;
&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah II Pekanbaru, Agus Riyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberi nilai tambah bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;
&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kegiatan Mengetuk Pintu Langit yang diwujudkan melalui aksi berbagi makanan ini adalah bentuk 
kepedulian dan empati kami kepada masyarakat dan nasabah di sekitar lingkungan Pegadaian. Kami ingin 
memastikan bahwa keberadaan Pegadaian tidak hanya memberikan solusi finansial, tetapi juga membawa manfaat sosial yang nyata. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat berbagi, 
mempererat hubungan dengan masyarakat, serta menghadirkan keberkahan bagi kita semua,” ujar Agus Riyadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;
&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi seluruh insan Pegadaian untuk terus menumbuhkan nilai&#45;nilai kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial dan lingkungan dalam setiap aktivitas perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ke depan, Pegadaian Kanwil II Pekanbaru berkomitmen untuk terus melaksanakan berbagai program sosial yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.*/(&lt;strong&gt;Rls&lt;/strong&gt;)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/84481140946-img-20260418-wa0042.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Apr 2026 19:38:39 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6173/pegadaian-kanwil-ii-pekanbaru-kembali-gelar-kegiatan-“mengetuk-pintu-langit”-dengan-berbagi-makanan-siap-santap</guid></item><item><title>Big Step! PIS &amp; PGN Bersinergi Siapkan Ekosistem Maritim Energi Rendah Karbon</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6172/big-step-pis--pgn-bersinergi-siapkan-ekosistem-maritim-energi-rendah-karbon</link><description>&lt;p&gt;Jakarta – Langkah besar menuju masa depan energi yang rendah emisi kembali digagas dan dibuktikan oleh Pertamina Group. Kali ini melalui kerjasama antara PT Pertamina International Shipping (PIS) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kedua Subholding Pertamina ini bersinergi menjalin kerja sama bisnis yang dituangkan dalam nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk pembangunan, pemanfaatan infrastruktur, dan moda pengangkutan maritim untuk produk terkait bahan bakar rendah karbon. Meliputi penyediaan angkutan untuk kargo LNG, Ammonia, hydrogen, dan lainnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;MoU ditandatangani oleh Direktur Utama PIS Surya Tri Harto dan Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto pada Jumat pekan lalu.&amp;nbsp; Turut hadir Direktur Perencanaan Bisnis PIS Eka Suhendra, Direktur Armada PIS M. Irfan Zainul Fikri, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Mirza Mahendra, serta jajaran manajemen lainnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Pada kerjasama ini kita bicara tentang optimal value untuk Pertamina Group, bukan hanya untuk PIS atau PGN. Dengan rencana memiliki infrastruktur transportasi gas, termasuk untuk floating (terapung). Kita coba kaji opsi investasi, supaya dalam jangka panjang tidak terlalu terekspos risiko fluktuasi harga pasar. Sekali lagi untuk sama&#45;sama ciptakan value yang optimal bagi Pertamina,&quot; ujar Surya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antar subholding Pertamina Group, sekaligus mendorong penguatan armada dan diversifikasi kargo guna mendukung ketahanan energi nasional.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto juga menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan pengembangan dari kerjasama PIS dan PGN yang telah berjalan sebelumnya. Di mana sejak 2024, PIS telah mengangkut sebanyak 17 kali angkutan LNG untuk PGN ke FSRU Lampung &amp;amp; Jawa Barat, serta Terminal Arun dengan skema spot charter.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kerjasama yang terjalin kita eskalasi, kembangkan yang pada prinsipnya mencakup pengembangan kepemilikan, pembangunan, pengelolaan sektor midstream hingga downstream gas. Sehingga Pertamina Group memiliki infrastuktur yang matang dan menyiapkan Indonesia di era LNG. Di mana semakin ke depan, porsi LNG akan semakin besar, sehingga perlu infrastruktur tambahan. Kita coba kembangkan, sehingga nanti kita tidak hanya jadi penonton, tapi juga ada kepemilikan di infrastruktur ini,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ke depan, kerja sama mencakup pengembangan pengangkutan, penguatan armada, serta peluang pada komoditas energi rendah karbon seperti LNG, amonia dan hidrogen beserta infrastruktur pendukungnya, akan ditindaklanjuti melalui pembentukan tim kerja untuk menjajaki proyek konkret dan skema kerja sama jangka panjang. Kerja sama ini nantinya diyakini akan memperkuat sinergi Pertamina Group dalam mendukung ketahanan energi nasional.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sinergi ini juga diharapkan dapat memperkuat peran Pertamina Group sebagai penyedia solusi energi yang efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan. (Rilis)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/17901285334-img-20260417-wa0002.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Apr 2026 21:33:46 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6172/big-step-pis--pgn-bersinergi-siapkan-ekosistem-maritim-energi-rendah-karbon</guid></item><item><title>Wako Agung Lantik 29 Pejabat Pemko Pekanbaru</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6171/wako-agung-lantik-29-pejabat-pemko-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Sebanyak 29 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru jalani pelantikan. Pelantikan berlangsung di Aula lantai 6 Komplek Perkantoran Pemerintah, Tenayan Raya, Jumat (17/4/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM memimpin langsung prosesi pelantikan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, administrator, dan pengawas ini.&lt;br&gt;Pejabat yang dilantik ada menduduki jabatan 2 kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 2 camat, lurah, kepala bidang, hingga kepala seksi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Saya mengucapkan selamat kepada yang dilantik. Ini untuk penyegaran organisasi, untuk memotivasi dan lebih semangat lagi,&quot; kata Wako Agung dalam sambutannya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rotasi di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, dikatakan Agung merupakan hal yang biasa. Rotasi yang dilakukan merupakan sesuai dengan kebutuhan organisasi pemerintah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, Pemko Pekanbaru saat ini perlu kerja cepat dalam rangka peningkatan pembangunan daerah. Oleh karena itu, diperlukan sumber daya manusia yang juga cepat dan inovatif.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Hari ini tantangan nya cukup berat, bukan cari duit untuk wali kota, tapi menjaga pemimpinnya supaya tidak tersandung hukum,&quot; jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Adapun pejabat yang dilantik di antaranya:&lt;br&gt;1. Masykur Tarmizi, Kadishub&amp;nbsp;&lt;br&gt;2. Desherianto, Kasatpol PP&amp;nbsp;&lt;br&gt;3. Mirwansyah, Camat Rumbai Barat&lt;br&gt;4. M Yunan, Sekretaris Bapenda&amp;nbsp;&lt;br&gt;5. Fauzan, sekretaris Dinas Pertanahan&amp;nbsp;&lt;br&gt;6. Media Nova, Camat Sail&lt;br&gt;7. Hendra Putra, Kabid Ideologi Kesbangpol&amp;nbsp;&lt;br&gt;8. Fakhruddin, Kabid Ketahanan Ekonomi Kesbangpol&amp;nbsp;&lt;br&gt;9. Mus Alimin, Kabid Pelayanan Kesehatan Diskes Pekanbaru&amp;nbsp;&lt;br&gt;10. Yunilawati, Kabag TU RSD Madani&amp;nbsp;&lt;br&gt;11. Itang tarsana, Kabid Pasar Disperindag&amp;nbsp;&lt;br&gt;12. Zul Edi, Kabid Cipta Karya PUPR&lt;br&gt;13. Ilham Akbar, Sekretaris Kesbangpol&amp;nbsp;&lt;br&gt;14. Sutra Yogi, Kabid Pembinaan Disnaker&amp;nbsp;&lt;br&gt;15. Supari, Kabid Sarana Prasarana Dispora&amp;nbsp;&lt;br&gt;16. Chaidir, Kabid Air Minum dan Penyehatan PUPR&amp;nbsp;&lt;br&gt;17. Trio fitria agus, Kabid Perindustrian Disperindag&amp;nbsp;&lt;br&gt;18. Tengku Ruzain, Sekretaris Camat Rumbai Timur&lt;br&gt;19. Heni Puspita Dewi, Kabid Mutasi dan Promosi BKPSDM&amp;nbsp;&lt;br&gt;20. Ardiansyah, Kabid Jasa Konstruksi Dinas PUPR.&lt;br&gt;21. Rendra Febrianto, Kabid Bina Marga Dinas PUPR&amp;nbsp;&lt;br&gt;22. Dodi, Kabid Penyelenggaraan Perlindungan Masyarakat Satpol PP&amp;nbsp;&lt;br&gt;23. Herawati, Kabid Perdagangan Disperindag&amp;nbsp;&lt;br&gt;24. Ferry Andriawan, Kabid Sumber Daya Air Dinas PUPR&amp;nbsp;&lt;br&gt;25. Endrios Mahidin, Lurah Tangkerang Utara Kecamatan Bukit Raya&lt;br&gt;26. Herma Yeni, Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Payung Sekaki&lt;br&gt;27. Miftah Farid, Kasi Pemerintahan Kecamatan Tuah Madani&amp;nbsp;&lt;br&gt;28. Sandi Risco Aji, Kasubag Umum RSD Madani&amp;nbsp;&lt;br&gt;29. Muhammad Ikfan, Kasubag Umum Dispora&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/5758104159-screenshot_20260417_212103_samsung_internet.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Apr 2026 21:28:32 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6171/wako-agung-lantik-29-pejabat-pemko-pekanbaru</guid></item><item><title>Wako Agung Resmikan Masjid Miftahul Huda</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6170/wako-agung-resmikan-masjid-miftahul-huda</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Wali Kota (Wako) Pekanbaru H Agung Nugroho SE&amp;nbsp; MM meresmikan Masjid Miftahul Huda &amp;nbsp;yang berlokasi di jalan padat karya Kelurahan pematangkapau, Kecamatan kulim, Jum&apos;at (17/4/2026).&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru disambut antusias oleh ratusan warga yang turut hadir dalam acara peresmian masjid tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada kesempatan tersebut Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho datang didampingi ketua TP PKK Kota Pekanbaru Hj Sulastri.&amp;nbsp; Dalam sambutannya, Wako Agung Nugroho &amp;nbsp;memberikan apresiasi setinggi&#45;tingginya kepada masyarakat. Semoga masjid ini makmur dan jamaah yang melakukan ibadah sholat lima waktu semakin ramai datang ke masjid&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kesempatan ini Wali Kota Pekanbaru memberikan bantuan untuk pembangunan Masjid Miftahul Huda senilai Rp 100 juta dan berharap masjid ini nantinya bisa berdiri Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti, Hadir dalam acara tersebut tokoh agama, unsur Forkopimda, dan masyarakat setempat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketua Pengurus Masjid Mifathul Huda Ramli mengatakan masjid ini awalnya dari tanah wakaf warga di lingkungan ini&amp;nbsp;dan dibangun dari dana swadaya masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Semoga dengan diresmikannya masjid ini menjadi wadah silaturrahmi dan &amp;nbsp;mempererat ukuah islamiyah sesama jamaah, dan berterimakasih kepada seluruh donatur semoga menjadi amal jariyah,&quot; jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hal senada juga disampaikan Junaidi selaku Ketua Panitia acara. Ia berharap dengan diresmikannya masjid ini dapat menjadi wadah silaturrahmi dan &amp;nbsp;mempererat ukuah islamiyah sesama jamaah, dan berterimakasih kepada seluruh donatur semoga menjadi amal jariah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/57125353239-screenshot_20260417_145802_samsung_internet.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Apr 2026 15:07:32 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6170/wako-agung-resmikan-masjid-miftahul-huda</guid></item><item><title>Wako Agung Berniat Ubah JPO Sudirman Jadi Salah Satu &apos;Ikonik&apos; Pekanbaru</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6169/wako-agung-berniat-ubah-jpo-sudirman-jadi-salah-satu-ikonik-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM meninjau pekerjaan revitalisasi Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Jalan Jendral Sudirman, tepat di depan Sukaramai Trade Center (STC), Rabu (15/4/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tidak hanya mengedepankan fungsi untuk mobilitas pejalan kaki, JPO peninggalan Caltex ini &quot;Disulap&quot; menjadi spot yang ikonik di Kota Pekanbaru, bahkan Provinsi Riau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Didampingi TP Ketua TP PKK Kota Pekanbaru Sulastri Agung, Wako melihat setiap progres pekerjaan yang sedang berlangsung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako menyebut bahwa JPO ini bakal dihiasi dengan sejumlah ornamen berkonsep melayu, serta dilengkapi dengan pencahayaan yang modern.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita perbarui dengan konsep yang ada seni Melayunya, dengan tidak menghilangkan kenangan dari JPO ini sendiri,&quot; kata Wako Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, saat ini tengah didesain pencahayaan yang modern dan dari atas sana juga akan menjadi spot yang dapat melihat keindahan kota, serta berhadapan langsung dengan keindahan jembatan Siak IV.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Sehingga pandangan kita dari atas ini melihat ke mana saja enak. Jadi ini menjadi spot&#45;spot foto yang menarik yang viral untuk anak muda, tidak hanya masyarakat Pekanbaru, tapi Masyarakat di Riau,&quot; terang Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;JPO ini dilakukan revitalisasi seiring kondisi bangunan yang sudah mulai menua. Beberapa bagian lantai JPO juga dilakukan pergantian karena ada yang keropos dimakan usia.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tanpa meninggalkan sejarah JPO dari peninggalan Caltex, Wako Agung akhirnya memutuskan melakukan revitalisasi dengan memberikan konsep yang lebih modern dan estetik.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/87687572900-screenshot_20260415_165127_whatsapp.jpg"/><pubDate>Wed, 15 Apr 2026 16:55:45 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6169/wako-agung-berniat-ubah-jpo-sudirman-jadi-salah-satu-ikonik-pekanbaru</guid></item><item><title>Wako Pekanbaru Salurkan Bantuan Pangan ke Ribuan Warga di Senapelan</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6168/wako-pekanbaru-salurkan-bantuan-pangan-ke-ribuan-warga-di-senapelan</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menyalurkan bantuan pangan kepada puluhan ribu masyarakat sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu warga kurang mampu. Penyaluran bantuan mengalami peningkatan signifikan tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM dalam kegiatan Penyaluran Bantuan Pangan di Lapangan Bukit Putera Senapelan, Rabu (15/4/2026), mengatakan, jumlah penerima bantuan mencapai 63.243 orang pada tahun ini. Jumlah penerima bantuan pangan meningkat tajam dari 18.986 penerima pada 2025.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Ini berarti terjadi kenaikan hampir tiga kali lipat. Hal ini menunjukkan adanya perhatian besar dari pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terhadap masyarakat,&quot; kata Wako Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di tingkat kecamatan, peningkatan juga terlihat jelas. Di Kecamatan Senapelan, jumlah penerima bantuan naik dari 763 menjadi 1.138 orang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Setiap paket bantuan memiliki nilai sekitar Rp400 ribu,&quot; terang Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain menyalurkan bantuan, Pemko Pekanbaru juga melakukan inovasi dalam pola distribusi. Warga tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan sebelum penyaluran.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Hari ini, sebanyak 1.900 paket sembako disalurkan di Kecamatan Senapelan. Sebelum menerima bantuan, masyarakat diperiksa kesehatannya, kemudian pulang membawa bantuan sekaligus makanan,&quot; jelas Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Untuk mendukung program tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) menyiapkan 10 puskesmas guna memberikan pelayanan kesehatan secara cepat dan tepat kepada masyarakat. Ke depan, Pemko Pekanbaru akan melaksanakan penyaluran bantuan secara serentak di berbagai wilayah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Pekan depan, sebanyak 8.000 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Rumbai akan menerima bantuan yang sama. Selanjutnya, distribusi juga akan dilakukan di Kecamatan Marpoyan Damai,&quot; papar Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Namun demikian, ia mengakui masih terdapat kendala dalam pendataan penerima bantuan. Agung menyampaikan bahwa masih ditemukan data yang belum diperbarui, seperti penerima yang telah meninggal dunia atau pindah domisili tetapi masih tercatat sebagai penerima.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami terus melakukan pembaruan data agar bantuan tepat sasaran,&quot; tegasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Wakil Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Riau&#45;Kepulauan Riau (Kepri) Ria Sartika mengatakan, program bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan mengendalikan inflasi. Data penerima bantuan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional berdasarkan data dari Kementerian Sosial.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi Februari dan Maret yang disalurkan sekaligus,&quot; jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam penyalurannya, Bulog bekerja sama dengan PT Jasa Prima Logistik Cabang Riau untuk memastikan distribusi berjalan lancar hingga ke tangan masyarakat. Khusus di Kecamatan Senapelan, total penerima bantuan mencapai 1.901 orang yang tersebar di enam kelurahan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Total bantuan mencapai 38.020 kilogram beras dan 7.604 liter minyak goreng,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/19976708929-screenshot_20260415_134649_gallery.jpg"/><pubDate>Wed, 15 Apr 2026 13:52:17 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6168/wako-pekanbaru-salurkan-bantuan-pangan-ke-ribuan-warga-di-senapelan</guid></item><item><title>Goro Bersama, Wako Agung Intruksikan Jaga Profesionalisme Satpol PP</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6167/goro-bersama-wako-agung-intruksikan-jaga-profesionalisme-satpol-pp</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho SE MM menegaskan pentingnya peningkatan profesionalisme Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan wajah kota. Seluruh personel diingatkan agar tidak melakukan praktik pungutan liar (pungli), khususnya kepada pedagang kaki lima (PKL).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wali Kota Agung saat memberikan arahan di Kantor Satpol PP, Selasa (14/4/2026), mengatakan, Kota Pekanbaru merupakan pintu gerbang sekaligus wajah Provinsi Riau. Oleh karena itu, seluruh aparatur, termasuk Satpol PP, harus mampu menampilkan sikap dan penampilan yang rapi, profesional, serta berintegritas.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Tidak boleh lagi ada petugas Satpol PP yang meminta atau memungut uang dari PKL, termasuk dengan dalih penitipan gerobak atau lapak. Kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP) bukan tempat penyimpanan gerobak karena dapat merusak estetika lingkungan,” tegasnya saat memipin gotong royong (goro) dan lari pagi bersama personel Satpol PP Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Agung juga menekankan pentingnya patroli rutin guna menjaga ketertiban umum. Selain itu, peningkatan kesejahteraan yang telah diberikan pemerintah, seperti kenaikan gaji, harus diimbangi dengan kinerja yang lebih baik dan disiplin tinggi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Satpol PP memiliki peran strategis dalam mendukung kinerja organisasi perangkat daerah lainnya, seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Sosial. Tanpa dukungan Satpol PP, berbagai program pemerintah dinilai sulit berjalan optimal.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Satpol PP adalah pasukan utama dalam menertibkan dan menyukseskan program pembangunan di Kota Pekanbaru,” ujar Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam upaya meningkatkan efektivitas kerja, Pemko Pekanbaru juga berencana memusatkan operasional Satpol PP di kantor baru yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani (Kantor Unit Pelaksana Teknis Metrologi). Langkah ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan pengawasan terhadap seluruh personel.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Agung turut menyoroti pentingnya keseragaman dan kerapian anggota, mulai dari pakaian dinas, sepatu, hingga penampilan fisik seperti potongan rambut. Satpol PP harus menjadi contoh bagi masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, ia mendorong peningkatan kebugaran fisik personel dengan menetapkan standar minimal kemampuan berlari sejauh lima kilometer. Hal ini dinilai penting untuk menunjang kesiapan dalam menjalankan tugas di lapangan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Sebagai bentuk perhatian, kami juga akan memberikan bantuan sembako kepada personel. Namun demikian, kesejahteraan tersebut harus dibarengi dengan integritas dan pelayanan yang humanis kepada masyarakat,&quot; ucap Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam penegakan ketertiban, ia mengingatkan agar petugas tetap mengedepankan pendekatan persuasif tanpa tindakan kasar atau merugikan masyarakat. Namun, terhadap aksi premanisme, Agung menyatakan sikap tegas.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Saya tidak akan membiarkan premanisme di Pekanbaru. Jika Satpol PP tidak berani, saya yang akan turun langsung,” pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/87481004611-screenshot_20260414_153049_whatsapp.jpg"/><pubDate>Tue, 14 Apr 2026 15:36:28 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6167/goro-bersama-wako-agung-intruksikan-jaga-profesionalisme-satpol-pp</guid></item><item><title>Telkom–PGN Dorong Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6166/telkom–pgn-dorong-ekosistem-green-digital-infrastructure-terintegrasi-bersama-mitra-global</link><description>&lt;p&gt;Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) jalin kolaborasi strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk mengintegrasikan infrastruktur digital dengan pasokan energi rendah karbon. Sebagai wujud komitmen dalam akselerasi ekosistem digital, inisiatif ini menjadi langkah konkret kedua belah pihak dalam mendorong pemanfaatan green energy untuk mendukung operasional green data center berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto, di Jakarta, Jumat (10/4). Turut hadir Senior Director of Business Performance and Assets Optimization Danantara Indonesia Bhimo Aryanto, Direktur Strategic Portfolio Telkom Seno Soemadji, Direktur Keuangan PGN Catur Dermawan, dan Direktur Strategi &amp;amp; Pengembangan Bisnis PGN Mirza Mahendra sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi lintas sektor dalam akselerasi transformasi digital dan transisi energi nasional.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kerja sama ini, Telkom berperan sebagai pengembang ekosistem digital dan data center yang membutuhkan pasokan energi rendah emisi, termasuk biomethane, untuk mendukung operasional data center TelkomGroup. Sementara itu, PGN menyediakan pasokan energi tersebut melalui pemanfaatan biomethane yang berasal dari limbah minyak kelapa sawit di wilayah Sumatra. Ruang lingkup kerja sama mencakup studi bersama hingga penjajakan implementasi energi hijau pada ekosistem data center TelkomGroup, baik di dalam maupun luar negeri. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam memastikan ketersediaan sumber energi hijau yang andal sebagai faktor kunci pengembangan data center generasi baru yang efisien dan berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Senior Director of Business Performance and Assets Optimization Danantara Indonesia Bhimo Aryanto, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar BUMN sekaligus mitra global. “Kami melihat kolaborasi ini sebagai momentum penting untuk memperkuat integrasi antara sektor digital dan energi. Sinergi yang dibangun tidak hanya akan menciptakan efisiensi, tetapi juga membuka peluang penciptaan nilai baru yang berkelanjutan, serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital regional,” ujar Bhimo.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar BUMN untuk mendukung pembangunan infrastruktur digital nasional yang andal dan berkelanjutan. “Kolaborasi ini mendukung kesiapan energi yang bersih dan efisien untuk pengembangan data center yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kedaulatan digital Indonesia dan mendorong Indonesia sebagai regional digital hub. Hal ini sejalan dengan ambisi TelkomGroup untuk menjadi digital infrastructure powerhouse di regional,” ungkap Dian.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di Indonesia, terdapat lima wilayah strategis pengembangan data center TelkomGroup yang potensial untuk didukung oleh pasokan energi PGN, yakni Cikarang, Batam, Serpong, Sentul, dan Surabaya. Wilayah&#45;wilayah tersebut telah terintegrasi dengan jaringan pipa gas eksisting PGN, sehingga memungkinkan optimalisasi infrastruktur yang ada sekaligus membuka peluang pengembangan jaringan baru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto menyoroti peran strategis biomethane sebagai salah satu motor penggerak transformasi bisnis PGN menuju era rendah karbon. “PGN telah melangkah lebih jauh dari sekadar penyedia gas bumi konvensional, tetapi juga sebagai penyedia energi bersih yang menjadi fondasi bagi infrastruktur masa depan. Inisiatif biomethane untuk data center ini membuka peluang nilai tambah baru sekaligus mendukung transisi energi nasional,” jelas Arief.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sejalan dengan penguatan kerja sama domestik bersama PGN, TelkomGroup juga terus memperluas kolaborasi global dalam pengembangan ekosistem green digital infrastructure, salah satunya melalui kemitraan dengan Sembcorp Development Ltd. Melalui entitas data center TelkomGroup, NeutraDC, kerja sama tersebut&amp;nbsp; telah terjalin sejak tahun 2025 dan difokuskan pada eksplorasi integrasi antara infrastruktur digital, platform, serta layanan energi berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kolaborasi global ini mencakup pengembangan solusi terintegrasi berbasis energi rendah karbon untuk mendukung operasional serta kebutuhan pelanggan enterprise. Dengan pendekatan ini, Semua pihak berupaya memperkuat strategi end&#45;to&#45;end, mulai dari ketersediaan energi hijau di sisi hulu (supply), ketersediaan energi listrik hingga pengembangan solusi terintegrasi di sisi hilir (use case dan commercialization).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sinergi antara kolaborasi domestik dan global diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang lebih komprehensif dalam mendukung pengembangan AI&#45;ready green data center, sekaligus memperkuat positioning TelkomGroup sebagai pemain kunci dalam ekosistem digital regional.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penandatanganan MoU ini menjadi momentum penting bagi TelkomGroup dalam membuktikan perannya sebagai enabler ekosistem digital nasional yang berdaya saing global, sekaligus memperkuat posisi PGN dalam pengembangan dan penyediaan energi rendah karbon untuk infrastruktur digital masa depan. Dengan mengintegrasikan kekuatan infrastruktur digital dan energi berkelanjutan, kedua belah pihak optimistis dapat menghadirkan solusi inovatif yang scalable dan berkelas dunia, serta memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan. (Rilis)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/85618142222-img-20260414-wa0011.jpg"/><pubDate>Tue, 14 Apr 2026 10:40:34 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6166/telkom–pgn-dorong-ekosistem-green-digital-infrastructure-terintegrasi-bersama-mitra-global</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru Bakal Bantu Pengembangan Tahfidz Al Furqan</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6165/pemko-pekanbaru-bakal-bantu-pengembangan-tahfidz-al-furqan</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkomitmen membantu pembangunan Gedung Tahfidz Al Furqan, Kota Pekanbaru. Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM menyampaikan dalam peletakan batu pertama gedung tahfidz itu, Senin (13/4/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung memastikan pembangunan gedung tahfidz bakal mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Pekanbaru. Dukungan pemerintah kota berupa dana bantuan pembangunan sebesar Rp 250 juta.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Alhamdulilah, kali ini kita melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung tahfidz,&quot; paparnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Wako, kehadiran gedung tahfidz ini bermula dari swadaya masyarakat. Ia menyebut bahwa pemerintah kota mendukung kehadiran gedung tahfidz ini bagi generasi muda.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Jadi gedung ini bisa menjadi tempat anak&#45;anak kita belajar tahfidz,&quot; jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Agung menegaskan bahwa pemerintah kota berkomitmen membantu pembangunan gedung tahfidz ini. Dukungan pembangunan gedung tersebut agar prosesnya cepat selesai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Jadi bantuan ini agar pembangunan gedung tahfidz tersebut bisa dituntaskan,&quot; ulas Wako.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara, Ketua Yayasan Paripurna Al Furqan Beringin Indah, Nazir Karim menyampaikan bahwa&lt;br&gt;awalnya yayasan ini berupa masjid dan ada MDTA. Namun yayasan akhirnya revitalisasi mengayomi beberapa bidang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lokasi pembangunan gedung tahfidz merupakan lahan wakaf. Ada sejumlah sekolah dekat komplek gedung tahfidz itu.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/83929914627-screenshot_20260413_182815_whatsapp.jpg"/><pubDate>Mon, 13 Apr 2026 18:33:10 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6165/pemko-pekanbaru-bakal-bantu-pengembangan-tahfidz-al-furqan</guid></item><item><title>Lepas JCH Pekanbaru, Wako Agung &apos;Gratiskan&apos; Ongkos Pesawat PP ke Batam</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6164/lepas-jch-pekanbaru-wako-agung-gratiskan-ongkos-pesawat-pp-ke-batam</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; 1.365 Jamaah Calon Haji (CJH) asal Kota Pekanbaru tecatat bakal berangkat mulai 23 April 2026. Dibagi atas beberapa kloter, JCH tersebut dilepas secara resmi oleh Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM dalam kegiatan silaturahmi CJH di Rumah Dinas, Ahad (12/4/2026) malam.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tidak hanya melepas, Wako Agung juga memberikan hadiah berupa mengratiskan ongkos domestik kepada mereka. Masing&#45;masing menerima bantuan yang langsung dikirim ke rekening CJH asal Pekanbaru ini.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kalau sebelumnya tidak ada, bukan kami tidak mau tapi memang belum bisa karena kondisi dan saat saya masuk sudah ketok palu. Kami juga sudah melakukan diskusi panjang bersama pak Wakil Wali Kota, Ibu Kejari serta APH lain untuk bisa menganggarkan ini. Alhamdulillah, tahun ini dapat kita berikan. Semoga bisa membantu dan membuat bapak ibu khusyuk dan pulang menjadi haji yang mambrur,&quot;&amp;nbsp; ujar Wako Agung disambut dengan ucapan Aminn oleh para JCH yang hadir.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kesempatan tersebut, Wako Agung juga terlihat meneteskan air mata haru melepas para JCH ini. Pasalnya, di selalu teringat dengan pengalaman perjalanan hajinya yang selalu dirindukannya maupun umat muslim seluruh dunia. Namun namun, Agung juga memberikan kekuatan kepada JCH untuk fokus ibadah panjang di Tanah Suci serta menitip doa untuk keselamatan Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Saya tidak meminta oleh&#45;oleh, kalau boleh kami meminta doa untuk selalu amanah dalam menjalankan tugas yang sementara ini. Selalu sehat untuk membangun Kota Pekanbaru yang saya cintai ini, serta&amp;nbsp; doakan kota tercinta ini jauh dari musibah dan selalu tentram damai sejahtera kedepannya,&quot; harapnya.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/1586777068-screenshot_20260413_021700_whatsapp.jpg"/><pubDate>Mon, 13 Apr 2026 02:23:45 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6164/lepas-jch-pekanbaru-wako-agung-gratiskan-ongkos-pesawat-pp-ke-batam</guid></item><item><title>PGN Group Raih Penghargaan PROPER EMAS dan HIJAU 2025</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6163/pgn-group-raih-penghargaan-proper-emas-dan-hijau-2025</link><description>&lt;p&gt;Jakarta – Sebagai Subholding Gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) kembali menunjukkan konsistensinya dalam menjalankan operasional bisnis yang mengedepankan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Atas langkah konkret tersebut, PGN Group berhasil meraih 4 (empat) Emas dan 5 (lima) PROPER Hijau pada Anugerah Lingkungan PROPER 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (7/4/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;PROPER Emas merupakan peringkat tertinggi dalam Penghargaan PROPER atas pengelolaan dan inovasi sosial – lingkungan (CSR) secara konsisten yang berdampak besar bagi masyarakat dan berkelanjutan. Daftar PGN Group yang mendapatkan PROPER Emas:&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;1. PGN Stasiun Pagardewa&lt;br&gt;2. Pertamina Gas (Pertagas) Operation Kalimantan Area (OKA)&amp;nbsp;&lt;br&gt;3. Pertamina Gas (Pertagas) Operation East Java Area (OEJA)&lt;br&gt;4. Pertamina Gas (Pertagas) Operation South Sumatera Area (OSSA)&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sedangkan PROPER Hijau diberikan atas pengelolaan lingkungan yang melampaui dari yang dipersyaratkan dalam peraturan (beyond compliance). Daftar PGN Group yang mendapatkan PROPER Hijau:&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;1. Pertamina Gas (Pertagas) Operation West Java Area (OWJA)&lt;br&gt;2. PGN Stasiun Panaran&lt;br&gt;3. PGN Stasiun Cimanggis&lt;br&gt;4. PGN Sales and Operation Region III&lt;br&gt;5. Saka Energi Indonesia&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menteri LH/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa PROPER adalah motor transformasi yang mendorong perusahaan tidak hanya taat, tetapi melampaui ketaatan melalui inovasi, efisiensi sumber daya, dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Transformasi ini menjadi pondasi penting bagi masa depan industri nasional, dimana pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat berjalan dalam satu arah yang tidak terpisahkan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“PROPER Emas dan Hijau yang didapatkan tahun ini merupakan bukti konsistensi PGN Group tidak hanya fokus pada ketahanan energi nasional, tetapi juga berdedikasi terhadap penurunan emisi, efisiensi energi, pelestarian lingkungan dan kemandirian masyarakat di sekitar wilayah operasional. Kami percaya bahwa keberlanjutan bisnis gas bumi harus berjalan selaras dengan kelestarian ekosistem sekitar,” ujar Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Capaian ini tentunya juga didukung oleh berbagai inovasi unggulan dalam membantu masyarakat agar lebih berdaya dan mandiri secara ekonomi dengan mengoptimalkan hasil bumi di lingkungan, program pelatihan keterampilan bagi masyarakat serta pengembangan pengembangan ekonomi kreatif berbasis energi bersih.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Salah satu penghargaan PROPER Emas diberikan kepada Stasiun Kompresor Gas Pagardewa di Sumatera Selatan berkat program inovatif Pesona Tani Dewa (Pertanian Sustainable, Optimal, dan Adaptif Petani Pagardewa) yang dilaksanakan di Desa Pagardewa, Lubai Ulu, Muara Enim, Sumatera Selatan. Program ini hadir sebagai solusi atas rendahnya pendapatan petani karet, produktivitas kebun yang menurun dan ancaman kebakaran lahan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, Pertagas OKA, salah satu area operasi Pertagas menjalankan berbagai inovasi dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Inovasi yang dilakukan yaitu PERSOFEXT (Personal Fire Extinguisher) yang mampu menurunkan penggunaan air sebesar 4m³, Inovasi Pipa Distribusi WTP desa Karya Jaya yang telah mengurangi timbunan sampah sebesar 0,01038 Ton, serta Industrial Wipes sebagai pengganti kain majun yang dapat mengurangi timbulan limbah B3 sebesar 34,2 kg per tahun.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“PGN Group berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pengelolaan lingkungan hidup dan merangkul masyarakat sebagai mitra strategis dalam menggerakan ekonomi secara lebih inklusif. Hal ini juga menjadi bagian dari kontribusi aktif PGN untuk tumbuh bersama masyarakat seiring dengan keberlanjutan lingkungan yang terjaga untuk generasi masa depan,” tutup Arief. (Rilis)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/88921747939-img-20260409-wa0021.jpg"/><pubDate>Thu, 09 Apr 2026 18:29:20 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6163/pgn-group-raih-penghargaan-proper-emas-dan-hijau-2025</guid></item><item><title>Wako Pekanbaru Lantik PNS Baru, Minta Tingkatkan Soal Pelayanan dan Loyalitas</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6162/wako-pekanbaru-lantik-pns-baru-minta-tingkatkan-soal-pelayanan-dan-loyalitas</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM melantik dan mengukuhkan ratusan pegawai negeri sipil (PNS) formasi tahun 2024, serta pejabat fungsional di Aula Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kamis (9/4/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Agung meminta kepada pegawai yang baru dilantik untuk meningkatkan tanggung jawab serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Perubahan status CPNS menjadi PNS harus diiringi dengan peningkatan beban kerja, tanggung jawab, serta semangat pengabdian&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Saya bersama Wawako Markarius mengucapkan selamat kepada seluruh ASN yang baru dilantik. Pelantikan ini merupakan amanah baru yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,&quot; kata Wako Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung menyoroti pelantikan sekitar 200 PNS yang sebelumnya berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), baik paruh waktu maupun penuh waktu. Ia menekankan bahwa gaji yang diterima ASN berasal dari rakyat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Oleh karena itu, sudah seharusnya seluruh pegawai memberikan pelayanan terbaik dan menunjukkan loyalitas warga Kota Pekanbaru,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;ASN diingatkan tidak sekadar hadir secara administratif. Tetapi, ASN harus benar&#45;benar memberikan kontribusi nyata dalam pekerjaan. Kehadiran ASN harus diiringi dengan kejujuran, kedisiplinan, kerja keras, serta ketulusan dalam melayani masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Keberhasilan kepemimpinan daerah tidak diukur dari intensitas kegiatan seremonial. Melainkan, keberhasilan kepala daerah diukur dari kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Penilaian masyarakat terletak pada pelayanan yang mereka terima. Untuk itu, seluruh ASN harus mampu memberikan pelayanan maksimal,&quot; tegas Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, ia juga menyoroti peran pejabat fungsional yang berjumlah 104 orang. Para pejabat fungsional diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata di masing&#45;masing organisasi perangkat daerah (OPD) tempat bertugas.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam arahannya, Agung turut mengajak seluruh ASN menjadi teladan di tengah masyarakat, termasuk dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menekankan pentingnya peran ASN dalam mendukung upaya Kota Pekanbaru meraih kembali penghargaan Adipura.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan sampah, saya telah menerbitkan surat edaran yang mewajibkan setiap pegawai, baik ASN maupun non&#45;ASN, untuk memilah sampah dari rumah tangga masing&#45;masing,&quot; ucap Agung.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pemilahan sampah harus dimulai dari sumbernya, tidak lagi dicampur menjadi satu. Kebijakan ini bagian dari upaya pemko menjaga kebersihan kota.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako Agung juga meminta kepala OPD untuk melakukan pengawasan terhadap kinerja pegawai, termasuk dalam implementasi kebijakan tersebut. Kinerja pegawai akan menjadi salah satu pertimbangan dalam pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di akhir sambutannya, Agung mengingatkan ASN agar bijak dalam memanfaatkan surat keputusan (SK) pengangkatan yang diterima. Ia mengimbau agar dokumen tersebut tidak dijadikan jaminan pinjaman.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami juga masih berupaya meningkatkan status pegawai yang saat ini masih menggunakan nomor induk berbasis (NIB) agar dapat diangkat menjadi PPPK maupun PNS. Kami juga berencana membuka kembali penerimaan PNS tahun ini, dengan harapan mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat guna menambah jumlah ASN,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/79361986020-screenshot_20260409_174235_whatsapp.jpg"/><pubDate>Thu, 09 Apr 2026 17:46:53 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6162/wako-pekanbaru-lantik-pns-baru-minta-tingkatkan-soal-pelayanan-dan-loyalitas</guid></item><item><title>Kinerja LPS Pekanbaru Terus Dievaluasi</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6161/kinerja-lps-pekanbaru-terus-dievaluasi</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang ada di setiap kelurahan, didorong untuk terus mengoptimalkan pengangkutan sampah dari lingkungan masyarakat ke trans depo.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jadwal pengangkutan sampah dari lingkungan masyarakat jangan sampai alami keterlambatan, yang dapat menyebabkan penumpukan sampah atau timbulan sampah baru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H Agung Nugroho Sae MM memastikan bahwa pihaknya tetap mengawasi kinerja LPS. Pemerintah Kota Pekanbaru juga melakukan evaluasi terhadap kinerja LPS dalam mengangkut sampah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako juga sudah mendorong agar angkutan LPS bisa membawa atau mengangkut sampah dari lingkungan masyarakat setiap hari. Angkutan LPS diminta agar bisa setiap hari mengambil sampah di lingkungan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Ini sedang kita evaluasi, ini kita dorong kita targetkan terus bagaimana LPS bisa meramu skema biar sampah ini bisa diangkat setiap harinya,&quot; kata Wako Agung, Kamis (9/4/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, sudah ada komitmen bersama antara Pemko Pekanbaru dengan pengelola LPS dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan ini salah satunya dengan pengangkutan yang dilakukan setiap hari.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako juga tidak menampik, saat ini masih didapati adanya angkutan mandiri yang nekat beroperasi. Angkutan mandiri ini mengatasnamakan pemerintah, padahal tidak memiliki izin operasional.&lt;br&gt;&quot;Kemudian sampah yang diambil dibuang di pinggir&#45;pinggir jalan. Ini yang membuat tumpukan sampah baru,&quot; ulasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Wako kembali mengingatkan masyarakat untuk dapat tertib membuang sampah. Masyarakat juga bisa memilah sampah yang bernilai untuk mengurangi sampah rumah tangga.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/53765148444-screenshot_20260409_132907_whatsapp.jpg"/><pubDate>Thu, 09 Apr 2026 13:33:38 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6161/kinerja-lps-pekanbaru-terus-dievaluasi</guid></item><item><title>Integrasi Data dan Kolaborasi Institusional Dorong Efektivitas Program Jargas APBN 2025</title><link>https://serambiriau.com/news/detail/6160/integrasi-data-dan-kolaborasi-institusional-dorong-efektivitas-program-jargas-apbn-2025</link><description>&lt;p&gt;Pangkalan Kerinci — Pemerintah Kabupaten Pelalawan bersama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Pekanbaru dan PT Noorel menggelar rapat koordinasi dan sinkronisasi data pelanggan jaringan gas (jargas) APBN 2025 di Pangkalan Kerinci, Rabu (8/4/2026). Rapat tersebut dilakukan untuk mempercepat realisasi program jargas rumah tangga dengan target 3.076 sambungan rumah (SR).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan, Asisten II Bidang Perekonomian dan Perdagangan Setda Pelalawan Fakhrizal, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Area Head PGN Pekanbaru, Charly Simanullang, mengatakan PGN sebagai operator pengoperasian jargas APBN yang ditugaskan pemerintah melalui Kementerian ESDM sesuai surat penugasan Nomor B&#45;202/MG.07/DJM/2026 berkomitmen mendukung pembangunan jaringan gas rumah tangga secara optimal dan tepat waktu.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, melalui rapat koordinasi bersama pemerintah daerah dan pihak kontraktor, sejumlah langkah strategis disiapkan untuk mempercepat konstruksi, memperkuat sinergi antar pihak, serta meningkatkan edukasi kepada calon pelanggan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“PGN mengedepankan prinsip melayani sepenuh hati dengan memastikan layanan gas bumi yang aman, andal, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Kami optimistis melalui kolaborasi yang kuat program jargas ini dapat berjalan sukses serta mendorong pemanfaatan energi yang lebih efisien dan berkelanjutan di Kabupaten Pelalawan,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sekda Pelalawan Tengku Zulfan mengatakan program jaringan gas rumah tangga merupakan bagian dari program pemerintah yang sejalan dengan visi pembangunan daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menjelaskan pengembangan jargas di Pelalawan telah direncanakan sejak 2021 dan dimulai dari Pangkalan Kerinci. Menurutnya, minat masyarakat terhadap penggunaan gas bumi cukup tinggi, meski masih terdapat kendala dalam proses verifikasi calon pelanggan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Masih ada calon pelanggan yang belum terverifikasi. Dengan waktu yang tersisa dan target 3.076 pelanggan, kami akan melakukan berbagai langkah seperti sosialisasi kembali dan pendekatan langsung ke masyarakat,” kata Zulfan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menambahkan Pemerintah Kabupaten Pelalawan bersama PGN dan pelaksana konstruksi, PT Noorel, akan memperkuat kolaborasi untuk mempercepat pembangunan jargas, termasuk melalui sosialisasi bersama serta melibatkan forum RT dan RW dalam pendataan calon pelanggan jargas APBN 2025.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, aparatur sipil negara (ASN) diharapkan dapat menjadi contoh dalam penggunaan gas bumi di rumah tangga.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“ASN sudah banyak yang menggunakan jargas pada tahap awal. Mereka dapat menjadi contoh bagi masyarakat bahwa gas bumi aman, murah, dan efisien,” jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Construction Area Superintendent yang ditugaskan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Musdelfie, mengatakan rapat koordinasi tersebut bertujuan memvalidasi data calon pelanggan jargas di Pangkalan Kerinci.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, masih terdapat keterbatasan pemahaman masyarakat mengenai manfaat penggunaan gas bumi, sehingga peran pemerintah daerah sangat penting, terutama melalui forum RT dan RW yang memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menambahkan, secara konstruksi pembangunan jaringan gas di Pangkalan Kerinci telah mencapai sekitar 95 persen. Namun, program ini masih menghadapi kendala pada jumlah calon pelanggan yang belum memenuhi target.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari target 3.076 sambungan rumah, masih terdapat sekitar 900 calon pelanggan yang belum tervalidasi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Secara konstruksi kami menargetkan akhir Mei jaringan sudah siap atau gas in. Kemudian secara keseluruhan diharapkan pertengahan Juni gas sudah dapat mengalir ke seluruh pelanggan,” kata Musdelfie.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Peningkatan sosialisasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat realisasi sambungan jaringan gas rumah tangga di Kabupaten Pelalawan sesuai target yang telah ditetapkan. (Rilis)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://serambiriau.com/assets/berita/original/25083215356-img-20260408-wa0002.jpg"/><pubDate>Wed, 08 Apr 2026 23:17:24 +0700</pubDate><guid>https://serambiriau.com/news/detail/6160/integrasi-data-dan-kolaborasi-institusional-dorong-efektivitas-program-jargas-apbn-2025</guid></item></channel></rss>