Keluhan Warga Terjawab, Jalan Kabun Pekanbaru Mulai Diaspal Sepanjang 900 Meter

Senin, 02 November 2026 | 20:26:26 WIB
Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota (Wawako) Markarius Anwar meninjau langsung progres pengaspalan Jalan Kabun, Senin (2/11/2026)

PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di tengah keterbatasan anggaran daerah. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memanfaatkan dukungan anggaran pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). 

Melalui program tersebut, sejumlah ruas jalan yang belum tertangani menggunakan APBD Kota Pekanbaru mulai mendapatkan perbaikan. Salah satunya Jalan Kabun, Kecamatan Tuah Madani, yang selama bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat karena belum tersentuh pembangunan. 

Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota (Wawako) Markarius Anwar meninjau langsung progres pengaspalan Jalan Kabun, Senin (2/11/2026) siang. 

Dalam peninjauan itu, Agung melihat pengerjaan jalan sepanjang 900 meter sekaligus berdialog dengan masyarakat setempat. 

Wako Agung mengatakan, pembangunan Jalan Kabun merupakan kebutuhan mendesak warga. Pasalnya, jalan tersebut sudah terbengkalai sejak 2013 dan belum mendapatkan penanganan secara memadai. 

Selama belasan tahun, masyarakat harus beraktivitas melalui jalan tanah yang kondisinya semakin menyulitkan ketika hujan turun. Jalan menjadi becek dan sulit dilalui. Sementara saat cuaca panas, debu yang beterbangan mengganggu kenyamanan warga. 

"Jalan ini memang sudah terlalu lama sekali. Namanya Jalan Kabun, sudah dari tahun 2013 terbengkalai. Bahkan kalau hujan, mereka susah untuk keluar karena masih jalan tanah dan becek. Kalau panas, mereka berdebu," kata Agung. 

Ia menjelaskan, Pemko Pekanbaru tidak bisa hanya mengandalkan APBD untuk memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan infrastruktur. Karena itu, pemerintah kota harus aktif mencari peluang dukungan pendanaan dari pemerintah pusat. 

"Kami tentu pemerintah kota tidak bisa hanya membangun dengan memakai APBD saja. Tentu harus melihat peluang. Alhamdulillah, ada peluang ini melalui program Bapak Presiden Prabowo, namanya program IJD," jelasnya. 

Menurut Wako Agung, Pemko Pekanbaru sebelumnya telah mengusulkan sejumlah ruas jalan kepada kementerian terkait melalui proposal. Usulan tersebut dilengkapi penjelasan mengenai kondisi jalan, tingkat kepadatan penduduk, serta kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang layak. 

Upaya tersebut membuahkan hasil dengan diperolehnya alokasi sejumlah kegiatan pembangunan jalan melalui program IJD. Pengerjaan proyek tersebut ditangani langsung oleh pemerintah pusat. 

Wako Agung menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, menteri terkait, beserta seluruh jajaran yang telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan di Kota Pekanbaru. 

"Masih sangat banyak daerah yang tidak bisa dibangun oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, khususnya karena keterbatasan anggaran. Namun, melalui anggaran IJD ini, sejumlah ruas jalan akhirnya bisa dibangun," ungkapnya. 

Khusus Jalan Kabun, pengaspalan dilakukan sepanjang 900 meter dengan lebar jalan beserta bahu jalan mencapai kurang lebih tujuh meter. 

Wako Agung menyebutkan, pengerjaan jalan tersebut ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026. Selain Jalan Kabun, terdapat tiga lokasi lainnya yang juga sedang dibangun melalui program IJD. 

Ia berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target. Selain itu, pelaksanaan proyek dan penyerapan anggaran diharapkan berjalan optimal bersama pihak Balai. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Bapak Presiden Prabowo dan Pak Menteri beserta seluruh jajaran yang telah mengalokasikan kegiatan dan anggaran untuk pembangunan jalan di Kabun ini," pungkasnya.
 

Terkini