• Follow Us On : 
Menolak Masuk Rudenim Pekanbaru,  3 Warga Sri Lanka Kabur dan Ditemukan di Bogor

Menolak Masuk Rudenim Pekanbaru, 3 Warga Sri Lanka Kabur dan Ditemukan di Bogor

Jumat, 10 September 2021 - 21:43:07 WIB

Pekanbaru - Tiga warga negara Sri Lanka yang melarikan diri dari Community House Novri berhasil diamankan. Satu keluarga itu kabur karena menolak dibawa ke Rumah Detensi Pekanbaru (Rudenim) Pekanbaru pada, 9 Juni 2021.

Kepala Divisi (Kadiv) Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Riau, Muhammad Tito Andrianto, mengatakan ketiga warga Sri Lanka itu merupakan pencari suaka. Mereka meninggalkan negaranya dan ke Indonesia.

Di Indonesia, ketiga warga Sri Lanka itu masuk ke Pekanbaru. Mereka ditempatkan di Community House Novri dan mengajukan permohonan ke UNHCR PBB tapi ditolak.

"Warga negara Sri Lanka tersebut merupakan pencari suaka dan mengajuan permohonan untuk mendapatkan status pengungsinya. Tapi (permohonan) telah ditolak final oleh PBB," ujar Tito, Jumat (10/9/2021).

Sesuai aturan, ketiga warga Sri Lanka itu akan dibawa Rudenim Pekanbaru sampai menunggu dideportasi ke negara asalnya. Namun mereka menolak dan kabur pada 9 Juni 2021 lalu.

Menurut Tito, pihaknya sudah berupaya melakukan pencarian terhadap warga negara asing tersebut tapi tidak ditemukan. Akhirnya didapat informasi kalau mereka berada di Jawa Barat.

Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Riau berkoordinasi dengan Divisi Keiimgrasian Kanwil Jawa Barat serta Kanim Kelas I Non TPI Bogor. Akhirnya ketiga warga Sri Lanka itu ditemukan.

"Ketika warga negara Sri Lanka tersebut dapat ditemukan dan ditangkap di rumah sewa Desa Cibeureum, Bogor, pada Senin, 6 September 2021," tutur Tito.

Kemudian ketiga warga Sri Lanka tersebut diserahterimakan ke Rudenim Pekanbaru guna proses Pemulangan/Pendeportasian sesuai Perpres No 125 Tahun 2016.

Tito menyebut, pihaknya masih memproses pemulangan tiga warga Sri Lanka itu ke negaranya. "Kita lagi proses untuk pengambilan dokumen paspor karena mereka tidak punya paspor. Kita berkoordinasi dengan Kedutaan Sri Lanka yang ada di Indonesia untuk pemberian paspor," pungkas Tito. (Ckp)


Akses Serambiriau.com Via Mobile m.Serambiriau.com
TULIS KOMENTAR
BERITA TERKAIT

HKI Tegaskan Penggunaan Material Alam untuk Konstruksi Jalan Tol Dumai-Pekanbaru Sudah Sesuai Prosed

Ahad, 08 Desember 2019 - 13:02:19 WIB

Area Komplek Perkantoran Tenayan Raya Bukan Tempat Untuk Balap Liar

Selasa, 29 Desember 2020 - 13:58:00 WIB

Pemko Kembali Berlakukan WFH Bagi ASN Mulai 27 Juli

Jumat, 24 Juli 2020 - 11:17:42 WIB

Mahasiswa KKN Merdeka UMRI MAPHI Riau G16 Akan Selengarakan Webinar Menuju #RiauTanpaAsap, Gratis

Sabtu, 22 Agustus 2020 - 14:43:53 WIB

Strategi Mengawasi Obat dan Makanan, Dinkes Adakan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat

Senin, 16 Desember 2019 - 14:54:22 WIB

PPM Tutup, Puan Berseri Tetap Buka dengan “Gift Voucher” dan “Produk Pangan Jadul Yang Ngangenin”

Selasa, 04 Mei 2021 - 16:31:45 WIB

BERGABUNG DI SINI