Wako Agung Lakukan PKS Ubah Sampah Jadi Energi Tanpa Keluar Uang Daerah

Wako Agung Lakukan PKS Ubah Sampah Jadi Energi Tanpa Keluar Uang Daerah
Pemko Pekanbaru melaksanakan Penandatangan Kerja Sama (PKS) Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang merupakan implemntasi instruksi Presiden RI, Selasa (7/4/2026)

JAKARTA - Produksi sampah di Pekanbaru segera berubah menjadi energi listrik dalam waktu dekat. Setelah melaksanakan MoU bersama ICE, kali ini Pemko Pekanbaru melaksanakan Penandatangan Kerja Sama (PKS) Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang merupakan implemntasi instruksi Presiden RI, Selasa (7/4/2026). 

Selain Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM, PKS juga ditandatangi oleh Bupati Siak, Kampar dan Pelalawan disaksikan Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto. 

“Alhamdulillah, kita baru saja melakukan PKS PSEL. Dibangun dengan anggaran Danaantara, nanti sampah di Pekanbaru sebagian bakal diolah di tempat yang kabarnya bakal dibangun di tanah Pemprov Riau di Tapung Kampar,” terang Wako Agung. 

Diketahui, PSEL ini melayani kawasan algomerasi yang disebut sebagai Pekanbaru Raya. Proyek ini bertujuan untuk memotong rantai timbunan sampah di TPA, meningkatkan efisiensi pengangkutan sampah, dan mengurangi emisi karbon. 

Direncanakan, Pemprov Riau menghibahkan 10 hektar dari 40 hektar lahan untuk Lokasi pengelolaan. Pengerjaan dilakukan oleh pihak swasta dengan proses lelang oleh Danatara dengan anggaran sepenuhnya pusat. Sementara pemerintah daerah akan mendistribusikan sampahnya ke lokasi. Ditargetkan mei 2028 pengelolaan sampah menjadi energi ini akan jalan. 

“Nanti pihak Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) akan menyediakan teknologi dan pendampingan. Berdasarkan laporan Kadis DLHK, produksi sampah Pekanbaru capai 1000 ton per hari, nanti 700 ton nya didistribusikan ke PSEL. Jadi sampah tidak lagi ditumpuk di TPA, tapi sudah menjadi energi yang bermanfaat,” jelas Agung yang didampingi Kadis LHK Reza Aulia Putra.

Berita Lainnya

Index