KolaborAksi Membangun Pekanbaru di Hari Jadi Ke-242 Tahun

KolaborAksi Membangun Pekanbaru di Hari Jadi Ke-242 Tahun
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menggelar festival kue talam durian sepanjang satu kilometer di Jalan Jendral Sudirman, Ahad (21/6/2026)

PEKANBARU - Selama lebih dari dua abad, Pekanbaru terus berkembang menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, dan perekonomian di Provinsi Riau. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius, berbagai program pembangunan mulai menunjukkan hasil positif meski masa pemerintahan baru berjalan sekitar satu tahun empat bulan. 

Kemajuan pembangunan terlihat di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pendidikan, infrastruktur, pelayanan publik hingga pemberdayaan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru pada Triwulan I Tahun 2026 mencapai sekitar 7,91 persen, melampaui rata-rata nasional. Capaian ini didorong meningkatnya konsumsi masyarakat, investasi, serta aktivitas dunia usaha yang semakin tumbuh. 

Kinerja pemerintah daerah juga mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri atas keberhasilan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sekitar Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun. Peningkatan tersebut didukung oleh penyederhanaan perizinan, digitalisasi pelayanan, serta meningkatnya kepatuhan wajib pajak. 

Salah satu janji kampanye yang telah direalisasikan adalah penurunan tarif parkir melalui Peraturan Wali Kota Nomor 2 Tahun 2025. Tarif parkir kendaraan roda dua ditetapkan Rp1.000 dan roda empat Rp2.000 untuk sekali parkir, sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat. 

Di sektor infrastruktur, Pemerintah Kota Pekanbaru memprioritaskan perbaikan jalan rusak, pembangunan jalan mantap, penataan drainase, dan penanganan banjir. Pemeliharaan jalan lingkungan telah terlaksana sepanjang 7.000 meter, disertai pembersihan lingkungan dan saluran drainase di 15 kecamatan guna meningkatkan kualitas kawasan permukiman, menciptakan lingkungan yang lebih bersih, serta meminimalisir potensi banjir. 

Penanganan sampah juga menjadi salah satu fokus utama pemerintah. Melalui pembentukan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di seluruh kelurahan, pengangkutan sampah rumah tangga kini dilakukan setiap hari untuk mencegah penumpukan sampah di lingkungan masyarakat. 

Gerakan memilah sampah dari sumber terus digencarkan sebagai bagian dari program Green City, termasuk melibatkan ASN dan tenaga non-ASN sebagai teladan dalam pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. 

Sejalan dengan komitmen pembangunan berkelanjutan, Pemerintah Kota Pekanbaru juga meluncurkan uji coba bus listrik sebagai moda transportasi ramah lingkungan. Langkah ini bertujuan mengurangi emisi karbon, meningkatkan kualitas udara, serta mendukung terwujudnya sistem transportasi perkotaan yang modern dan berkelanjutan. 

Di bidang pendidikan, Pemerintah Kota menghadirkan program transportasi gratis bagi pelajar untuk meringankan beban biaya keluarga sekaligus mendorong penggunaan transportasi umum. Komitmen terhadap pendidikan juga diperkuat melalui upaya memastikan seluruh anak mendapatkan akses pendidikan yang layak tanpa terkendala biaya. 

Pada sektor ekonomi kerakyatan, berbagai program pemberdayaan UMKM terus diperkuat melalui subsidi bunga pinjaman, bantuan usaha, serta penciptaan wirausaha baru. Program-program tersebut turut berkontribusi menurunkan angka kemiskinan Kota Pekanbaru hingga sekitar 3,1 persen. 

Peningkatan pelayanan publik terus dilakukan melalui berbagai inovasi yang memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan. Salah satu inovasi unggulan yang dihadirkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru adalah Mobil AMAN (Administrasi Mudah, Aman, dan Nyaman). Layanan jemput bola ini menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan langsung ke tengah masyarakat sehingga warga dapat mengurus berbagai dokumen dengan lebih mudah, cepat, dan dekat tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil. 

Semangat KolaborAksi juga diwujudkan melalui berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat dalam rangka Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru. Sebanyak 48 rangkaian kegiatan disiapkan untuk memeriahkan perayaan tahun ini, memadukan pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, kegiatan sosial, olahraga, hingga pelestarian budaya Melayu.
Berbagai program tersebut antara lain penghapusan sanksi administratif (denda) pajak daerah hingga 31 Agustus 2026, pemasangan instalasi listrik gratis bagi 2.000 rumah warga kurang mampu, sunatan massal gratis bagi ribuan anak, serta beragam layanan sosial dan kemasyarakatan lainnya sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat. 

Perayaan HUT ke-242 juga menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, seperti layanan Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) gratis selama tiga hari, parkir gratis di sejumlah titik, promosi produk UMKM, hingga penyelenggaraan Festival Kue Talam Ketan Durian sepanjang satu kilometer yang melibatkan pelaku usaha lokal dan menjadi ikon perayaan tahun ini. 

Festival tersebut sukses menjadi magnet bagi ribuan masyarakat yang memadati kawasan Jalan Jenderal Sudirman sejak pagi hari. 

Antusiasme warga yang luar biasa menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu event paling sukses dalam beberapa tahun terakhir, bahkan melampaui ekspektasi penyelenggara. Festival Kue Talam Ketan Durian menjadi representasi nyata bahwa budaya Melayu tetap hidup, berkembang, dan dicintai oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang tua. 

Keberhasilan festival semakin lengkap dengan diraihnya penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Sajian Kue Talam Ketan Durian Terpanjang. Pengakuan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Kota Pekanbaru sekaligus membuktikan bahwa semangat KolaborAksi mampu melahirkan karya besar yang mengangkat budaya Melayu ke panggung nasional. 

Di usia ke-242 tahun, Pekanbaru terus melangkah maju dengan semangat kolaborasi dan gotong royong. Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat, Pekanbaru optimistis mampu mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan seluruh warga. Semangat KolaborAksi menjadi energi bersama untuk menjadikan Pekanbaru sebagai kota yang semakin maju, berdaya saing, dan membanggakan. (Adv)
 

Berita Lainnya

Index