PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru secara resmi melepas 70 orang kafilah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Seluruh cabang perlombaan diikuti dengan target meraih juara umum sekaligus mengharumkan nama Kota Pekanbaru.
Pelepasan kafilah dilakukan oleh Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Syamsuwir, di Hotel Angkasa Garden, Jumat (26/6/2026).
"Kami mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan dengan kekuatan 70 orang kafilah. Kami berharap mereka dapat menampilkan kemampuan terbaik, meraih prestasi, serta membawa pulang kemenangan untuk Kota Pekanbaru," ujar Syamsuwir.
Ia menyampaikan, seluruh peserta telah menjalani persiapan secara maksimal untuk menghadapi ajang tahunan tersebut. Selain mengejar prestasi, para kafilah juga diingatkan agar menjaga nama baik Kota Pekanbaru selama mengikuti MTQ.
Menurut Syamsuwir, keikutsertaan dalam MTQ tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur'an di tengah kehidupan masyarakat.
Untuk mendukung kenyamanan peserta selama berada di Kuansing, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan berbagai fasilitas, mulai dari penginapan berupa hotel dan homestay, konsumsi, hingga uang saku bagi seluruh kafilah.
"Seluruh fasilitas sudah kami siapkan agar peserta dapat berkonsentrasi mengikuti perlombaan. Bagi kafilah yang berhasil meraih juara, kami juga telah menyiapkan penghargaan berupa bonus uang serta hadiah umrah bagi peraih juara pertama di setiap cabang perlombaan," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang peserta tunanetra cabang tilawah Al-Qur'an, Muhammad Kevin, mengaku telah mempersiapkan diri secara intensif menjelang pelaksanaan MTQ. Ia rutin memperbanyak latihan, menjaga pola makan, serta melatih kualitas suara setiap pagi.
"Persiapannya lebih banyak latihan, menjaga makanan, dan latihan suara setiap pagi. Mudah-mudahan bisa mendapatkan hasil yang terbaik," katanya.
Kevin mengungkapkan, MTQ tahun ini menjadi kali kelima dirinya tampil di tingkat Provinsi Riau. Meski belum pernah meraih gelar juara, lulusan SLB Negeri Pembina Pekanbaru tersebut tetap optimistis mampu memberikan penampilan terbaik untuk Kota Pekanbaru.
"Saya sudah lima kali mengikuti MTQ. Walaupun belum pernah menjadi juara, saya tetap berusaha memberikan yang terbaik," pungkasnya.