Kelompok 59 KKN Umri Ajak ibu-ibu Cegah Stunting Melalui Sosialisasi di Desa Sungai Akar

Kelompok 59 KKN Umri Ajak ibu-ibu Cegah Stunting Melalui Sosialisasi di Desa Sungai Akar

PEKANBARU, SERAMBIRIAU.COM - Mahasiswa KKN SMART UMRI melakukan kegiatan sosialisasi kasus tentang stunting pada  anak -anak melalui peran orang tua atau para ibu-ibu hal ini disebabkan oleh tiga pilar utama yang menimbulkan tiga dampak yang merugikan. Hal tersebut disampaikan oleh Muhammad Hafiz Hudaya,Jurusan Farmasi ,Jumat (28/7/2023). 

Ketiga penyebab utama stunting tersebut adalah suboptimal nutrition atau kekurangan asupan makanan, suboptimal health atau anak yang sering sakit-sakitan, dan suboptimal parenting atau pola pengasuhan anak yang tidak optimal.

Penyuluhan yang dilakukan meliputi materi stunting, ASI & MPASI, dan makanan bergizi seimbang yang menargetkan populasi ibu-ibu dengan balita dan ibu hamil di Desa Jenggrik. Dengan adanya program penyuluhan, Tim KKN berharap dapat menambah pengetahuan kepada ibu-ibu mengenai pentingnya pencegahan stunting.

Hal ini ditandai dengan lebih pahamnya ibu-ibu di kelas ibu hamil dan balita tentang pentingnya pencegahan stunting, ASI & MPASI serta manajemen laktasi, dan pemenuhan makanan bergizi seimbang bagi buah hati.

Kegiatan Edukasi Stunting ini dilaksanakan di rumah ibu Muti yang dihadiri oleh ibu-ibu anggota wirid yang terdiri dari ibu hamil dan orang tua yang memiliki bayi berumur 0-2 tahun.

“Adapun Cara mencegah Stunting pada Anak,Pertama Memberikan ASI eksklusif pada bayi hingga berusia 6 bulan, Memantau perkembangan anak dan membawa ke posyandu secara berkala,Mengkonsumsi secara rutin Tablet tambah Darah (TTD),Memberikan MPASI yang begizi dan kaya protein hewani untuk bayi yang berusia diatas 6 bulan”.Ujar Zelli Gustiana Putri 

Setelah melakukan edukasi stunting kepada ibu-ibu Mahasiswa KKN Desa Sungai Akar Memberikan Tablet tambah darah kepada ibu ibu untuk mencegah terjadinya stunting.

#Akademika

Index

Berita Lainnya

Index